class="wp-singular post-template-default single single-post postid-21197 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Featured / Karimun / Kepri

Jumat, 23 November 2018 - 21:20 WIB

Dirjen Minyak dan Gas Bumi Sosialisasi Konversi Minyak Tanah ke LPG

Liputankepri.com,Karimun – Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi memgadakan sosialisasi, tentang pengawasan dan verifikasi pendistribusian paket perdana konversi minyak tanah ke LPG tabung 3 kg (tahap 1) di gedung Nasional Jl Yos Sudarso Tanjung Balai Karimun, Jumat (23/11/2018).

Budi Mulyawan dari Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi dalam laporannya mengatakan, data dari Direktorat Pembinaan Usaha Hilir Migas, telah di distribusikan sebanyak 57 juta lebih paket perdana secara gratis berupa LPG tabung 3 kg, meliputi kompor gas beserta peralatan lainnya kepada rumah tangga dan usaha mikro di 28 provinsi.

Pada tahun 2018 ini, program konversi sebanyak 519.712 paket perdana di 13 kabupaten dan kota serta 1 kecamatan kepulauan, yakni Tambelan di Kabupaten Bintan.

Baca Juga :  HUT PGRI dan HGN, Bupati Karimun Janji Naikkan Tunjangan Guru PNS dan Insentif Honorer

Untuk Kabupaten Karimun, total penerima paket merupakan program pemerintah sejak tahun 2007 tersebut sebanyak 45.587 paket.

“44.961 paketnya untuk rumah tangga, 626 untuk usaha mikro. Rencana pembagian paketnya  akan dilakukan pada minggu ke 4 bulan November sampai minggu ke 3 bulan Desember 2018 yang dilaksanakan PT Sehat Pratama Sejati.

Pengawasan pembagiannya oleh konsultan yang ditunjuk Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, yaitu PT Kanta Karya Utama guna memastikan pembagian paket tersebut tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat mutu,” paparnya

Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan, mengenai  masalah harganya sudah beberapa kali dilakukan rapat. Hasil dari rapat terakhir, ditetatapkan Rp 25.000.

Baca Juga :  Bupati Karimun Pimpin Upacara HUT PGRI Ke-74 dan Hari Guru Nasional Tahun 2019

“Namun Pemkab Karimun sudah menyurati ke Pertamina melalui Direktorat Jenderal Energi dan Sumber Daya Mineral, agar ada subsidi untuk Kabupaten Karimun. Mudah-mudahan harganya mendekati Rp 20.000.

Dikatakannya lagi, meskipun sudah adanya masyarakat yang mendapatkan paket tersebut, pengunaan minyak tanah belum dihentikan. Menginggat masih banyak juga masyarakat yang menggunkannnya.

“Penggunaan minyak tanah tidak langsung di stop, sebelum  semuanya masyarakat menggunakan LPG. Untuk isi ulangnya sudah ada tempat-tempat yang ditunjuk oleh mereka.

Kemudian mereka juga akan membangun Pengisian Bulk Elpiji (SPPBE) sudah ada perusahaan yang mengajukan. Kita harapkan secepatnya sudah ada SPPBE,” harap Rafiq.***

 

Share :

Baca Juga

Batam

Partai Gelora MPW Kepri sukses gelar Tanam 10 juta pohon

Featured

Gubernur Kepri Buka Seminar Nasional Bulan Bahasa dan Sastra 2021
Tiga Pejabat Utama Polda Kepri Dimutasi

Batam

Tiga Pejabat Utama Polda Kepri Dimutasi

Batam

Masjid Tanjak Gelar Sholat Idul Adha 1445 H

Kepri

Awal 2023, Kemiskinan di Kepri Terendah Sejak 2015

Featured

KPK Awasi Penjaringan Politik Uang Cawagub Kepri

Berita

HUT TNI Ke -75, Sertu Dedy Perbaiki Mesin Pompa Air Masjid Raja Haji Abd Ghani Pulau Buru

Featured

Antisipasi Penyelundupan,Lanal Dumai Tingkatkan Patroli
error: Content is protected !!