Bupati Karimun Akan Bangun Kota Baru Coastal Area

- Jurnalis

Sabtu, 8 Oktober 2016 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Selain gedung KCC, kata Rafiq lagi, pihaknya akan melakukan pengembangan kota baru yaitu kawasan Coastal Area. Dimana, kota baru tersebut akan dikonsep sebagai wilayah wisata dengan berbagai fasilitas. Seperti hotel, pelabuhan, kolam renang maupun akses transportasi untuk mengelilingi kota baru itu sendiri.”

 

Liputankepri.com,Karimun – Bupati Karimun Aunur Rafiq memastikan pembangunan Karimun Convention Centre (KCC) yang terletak di tepi laut Coastal Area akan dilanjutkan pada tahun 2017 mendatang. Biaya pembangunan dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017 nanti, sehingga segera dapat dimanfaatkan untuk pelayanan publik maupun kebutuhan masyarakat untuk berbagai acara.

”Inya Allah, tahun depan kita akan lanjutkan finishing gedung KCC. Sebab, tahun ini masih terjadi defisit anggaran,” jawabnya.

Selain gedung KCC, kata Rafiq lagi, pihaknya akan melakukan pengembangan kota baru yaitu kawasan Coastal Area. Dimana, kota baru tersebut akan dikonsep sebagai wilayah wisata dengan berbagai fasilitas. Seperti hotel, pelabuhan, kolam renang maupun akses transportasi untuk mengelilingi kota baru itu sendiri.

”Nah, di sinilah semua pihak termasuk Anda (awak media-red) harus dapat bekerjasama dalam memberikan informasi kepada masyarakat tentang perkembangan kota baru. Agar, masyarakat yang berada di sekitarnya dapat menangkap peluang usaha ditempat tersebut,” ucapnya.

Seperti diketahui pembangunan gedung KCC telah menghabiskan dana sebesar Rp15 miliar lebih yang diambil dari dana APBD Kabupaten Karimun 2013 silam. Dikerjakan oleh kontraktor PT Nindya Karya (BUMN) dengan konsultan pengawas CV Abhista dengan masa kerja 270 hari kalender yang tertuang didalam nomor 02/SP/KECC/CK/DPU/2013.

Sementara itu pantauan dilapangan, kondisi gedung KCC sudah sangat parah. Banyak kaca-kaca yang sudah pecah, plafon didalamnya sudah pada rusak termasuk instalasi listrik. Selain itu pada malam harinya, banyak dipergunakan oleh orang-orang yang tidak bertagungjawab.

”Kalau sudah malam, banyak anak-anak muda berpasangan yang duduk didalam itu bang. Entahlah apa yang mereka lakukan, kadang sampai dini hari. Apalagi malam minggu,” ucap salah seorang warga yang lewat.(tri/bp)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan
LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat
TNI AL Gagalkan Upaya Pencurian Batu Granit di Perairan Selat Gelam, Karimun
Satresnarkoba Polres Karimun Ungkap 14 Kasus serta Musnahkan 558,7 Gram Sabu
Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah
Jadi Ajang Pungutan ‘Fee’ Proyek Swakelola Sumur JIAT Tahap II di Meranti Terancam Gagal Serah Terima
Jelang Idul Fitri 2026, Pejabat Pemkab Meranti Terancam Dapat Sangsi Tegas Jika Gunakan Kendaraan Dinas Untuk Mudik
Polres Karimun Pastikan Distribusi BBM Aman, Kapolres Imbau Warga Tetap Tenang

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 10:58 WIB

Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan

Minggu, 5 April 2026 - 19:26 WIB

LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat

Minggu, 5 April 2026 - 16:33 WIB

TNI AL Gagalkan Upaya Pencurian Batu Granit di Perairan Selat Gelam, Karimun

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:08 WIB

Satresnarkoba Polres Karimun Ungkap 14 Kasus serta Musnahkan 558,7 Gram Sabu

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:07 WIB

Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah

Berita Terbaru