Bakamla RI Halau Kapal Pengawas Perikanan Milik Vietnam

- Jurnalis

Minggu, 17 Januari 2021 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam – Bakamla RI menghalau kapal pengawas perikanan milik Vietnam, Kiem Ngu 215, yang memasuki perairan Natuna, Kepulauan Riau (Kepri).

Kapal ini ditemukan ketika Bakamla sedang menggelar Operasi Keamanan dan Keselamatan Laut Dalam Negeri ‘Trisula-I/21’.

“Kejadian tersebut berlangsung pada saat KN Tanjung Datu-301, yang dikomandani oleh Kolonel Bakamla Arif Rahman, S.T., M. Tr. Hanla., sedang melaksanakan Operasi Keamanan dan Keselamatan Laut Dalam Negeri ‘Trisula-I/21’, mendapatkan informasi pada Jumat (15/1) pukul 15.30 WIB dari Puskodal Bakamla RI perihal keberadaan kapal Pengawas Perikanan Vietnam di sekitar garis batas landas kontinen Indonesia,” kata Kabag Humas dan Protokol Bakamla Kolonel Bakamla Wisnu Pramandita, dalam keterangan tertulis, Minggu (17/1/2021).

Wisnu kemudian merinci kronologi pencarian kapal Vietnam tersebut. Pada Sabtu (16/1) sekitar pukul 04.00 WIB, KN Tanjung Datu-301 milik Bakamla bergerak dari Pulau Laut menuju lokasi kapal asing yang berada di perairan Natuna.

Baca Juga :  Bakamla RI Amankan Dua Kapal Asing Saat Transfer BBM Ilegal

Pukul 14.30 WIB KN Tanjung Datu-301 melalui peralatan AIS berhasil mendeteksi keberadaan kapal pengawas perikanan Vietnam dengan nama lambung Kapal Kiem Ngu 215, yang berada kurang-lebih 2,5 nm di selatan garis batas landas kontinen,” ucapnya.

Setelah berhasil mendeteksi kapal asing, personel Bakamla yang berada di kapal KN Tanjung Datu-301 akhirnya berkomunikasi dengan awak kapal asing melalui kontak radio. Diketahui, kapal asing ini berhenti di laut Natuna karena adanya kerusakan mesin.

“Kemudian, dengan alasan kerusakan mesin Kiem Ngu 215 meminta waktu 30 menit untuk mempercepat perbaikan mesin, selanjutnya akan bergerak ke utara keluar dari perairan Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga :  Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 18 Ton Pasir Timah

Setelah mesin berhasil diperbaiki, Kiem Ngu 215 bergerak keluar dari perairan Indonesia. Kapal ini pun dikawal oleh Kapal KN Tanjung Datu-301.

“Pukul 15.30 WIB kapal Kiem Ngu 215 start mesin dan mulai bergerak menuju utara dengan dibayangi KN Tanjung Datu-301 hingga 3 Nm di utara garis batas landas kontinen,” jelasnya.

“Kapal Bakamla dalam aksinya ini di-backup oleh KRI Usman Harun yang juga telah memantau keberadaan kapal pengawas perikanan berdasarkan informasi dari Puskodal Koarmada I. Selama operasi ini, kapal TNI AL dan Bakamla RI terus saling bersinergi dengan bertukar informasi tentang posisi dan situasi laut di sekitarnya,” sambungnya.**

(red)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda Kepulauan Meranti Sambut Kepulangan 110 Jamaah Haji di Pelabuhan Tanjung Harapan
Wamenaker: Mahasiswa Harus Perkuat Kompetensi dan Sertifikasi untuk Hadapi Dunia Kerja
Sekda Sudandri Resmikan Gedung Baru KCP Bank Mandiri Selatpanjang
Bawa Pesan Presiden Prabowo, Menaker Akan Serahkan Instrumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 di Jenewa
Wamenaker Ajak Serikat Buruh Berkolaborasi Revisi UU Ketenagakerjaan dan Regulasi K3
Tanam Harapan Bersama, Kapolsek Tualang Berikan Bibit Pohon di Momen Pernikahan
Satgas Anti Narkoba Polres Siak Bongkar Jaringan Peredaran Narkotika, Dua Bandar Diamankan di Kampar
Menaker Yassierli Pimpin Delegasi Indonesia di Konferensi Perburuhan Internasional ke-114, Bawa Suara Ketenagakerjaan Nasional ke Forum Global

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 18:17 WIB

Sekda Kepulauan Meranti Sambut Kepulangan 110 Jamaah Haji di Pelabuhan Tanjung Harapan

Senin, 8 Juni 2026 - 15:09 WIB

Wamenaker: Mahasiswa Harus Perkuat Kompetensi dan Sertifikasi untuk Hadapi Dunia Kerja

Senin, 8 Juni 2026 - 11:26 WIB

Sekda Sudandri Resmikan Gedung Baru KCP Bank Mandiri Selatpanjang

Senin, 8 Juni 2026 - 08:50 WIB

Bawa Pesan Presiden Prabowo, Menaker Akan Serahkan Instrumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 di Jenewa

Senin, 8 Juni 2026 - 05:48 WIB

Wamenaker Ajak Serikat Buruh Berkolaborasi Revisi UU Ketenagakerjaan dan Regulasi K3

Berita Terbaru