Liputankepri.com,Karimun – Lonjakan penumpang serta Over kapasitas kapal angkutan laut lebaran pada H-7 di pelabuhan kelas II Tanjungbalai Karimun terkesan belum memiliki persiapan guna memantapkan koordinasi antar pemerintahan dan institusi petugas seperti yang diamanatkan oleh Menteri Perhubungan.
Hal yang dimaksud didalam pemantapan persiapan angkutan laut lebaran tahun 2017 yang di tandai dengan upacara apel oleh Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kamis (7/6/2017) lalu untuk kelancaran angkutan laut lebaran sampai saat ini dinilai belum ada persiapan,hal ini terlihat adannya aktifitas over kapasitas penumpang.
Beberapa awak media lokal mencoba untuk mengkonfirmasi kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Eko Priyo Handoyo Minggu (18/6/2017) tidak berada di tempat.
Kemudian awak media kembali mencoba mengkonfirmasi Kepala Seksi Penjagaan dan Penyelamatan (Kasigamat) KSOP Kelas II Tanjungbalai Karimun, Syahrinaldi juga belum bisa di mintai keteranganya.
Sebelumnya sudah dituangkan upacara apel persiapan angkutan laut lebaran tahun 2017 secara resmi di mulai kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Eko Priyo Handoyo dan membacakan surat amanat Menteri Perhubungan, yang dimaksudkan untuk memantapkan koordinansi Pemeritahan dan intitusi petugas yang terkait untuk kelancaran angkut laut lebaran pada hari Kamis,7/6/2017 hingga kini tidak ada persiapan sama sekali.

Dari pantauan awak media di Otoritas Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun lonjatan penumpang cukup padat,armada kapal angkutan laut lebaran mengangkut penumpang melebihi kapasitas,keselamatan penumpang mudik lebaran terkesan terabaikan,penjualan tiket oleh agen kapal tidak terkendali,seolah-olah pelabuhan domestik Tanjungbalai Karimun ini tidak ada petugas Otoritas kepelabuhan yang mengawasinya.
Bukan itu saja,hampir semua petugas di kantor KSOP tidak bisa memberikan kejelasan keberadaan Kepala KSOP Eko Priyo Handoyo maupun kepala Kasilala,semua bungkam untuk di konfirmasi mengenai persiapan angkutan laut lebaran serta keselamatan penumpang kapal yang melebihi kapasitas.
Padahal Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungbalai Karimun Eko Priyo Handoyoebelumnya memperdiksi kelonjakan para penumpang prerdiksi lonjakan penumpang sekitar 5 % sampai 7 % dan perlunya persiapan serta memantapkan koordinansi Pemeritahan dan intitusi petugas yang terkait untuk kelancaran angkut laut lebaran 2017 ini untuk melayani masyarakat demi keselamatan pelayaran angkutan laut lebaran.
“Apabila ada kegiatan pelangaran kapal yang memuat kelebihan penumpang dan tidak ada sepenisasi kepada kapal maka kapal tersebut tidak diberangkatkan dan yang bertangung jawab oleh penyedia kapal agen itu sendiri ditetgaskan juga tidak ada kursi serap duduk bagi penumpang , kata Eko prio handoyo waktu itu.
Sampai berita ini di terbitkan, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP),Kepala Seksi Penjagaan dan Penyelamatan (Kasigamat) KSOP Kelas II Tanjungbalai Karimun belum bisa memberikan keterangan resmi.(Wan)










