class="wp-singular post-template-default single single-post postid-1084 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Featured / Karimun

Rabu, 10 Agustus 2016 - 20:39 WIB

APBD.P 2016 Pemkab Karimun Mencapai Rp. 1.345 T

“Dalam pembahasan APBD-P nantinya, pihaknya tetap memprioritaskan kesehatan dan pendidikan. Artinya, anggaran kedua dinas tersebut tetap tidak banyak dipotong. Untuk APBD 2016 Karimun mencapai Rp 1.345 triliun lebih, namun terjadi defisit mencapai Rp183 miliar yang harus dirasionalisasi di APBD-P nantinya.

 

Liputankepri.com,Karimun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karimun, segera membahas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Karimun pada pertengahan Agustus ini. Setelah dilakukan rapat internal dengan anggota DPRD Karimun, dilanjutkan dengan pertemuan pihak Pemerintah Daerah, dalam hal ini Bupati Karimun.

“Pastilah, kita akan bahas APBD-P Karimun 2016. Tidak ada masalah, tidak ada ketua kan keputusan secara kelembagaan DPRD Karimun dilakukan secara koletif kolegial atau bersama-sama bukan orang per orangan. Jadi apabila Ketua DPRD Karimun berhalangan, masih ada dua wakil ketua yang akan mewakili secara kelembagaan,” jelas Wakil Ketua DPRD Karimun, Bakti Lubis, di kantor DPRD Karimun, Selasa (9/8).

Dalam pembahasan APBD-P nantinya, pihaknya tetap memprioritaskan kesehatan dan pendidikan. Artinya, anggaran kedua dinas tersebut tetap tidak banyak dipotong. Untuk APBD 2016 Karimun mencapai Rp 1.345 triliun lebih, namun terjadi defisit mencapai Rp183 miliar yang harus dirasionalisasi di APBD-P nantinya.

“Kita (DPRD-red), walaupun defisit tetap komitmen untuk menganggarkan kesehatan dan pendidikan. Sesuai dengan misi dan visi kepala daerah Karimun,” ucapnya.

Apabila dana transfer dari pemerintah pusat terjadi pemangkasan kembali, tidak berpengaruh terhadap dengan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Karimun. Jadi, pemerintah daerah harus dapat mengenjot PAD dari sektor lainnya.

“Pokoknya, kita siasatilah defisit ini. Walaupun hingga saat ini, pengerjaan proyek belum ada yang jalan. Namun, harus bisa kita syukuri tidak ada pengurangan pegawai,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Karimun M Yusuf Sirat mengatakan, pada APBD 2016 hampir 65 persen anggaran tersebut terserap dalam belanja aparatur negara dan biaya rutin. Sedangkan, untuk biaya publik seperti proyek pembangunan tertunda. Kalaupun ada, pengerjaan proyek dengan menggunakan anggaran DAK atau dana pusat yang dikucurkan ke daerah.“Ke depan kita harus hitung pendapatan dulu. Baru merealisasikan, prioritas belanja publik,” katanya.**

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Karimun Sambut Kunker Kajati Kepulauan Riau Di Pelabuhan Domestik

Featured

Trade | Khám phá thế giới giải trí và cá cược trực tuyến với Go88 – Điểm đến hoàn hảo cho người yêu thích trò chơi may rủi | 40-2025

Karimun

Malam Tamah Ramah, Bupati Karimun Santuni Anak Yatim Piatu & Buka Puasa Bersama

Gaya Hidup

Kisruh Masalah Banjir,PT Mega Sedayu Estate Dilaporkan Oleh Kuasa Hukum Warga Kapling

Karimun

Komunitas KSK Berbagi Rezeki Di Coastal Area dan Pasar Malam

Berita

Pemkab Karimun Gelar Bimtek LPPD Ta 2019-2020

Berita

Bulan Penuh Berkah, Himelaya Buka Bersama Santri Pondok Pesantren Hidayatullah

Featured

Trade | Khám phá Thế giới Giải trí Trực tuyến đỉnh cao cùng Link 78win – Hướng dẫn & Kinh nghiệm chơi game | 21-2025
error: Content is protected !!