liputankepri.com, Karimun – Tebing yang terletak di pinggir jalan Teuku Umar, Kecamatan Karimun, tepatnya di simpang lampu merah BCA runtuh karena longsor, Selasa (27/6) sekira pukul 07.30 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut dan jalanan tidak begitu ramai. Namun sebuah kios milik seorang warga yang berada di bawah tebing, hancur tertimpa batu miring yang roboh akibat longsor.
Akibatnya jalan raya yang menghubungkan Sei Lakam dan Tanjungbalai itu sedikit terhambat, namun tidak membuat arus lalu lintas macet akibat tertutup material tanah dan pohon yang ikut terbawa longsor.
Menurut Mustafa (56), seorang warga yang berada di sekitar lokasi mengatakan, peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba. Diakuinya terdengar seperti bunyi gemuruh yang keras saat tebing batu miring roboh.
“Kejadiannya pagi tadi, tiba-tiba terdengar suara gemuruh yang keras. Saya lari keluar rumah dan saya lihat tebing batu miring di pinghor jalan runtuh dan menimpa kios di bawah tebing,” katanya.
Diduga longsor terjadi akibat hujan deras yang mengguyur lokasi longsor sejak pukul 03..45 wib, sementara pembangunan batu miring oleh pemilik lahan di lokasi tersebut kurang sempurna
Sementara itu masyarakat di bantu Tagana, Polisi serta petugas dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Karimun bergotong royong untuk memindahkan material dari jalan.
Dari pantauan liputankepri.com di lokasi, petugas terlihat memotong pohon yang ikut dibawa longsor, serta membersihkan puing-puing batu miring yang roboh dari jalan raya.(***)










