Batam Kebutuhan Hidup Biaya Tertinggi di Indonesia

- Jurnalis

Kamis, 10 November 2016 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Batam memang tingkat kebutuhan hidup tinggi, dilihat dari besaran UMK. UMK dilihat dari cerminan kehidupan layak hidup (KHL). Jadi beda kota, beda lagi KHLnya,”

 

Liputankepri.com,Batam – Kota Batam termasuk ke dalam enam kota dengan biaya hidup tertinggi di Indonesia selain Jakarta, Jayapura, Ternate, Depok dan Manokwari.

Apalagi upah minimum kota (UMK) Batam memang lebih besar dari kota lain. Pertimbangan UMK juga dilihat dari 60 item kebutuhan wajib para pekerja. Sehingga beda kota, beda juga UMK-nya.

“Memang tinggi, dilihat dari besaran UMK. UMK dilihat dari cerminan kehidupan layak hidup (KHL). Jadi beda kota, beda lagi KHLnya,’ ujar Wakil Walikota Batam Amsakar di kantor Walikota Batam, kemarin.

Sedangkan untuk harga di pasaran ditentukan oleh mekanisme pasar. Semakin tinggi permintaan dan penawaraan, maka harga akan semakin tinggi.

“Semua harga yang ada di Indonesia tergantung mekanisme pasar. Tak dapat kewenangan satu tangan, semua ada mekanismenya,” jelas Amsakar.

Menurut dia, pemerintah daerah tak punya wewenang menentukan harga. Pemerintah hanya mengintervensi harga hingga turun jika terjadi lonjakan. Salah satu caranya adalah menggelar sembako murah.

“Pemerintah hanya mengintervensi, tak bisa menetapkan harga,” terang Amsakar.

Kecuali, jika pemerintahlahlah yang memiliki pasar dan kemudian mendistribusikan ketahanan pangan. Pemerintah juga harus memiliki lahan pertanian untuk bisa menentukan harga.

“Kalau ini ada dipemerintah, mungkin pemerintah bisa mematok harga. Tapi ini kan tidak, pemerintah hanya mengendalikan,” pungkas Amsakar. (she)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Kepri Gagalkan Penyeludupan 12 Ribu Batang Kayu Bakau Tujuan Malaysia
Menaker Tekankan Perusahaan Sesuaikan Tugas Magang dengan Latar Pendidikan Peserta
Menaker Tekankan Pelatihan Vokasi agar Lulusan Siap Masuk Dunia Kerja
Ditjen Imigrasi Copot Kakanim Batam Buntut Kasus Pungli Wisatawan Asing di Pelabuhan
Ditjen Imigrasi Kepri Akui Oknum Pegawai Imigrasi Batam Terlibat Dalam Kasus Pemerasan WNA
Bea Cukai Batam Amankan 1,12 Juta Batang Rokok Ilegal di Pulau Panjang
Pelarian Tahanan Kasus Narkotika Polres Lahat Berakhir di Batam
Perayaan Cap Go Meh dan Pelantikan PERWAKAB Batam, Li Claudia Tekankan Harmoni dalam Keberagaman

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 19:47 WIB

Polda Kepri Gagalkan Penyeludupan 12 Ribu Batang Kayu Bakau Tujuan Malaysia

Rabu, 22 April 2026 - 18:36 WIB

Menaker Tekankan Perusahaan Sesuaikan Tugas Magang dengan Latar Pendidikan Peserta

Minggu, 19 April 2026 - 20:37 WIB

Menaker Tekankan Pelatihan Vokasi agar Lulusan Siap Masuk Dunia Kerja

Kamis, 2 April 2026 - 09:45 WIB

Ditjen Imigrasi Copot Kakanim Batam Buntut Kasus Pungli Wisatawan Asing di Pelabuhan

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:22 WIB

Ditjen Imigrasi Kepri Akui Oknum Pegawai Imigrasi Batam Terlibat Dalam Kasus Pemerasan WNA

Berita Terbaru

Polres Karimun

Rotasi Sejumlah Pejabat Utama di Polres Karimun

Senin, 27 Apr 2026 - 11:50 WIB