Diduga Konsleting, Rumah Permanen Hangus di Lalap Sijago Merah

- Jurnalis

Kamis, 23 Februari 2023 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAMBANG- Malang tidak dapat di elak, seperti yang dialami oleh Ahmad Marzuki (31) warga Desa Kualu Nenas, Kecamatan Tambang, diduga karena Konsleting listrik, rumahnya hangus terbakar.

Kejadian ini terjadi Rabu (22/1/2023) sekira pukul 11.00 WIB. Mengetahui ada kebakaran terawbut, Kapolsek Tambang langsung ke TKP bersama Kanit Reskrim Iptu Hendeo Wahyudi SH dan anggota lainnya untuk melakukan olah TKP.

Kejadian ini berawal Ahmad Marzuki alias Uki pergi menjemput keponakannya dan kemudian kembali lagi kerumah.

Kemudian Uki mengantarkan keponakannya yang bernama Zafran ke ruang tengah rumah lalu ia masuk kedalam kamar.

Sekira 5 (lima) menit melihat ada asap masuk ke dalam kamar, ia langsung pergi keluar kamar dan melihat kamar ruang tengah sudah ada api dan banyak asap.

Selanjutnya bersama sama dengan adiknya Ahmad Ridwan langsung memindahkan Mobil dan sepeda motor dari dalam rumah keluar rumah, lalu Istri dan anaknya sudah diluar rumah, dan melihat api dari ruang kamar tengah sudah membesar.

Kemudian Kapolsek Tambang IPTU Mardani Tohenes SH, MH mendapat informasi dari masyarakat Desa Kualu Nenas adanya kebakaran rumah dan langsung menghubungi Pemadam Kebakaran dari Kecamatan Tambang.

Atas informasi tersebut Kapolsek Tambang bersama Kanit Reskrim dan rekan lainya tiba dilokasi kejadian dan langsung mengamankan TKP.

Pihak pemadam kebakaran sebanyak 2(unit) mobil Damkar dari Kecamatan Tambang dan Kabupaten Kampar berhasil melakukan pemadaman api di rumah korban.

Kapolres Kampar AKBP Didik Priyo Sambodo melalui Kapolsek Mardani Tohenes SH MH mengatakan bahwa dari keterangan saksi dan warga masyarakat sekitar menerangkan bahwa api berasal dari konsleting arus listrik dari Kamar Ruang Tengah.
“Korban mengalami kerugian lebih kurang Rp 150 juta rupiah dan rumah korban sudah dilakukan policeline untuk penyelidikan lebih lanjut,” tegas Mardanai.***

Penulis : Ocu Arun
Editor. : Agustian Indramajid

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penambangan Sedimentasi Laut di Karimun: Ancaman Baru bagi Nelayan
Bupati Asmar Temui Bappenas RI, Perjuangkan Dukungan APBN 2027 untuk Infrastruktur dan Pembangunan Kepulauan Meranti
Resmi Masuk KBLI 2025, Influencer dan YouTuber yang Belum Punya NIB Siap-Siap Kena Sanksi OSS
Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursid SH Kembali Tinjau Tanaman Jagung Pipil di Desa Kayu Aro
Karimun Berpeluang Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru
Kapolsek Kampar Kiri Pimpin Panen Raya Jagung Pipil di Desa Gunung Mulya
Lantik 10 Pejabat, Menaker Tekankan Penguatan K3 dan Tata Kelola yang Akuntabel
Wamenaker: Industri Kini Tak Lagi Hanya Bertanya Ijazah, tapi juga Kompetensi

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:15 WIB

Penambangan Sedimentasi Laut di Karimun: Ancaman Baru bagi Nelayan

Senin, 22 Juni 2026 - 19:42 WIB

Bupati Asmar Temui Bappenas RI, Perjuangkan Dukungan APBN 2027 untuk Infrastruktur dan Pembangunan Kepulauan Meranti

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:26 WIB

Resmi Masuk KBLI 2025, Influencer dan YouTuber yang Belum Punya NIB Siap-Siap Kena Sanksi OSS

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:23 WIB

Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursid SH Kembali Tinjau Tanaman Jagung Pipil di Desa Kayu Aro

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:18 WIB

Karimun Berpeluang Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru

Berita Terbaru