Tekong Lari Terjun Kelaut, TNI AL Dumai Gagalkan Penyeludupan 9 Orang Calon PMI dan 1 WNA 

- Jurnalis

Minggu, 7 Agustus 2022 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meranti– Tim Satuan Tugas (Satgas) Gabungan Intel Marinir Lantamal I dan Pos TNI AL (Posal) Selatpanjang, Sabtu 6 Agustus 2022 dini hari kemarin, berhasil menggagalkan Penyeludupan Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebanyak 9 dan satu orang diantaranya mengaku Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia. Penggagalan penyelundupan Pekerja Migran Indonesia (PMI) tersebut ditemukan di perairan sebelah barat Pulau Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Dumai, Kolonel Laut (P) Stanley Lekahena, M.Tr.Hanla, dalam jumpa pers kepada wartawan di Markas Posal Selatpanjang, Ahad 7 Agustus 2022 siang mengungkapkan, penangkapan dilakukan setelah Tim Gabungan menerima informasi tentang adanya rencana pemberangkatan calon PMI secara ilegal.

“Kemarin pada pukul 01.40 WIB, telah dilaksanakan penangkapan calon pekerja migran indonesia atau PMI beserta satu orang warga negara asing malaysia oleh tim satgas gabungan Intelmar Lantamal I dan Pos TNI AL Selatpanjang di perairan pulau rangsang sebelah barat tanjung sempian, ungkap Danlanal.

Kronologis penangkapan, jelasnya, setelah mendapat informasi itu, tim gabungan bergerak melakukan pengintaian, dimana di lokasi pada titik koordinat 01º9.926’N – 102º44.271′ E tersebut secara visual ditemukan speedboat yang mengapung.

“Sedangkan tekong Speedboat dan satu orang calon PMI sempat melarikan diri dengan cara melompat ke laut dan berenang ke daratan yang saat ini masih dilakukan pendalaman,” ujar Danlanal.

Setelah berhasil diamankan serta dilakukan pemeriksaan, diketahui terdapat 10 orang calon PMI dan seorang mengaku Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia beserta seorang ABK di speedboat kayu tanpa nama itu.

“Barang bukti yang ditemukan yakni 1 buah speedboat kayu bermesin 40 PK sebanyak 2 unit. Kemudian 11 buah Kartu Tanda Penduduk, 2 buah paspor atas nama Hendra Susilo dan Junadi, 14 handphone milik calon PMI, 11 buah dompet, 7 buah tas kecil dan 13 buah tas,” rincinya.

Mengenai indentitas serta nama tekong Speedboat dan satu orang calon PMI yang berhasil melarikan diri tesebut, Danlanal belum bisa mengatakan karena menurutnya perkara tesebut masih dilakukan pendalaman lebih lanjut yang diserahkan ke Imigrasi Selatpanjang.

Diwaktu yang sama Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Selatpanjang, Maryana SSos MA, mengatakan untuk 9 PMI pihak Imigrasi Selatpanjang sudah melakukan komunikasi ke Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Pekanbaru mereka akan datang kesini.

“Rencananya 9 PMI akan di pulangkan ke daerah asal mereka karena dari 9 orang ini banyak berasal dari lombok, sedangkan untuk Warga Negara Asing (WNA) ini mengaku asal Malaysia namun tidak ada identitas atau dokumen untuk itu nanti kita lakukan kordinasi ke Pekanbaru juka benar WNA ini asal Malaysia akan kita lakukan tindakan ke Imigrasian,” jelas Maryana.(tm)

 

 

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Komitmen Kebangsaan
Pengurus Koperasi Silva Aulia Lestari Hormati Kebijakan Penertiban Panglong Arang Bakau
Polsek Tebing Tinggi Barat dan Kelompok Tani Tanam Jagung Pipil Dukung Ketahanan Pangan
ASN Meranti Dilarang Live Streaming Saat Jam Dinas
Perkuat Korwas PPNS, Polres Meranti Bahas Implementasi KUHAP 2025
PT Timah Salurkan Belasan Sapi Kurban di Meranti
Kunker Ke Meranti DPRD Karimun Pelajari Strategi Digitalisasi Disdukcapil
Bhabinkamtibmas Desa Sungai Cina Cek Kelompok Ternak Ikan Mujair untuk Dukung Ketahanan Pangan Rangsang Barat

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 09:18 WIB

Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Komitmen Kebangsaan

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:47 WIB

Pengurus Koperasi Silva Aulia Lestari Hormati Kebijakan Penertiban Panglong Arang Bakau

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:38 WIB

Polsek Tebing Tinggi Barat dan Kelompok Tani Tanam Jagung Pipil Dukung Ketahanan Pangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:50 WIB

ASN Meranti Dilarang Live Streaming Saat Jam Dinas

Senin, 25 Mei 2026 - 16:20 WIB

Perkuat Korwas PPNS, Polres Meranti Bahas Implementasi KUHAP 2025

Berita Terbaru