Dinkes Kepri: Sebanyak 6.910 Tenaga Kesehatan Sudah Disuntik Vaksin

- Jurnalis

Selasa, 2 Februari 2021 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNG PINANG — Sebanyak 6.910 tenaga kesehatan di Provinsi Kepri sudah disuntik vaksin COVID-19 hingga Senin, atau sudah sekitar 53 persen dari total 15.220 tenaga kesehatan yang terdaftar sebagai peserta vaksinasi.

Jumlah tersebut bertambah setiap harinya, mengingat vaksinasi terus berjalan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kepri Mohammad Bisri di Tanjungpinang, Senin (1/2). Dari total tenaga kesehatan yang divaksin tersebut, kata dia, sebanyak 1.139 orang batal divaksinasi pada dosis pertama. Dengan rincian, Kota Batam sebanyak 652 orang, Tanjungpinang 232 orang, dan Bintan 255 orang.

Dikatakannya tenaga kesehatan itu tidak bisa divaksin karena memiliki penyakit penyerta (komorbid), penyintas COVID-19, ibu hamil, ibu menyusui dan kondisi lainnya sesuai hasil pemeriksaan kesehatan dari tim medis atau vaksinator.

Baca Juga :  Soal Isu Konflik Agraria, Gubernur Kepri Rakor Bersama Menteri ATR/BPN

“Sasaran tenaga kesehatan batal dan memiliki penyakit bawaan ini tidak akan divaksinasi. Kalau hanya darah tinggi atau mengalami hipertensi akan diperiksa lagi 14 hari kemudian,” ungkap Bisri.

Ia menambahkan jumlah tenaga kesehatan yang akan divaksinasi di tujuh kabupaten/kota se-Kepri makin bertambah. Setelah diperbarui hingga 31 Januari kemarin, total ada sekitar 18 tenaga kesehatan yang akan divaksinasi COVID-19.

Namun, jumlah tersebut tidak sesuai dengan kuota vaksin sinovac tahap pertama yang telah dikirim pemerintah pusat ke daerah Kepri, yakni sekitar 30 ribu vial. Sesuai ketentuan, lanjutnya, masing-masing tenaga kesehatan menerima dua kali dosis vaksin COVID-19. sehingga total vaksin yang diperlukan sekitar 36 ribu vial.

Baca Juga :  Masa Pandemi Covid-19, Pusat Bantu UMKM Kepri Sebesar Rp84,3 Miliar

“Dalam waktu dekat kita akan minta pemerintah pusat menambah serta mengirimkan kembali vaksin untuk tenaga kesehatan,” tumbahnya.

Bisri mengutarakan proses vaksinasi para tenaga kesehatan ini ditargetkan rampung hingga akhir Februari 2021. Setelahnya, akan dilanjutkan dengan vaksinasi buat tenaga pelayanan publik dan TNI/Polri. “Vaksinasi berikutnya diperkirakan mulai awal Maret 2021,” kata Bisri.***

(Red)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menaker : Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja
Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru
Penduduk Usia Lanjut Meningkat, Kemnaker Ajak Dunia Usaha Perluas Akses Kerja Lansia
Solidaritas Nelayan Pesisir Teluk Paku Pertanyakan Legalitas Penimbunan Jetty PT KIC
Polres Meranti Gelar Razia Serentak di Tempat Hiburan Malam, Cegah Peredaran Narkoba
Hari Nelayan Nasional, Polsek Kundur Bersama KSOP Salurkan Life Jacket kepada Nelayan
Peduli Stunting Polsek Tebing Tinggi Barat Beri Vitamin dan Makanan Bergizi Di Desa Tenan
TNI AL Gagalkan Upaya Pencurian Batu Granit di Perairan Selat Gelam, Karimun

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 21:03 WIB

Menaker : Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja

Rabu, 15 April 2026 - 23:22 WIB

Penduduk Usia Lanjut Meningkat, Kemnaker Ajak Dunia Usaha Perluas Akses Kerja Lansia

Rabu, 15 April 2026 - 09:32 WIB

Solidaritas Nelayan Pesisir Teluk Paku Pertanyakan Legalitas Penimbunan Jetty PT KIC

Selasa, 14 April 2026 - 14:33 WIB

Polres Meranti Gelar Razia Serentak di Tempat Hiburan Malam, Cegah Peredaran Narkoba

Senin, 13 April 2026 - 10:01 WIB

Hari Nelayan Nasional, Polsek Kundur Bersama KSOP Salurkan Life Jacket kepada Nelayan

Berita Terbaru