Kasihan, Bapak Cacat di Meranti Ini Sudah 26 Tahun Hilang Kontak Dengan Anak Kandungnya

- Jurnalis

Rabu, 3 Mei 2017 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com.SELATPANJANG– Mussafa(57) warga Desa Bantar, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, hingga saat ini masih belum mengetahui keberadaan anak kandungnya yang telah hilang kontak sekitar 26 tahun.

Kepada liputankepri.com, Rabu (3/4/17) siang, bapak tua dengan kondisi lumpuh kedua belah kaki itu mengaku hilang kontak dengan putra kandungnya Muhammad Yusuf Supriyatna kelahiran tahun 1986 sejak tahun 1991.

“Hampir 26 tahun lamanya saya tidak menemui dan mengetahui keberadaan anak saya yang saat ini saya hanya tahu bahwa dia berada di Jakarta. Jadi saya sangat berharap kepada pihak keluarga isteri saya yang berada di Jakarta maupun anak saya sendiri kiranya bisa memberi kabar keberadaannya,” harap bapak tua yang suka mengenakan pakaian bewarna merah itu.

Lelaki berkacamata itu sedikit menceritakan perjalanan hidup yang dialami mulai dari tanah kelahiran hingga ke negeri Jiran Malaysia sekitar tahun 1982 sampai kembali ke tanah airnya saat ini.

“Saya lahir di Desa Bantar, Kecamatan Rangsang Barat, kemudian pergi merantau ke Malaysia. Saat berada di Malaysia, meski dengan keadaan saya cacat sejak lahir seperti ini saya memiliki kemampuan menciptakan lagu dan bernyanyi.

Kami sempat membentuk sebuah team yang kami namakan kumpulan Wafa Promotion dan kami ikut rekaman Citra Record di Masai, Malaysia. Selain Masai kami juga sempat ditarik ke Johor,” ceritanya yang mengaku berhasil menciptakan sekitar 10 lagu saat itu.


Lanjutnya, dikarenakan ada sejumlah lagu yang diciptakan bermasalah dan tidak bisa diterima oleh pihak kerajaan malaysia maka kumpulannya pun dibubarkan dan Mussafa membawa diri ke Jakarta, Indonesia.

“Tiba di Jakarta saya bekerja di salah satu bengkel, disana saya mencoba menciptakan mobil buatan saya sendiri. Ya alhamdulillah meski untuk buat pakai sendiri saya berhasil membuatnya,” kata Mussafa yang mengaku telah berhasil menciptakan sekitar 4 unit mobil dengan menggunakan mesin sepeda motor jenis Jupiter.

Ditambahkannya, dengan seiring berjalannya waktu Mussafa menikah dengan seorang wanita bernama Cecen (ayah keturunan cina dan ibunya Sunda). Dari hasil pernikahan itu, Musaffa dan Cecen mendapat cahaya mata seorang putra yang diberi nama Muhammad Yusuf Supriyatna.

Kemudian ketika putranya berusia 6 (enam) bulan, sempat dibawa pulang ke Selatpanjang di tanah kelahirannya yakni di Desa Bantar. Kemudian setelah berusia lebih dari 1 (satu) tahun anaknya beserta isterinya kembali dibawa ke Jakarta. Namun, takdir menentukan jodoh dan pertemuan tidak panjang maka kedua pasutri itu pun berpisah.

Selanjutnya pada tahun 1991, Mussafa kembali ke kampaung halamannya Desa Bantar, Kecamatan Rangsang Barat hingga saat sekarang ini.

Ungkapan bapak tua ini terkait pernah mencipta dan menyanyikan lagu ini ternyata tidak hanya cerita belaka, ia juga sempat mempraktekkan memeting gitar dengan menyayikan dua buah lagu yang berjudul Nasik sepencak (nasib sicacat) dan Tersiksa. Lagu yang dinyanyikan saat berada di kantin Ocu Manje tepatnya di depan kantor bupati itupun membuat sejumlah tamu kantin terpana.

Sementara itu, Safrizal selaku familiy dari Mussafa berharap kepada pihak Pemda Kepulauan Meranti agar dapat memperhatikan putra asal Meranti yang cacat naun memiliki kemampuan yang luarbiasa ini.

“Kita berharap ada perhatian khusus dari pihak Pemda Meranti, sehingga bakat dan kemampuan yang dimiliki oleh putra asli Kepulauan Meranti bisa dikembangkan. Meski beliau ini sudah tidak memungkin untuk berdikari lagi namun setidaknya ilmu yang dimiliki bisa diamnfaatkan oleh Pemda Meranti, seperti bisa menciptakan mobil ini tentunya tidak semua orang bisa membuatnya. Jadi kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan semaksimal mungkin,” ungkapnya.

Sebagai informasi bagi keluarga maupun anak Mussafa yang ingin mengetahui kabar atau keberadaannya bisa menghubungi langsung di nomor Handphon: 082388932491 atau Syafrizal Handphone: 085376099166. (rilis/Zuin)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim OVER Juara Kapolres Cup Mobile Legends, Siap Wakili Kep. Meranti ke Polda Riau
Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo
Polsek Merbau Dukung Ketahanan Pangan Nasional Cek dan Beri Pakan Kambing
Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada
Sempat Kejar-kejaran Menuju Malaysia, TNI AL Gagalkan Penyelundupan 14 PMI Ilegal di Perairan Karimun
Polsek Kerinci Kanan Gulung Jaringan Narkoba, Kurir dan Bandar Berhasil Diringkus
Viral Awan Pelangi Muncul di Langit Jonggol Bogor, BMKG : Fenomena Optik Atmosfer
27 Kg Sabu Digagalkan di Selat Akar, Polisi Tembak Juru Mudi-Desakan Bongkar Bandar Besar Menguat

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:06 WIB

Tim OVER Juara Kapolres Cup Mobile Legends, Siap Wakili Kep. Meranti ke Polda Riau

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:04 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:02 WIB

Polsek Merbau Dukung Ketahanan Pangan Nasional Cek dan Beri Pakan Kambing

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:21 WIB

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Senin, 4 Mei 2026 - 19:43 WIB

Sempat Kejar-kejaran Menuju Malaysia, TNI AL Gagalkan Penyelundupan 14 PMI Ilegal di Perairan Karimun

Berita Terbaru