Barang Sitaan Milik Negara Senilai Rp1,18 Miliar Dimusnahkan BC Batam

- Jurnalis

Rabu, 15 Maret 2017 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Batam  –Barang Milik Negara (BMN) senilai Rp1,18 miliar dari berbagai produk sitaan di musnahkan oleh kantor Pelayanan Utama bea Cukai Tipe B Batam.

“Yang dimusnahkan berbagai jenis produk, ada minuman beralkohol, kosmetik, makanan dan minuman ringan. Itu hasil pencegahan penyelundupan di Batam,” kata Kabid Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Bea dan Cukai Batam Yosef Hendriansah di PT Desa Air Kargo Kawasan Pengelolaan Libah Industri (KPLI) Kabil Batam, Selasa.

Barang yang dimusnahkan di antaranya barang kena cukai berupa minuman mengandung etik alkohol berbagai merek sebanyak 330 botol atau 239 liter. Dalam kemasan 7.390 kaleng atau sebanyak 2.218 liter.

Selain itu barang kena cukai berupa hasil tembakau rokok berbagai merek sebanyak 2.248.700 batang, makanan dan minuman ringan yang sudah kadaluwarsa sebanyak 40.571 kilogram.

Ada juga kosmetik berbagai merek sebanyak tujuh koli, sarden yang sudah kadaluarsa sebanyak 50 karton, pakaian bekas sebanyak 12.555 kilogram, beras dalam kondisi busuk sebanyak 38.150 kilogram dan gula dalam kondisi busuk sebanyak 18.000 kilogram.

“Barang yang dimusnahkan ini tidak dapat untuk dihibahkan karena tidak layak lagi dikonsumsi,” kata dia.

Kepala Bidang Pelayanan dan Fasilitas Bea dan Cukai Tipe B Batam, R Evendi mengatakan selama ini pihaknya telah banyak melakukan penindakan dalam bidang kepabeanan dan cukai.

“Selama ini berbagai upaya untuk mengurangi penyelundupan demi menyelamatkan uang negara sudah kami lakukan. Upaya ini juga untuk memberikan perlindungan masyarakat dari masuknya barang-barang ilegal dan berbahaya,” kata dia.

Barang-barang hasil sitaan tersebut, dalam beberapa waktu setelah melalui sebuah proses akan statusnya akan menjadi barang milik negara (BMN).

“Barang-barang itu bisa dilelang, dihibahkan, atau dimusnahkan sesuai dengan kondisinya. Itu berdasarkan keputusan Menteri Keuangan,” kata Evendi. (Ant)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Imigrasi Gerebek Sindikat Scam Investasi di Batam, 210 WNA Diamankan
Personel Satuan Pertahanan Pantai Kodaeral IV Bersihkan Pantai bersama Warga Tanjung Uma Batam
Sempat Kejar-kejaran Menuju Malaysia, TNI AL Gagalkan Penyelundupan 14 PMI Ilegal di Perairan Karimun
Polsek Kerinci Kanan Gulung Jaringan Narkoba, Kurir dan Bandar Berhasil Diringkus
Viral Awan Pelangi Muncul di Langit Jonggol Bogor, BMKG : Fenomena Optik Atmosfer
27 Kg Sabu Digagalkan di Selat Akar, Polisi Tembak Juru Mudi-Desakan Bongkar Bandar Besar Menguat
Satgas Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Percepat Pembangunan di Dua Titik Kabupaten Siak, Satu Titik Hampir Rampung
Polda Kepri Gagalkan Penyeludupan 12 Ribu Batang Kayu Bakau Tujuan Malaysia

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:05 WIB

Imigrasi Gerebek Sindikat Scam Investasi di Batam, 210 WNA Diamankan

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:35 WIB

Personel Satuan Pertahanan Pantai Kodaeral IV Bersihkan Pantai bersama Warga Tanjung Uma Batam

Senin, 4 Mei 2026 - 19:43 WIB

Sempat Kejar-kejaran Menuju Malaysia, TNI AL Gagalkan Penyelundupan 14 PMI Ilegal di Perairan Karimun

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:00 WIB

Polsek Kerinci Kanan Gulung Jaringan Narkoba, Kurir dan Bandar Berhasil Diringkus

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:45 WIB

Viral Awan Pelangi Muncul di Langit Jonggol Bogor, BMKG : Fenomena Optik Atmosfer

Berita Terbaru