Para Pedagang Bazar Ramadhan di Karimun Terlibat Perkelahian, Satu Orang Luka 

- Jurnalis

Rabu, 7 Juni 2017 - 05:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana mencekam di lokasi Bazar Ramadhan di depan pasar Puan Maimun Karimun, akibat perkelahian antar pedagang. Satu orang luka parah dan belasan orang diamankan polisi. Selasa (6/6/2017) malam.

liputankepri.com, Karimun – Sejumlah pedagang di area Bazar Ramadhan, di depan Pasar Puan Maimun terlibat kerusuhan yang berujung pada perkelahian. Selasa (6/6/2017) sekitar pukul 22.30 malam.

Perkelahian antar dua kubu pedagang di Pasar Puan tersebut, membuat para warga dan pembeli lari ketakutan. Pasalnya antar pedagang terlibat perkelahian dan saling pukul bahkan ada yang menggunakan senjata tajam.

Asal mula kerusuhan berawal ketika salah seorang anak dari pedagang di Bazar Ramadan berkelahi dengan anak salah satu pedagang di pasar yang berlokasi di ujung Barat Pasar Puan Maimun, yang hanya berjarak 50 meter.

Anak yang kalah berkelahi pulang sambil menangis ke warungnya dan mengadu kepada Abangnya.

Tidak terima adiknya dipukuli, Abangnya mengajak teman-temannya untuk mencari anak yang telah memukul adiknya tersebut.

Melihat sejumlah remaja datang dengan gaya sok jagoan, para pedagang di Pasar Ujung Puan Maimun tidak terima. Mereka langsung menghajar para pemuda tersebut. Akibatnya Perkelahian meluas dan melibatkan hampir semua Pedagang di area tersebut.

Kedua kubu saling pukul bahkan hingga ada yang menggunakan benda tumpul dan senjata tajam. Akibatnya salah seorang pedagang bernama Herman (34), roboh bersimbah darah terkena sabetan senjata tajam, beruntung polisi segera mengamankan pria tersebut dari lokasi kejadian.

Aparat dari Polres Karimun, yg dipimpin  Kasatreskrim AKP Dwihatmoko Wiraseno dan Kapolsek Tanjungbalai Kota AKP Lulik Febriyantata, tiba dilokasi kejadian dan berusaha meredam aksi perkelahian. Kerusuhan mulai berangsur reda setelah Polisi menembakan gas air mata. 

Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Dwihatmoko Wiroseno mengatakan, pihaknya langsung mengamankan beberapa orang  yang dianggap sebagai pesmicu kerusuhan, berikut barang bukti berupa senjata tajam dan kayu balok.

 “Udah kita amankan beberapa orang, sekarang masih dalam tahap mediasi,” katanya

Mereka dibawa ke Mapolres untuk dimintai keterangan, guna mengetahui pasti terjadinya kerusuhan yang berujung pada perkelahian antar warga tersebut. (***//lendoot)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Karimun Ikuti Kenduri Kebangsaan dan Doa Bersama HUT Bhayangkara Ke-80
Diduga Beras Oplosan, Satgas Pangan Diminta Periksa Gudang milik AC di Baran
Polres Karimun Gelar Upacara Tabur Bunga Di Laut Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-80
Grand Final Turnamen E-Sports Mobile Legends Kapolres Karimun Cup 2026
PT PLN Karimun Akui Pemasangan Kabel Internet Milik PT SOLNET Ilegal
Polres Karimun Gelar Apel Sabuk Kamtibmas
Karimun Berpeluang Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru
PLN Watch: Perusahaan Internet Dilarang Pakai Tiang PLN tanpa Izin

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:18 WIB

Polres Karimun Ikuti Kenduri Kebangsaan dan Doa Bersama HUT Bhayangkara Ke-80

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:45 WIB

Diduga Beras Oplosan, Satgas Pangan Diminta Periksa Gudang milik AC di Baran

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:55 WIB

Polres Karimun Gelar Upacara Tabur Bunga Di Laut Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-80

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:24 WIB

Grand Final Turnamen E-Sports Mobile Legends Kapolres Karimun Cup 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 15:51 WIB

PT PLN Karimun Akui Pemasangan Kabel Internet Milik PT SOLNET Ilegal

Berita Terbaru