banner 200x200

Home / Featured / Karimun

Minggu, 26 Juni 2016 - 09:13 WIB

Dishub Karimun Ubah Jadwal Keberangkatan Kapal Antar Pulau

“Berdasarkan pengalaman tahun lalu, jurusan Selat Beliah paling tinggi lonjakan penumpangnya, sedangkan jurusan lain seperti Moro kemungkinan masih dapat diangkut dengan kapal reguler

Liputankepri.com,Karimun – Dinas Perhubungan Karimun, Kepulauan Riau, mengubah jadwal keberangkatan kapal di Pelabuhan Sri Tanjung Gelam untuk mengantisipasi lonjakan penumpang mudik Lebaran 2016.

“Dalam rapat pembentukan tim Posko Lebaran, jadwal keberangkatan kapal diubah selama arus mudik Lebaran, tidak mengacu jadwal reguler,” kata Direktur Utama PT Karya Karimun Mandiri (KKM) Indrawan Susanto di Tanjung Balai Karimun, Minggu.

PT KKM merupakan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) milik Pemkab Karimun sebagai operator Pelabuhan Sri Tanjung Gelam, Tanjung Balai Karimun.

Menurut Indrawan, kebijakan tersebut bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri 1437 Hijriah.

Baca Juga :  Diduga Terhimpit Masalah Ekonomi, Ibu Dua Anak Ditemukan Gantung Diri

Dia mengatakan, kapal tetap berangkat jika masih ada penumpang yang menumpuk di pelabuhan antarpulau dalam kabupaten tersebut.

“Jadwalnya bersifat fleksibel,” ucapnya.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, lanjut Indrawan, operator pelayaran telah menyiapkan kapal cadangan untuk dioperasikan jika terjadi penumpukan penumpang di pelabuhan.

“Berdasarkan pengalaman tahun lalu, jurusan Selat Beliah paling tinggi lonjakan penumpangnya, sedangkan jurusan lain seperti Moro kemungkinan masih dapat diangkut dengan kapal reguler,” kata dia.

Sebagai operator Pelabuhan Sri Tanjung Gelam, kata dia, PT KKM telah mempersiapkan dan membenahi sejumlah fasilitas, termasuk merenovasi ponton kedatangan kapal.

“Posko Mudik Lebaran juga sudah berdiri dengan personel dari berbagai instansi, KSOP, kepolisian, Dishub, Satpol dan petugas terkait lainnya,” ujarnya.

Dia mengatakan, seluruh kapal yang dioperasikan selama arus mudik telah diperiksa kelaiklautannya oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Balai Karimun.

Baca Juga :  HUT Bank BNI yang Ke-77 Nasabah Bertabur Promo Menarik

“Segala persyaratan dan kelayakan kapal telah dicek oleh KSOP. Kelayakan kapal sangat penting untuk mewujudkan keselamatan pelayaran,” ucapnya.

Pelabuhan Sri Tanjung Gelam yang dulunya bernama Pelabuhan Boom Panjang merupakan pelabuhan antarpulau dengan jadwal keberangkatan yang cukup padat dalam satu hari.

Dalam satu hari, pelabuhan tersebut memiliki 49 jadwal keberangkatan kapal ke sejumlah pulau di Karimun, seperti jurusan Selat Beliah, Buru, Moro, Tanjung Berlian, Durai, dan pulau-pulau lainnya.

“Kapal berlayar dengan jadwal cukup padat, setiap setengah jam ada kapal yang berangkat dari pagi sampai sore,” kata Indrawan Susanto. (Ant)

Share :

Baca Juga

Featured

Surya Darma: Mari Pantau Rapat DPRD Pasaman

Bintan

PT.BMW Ingin Mengambil dan Menguasai Tanah Masyarakat Desa Malang Rapat

Karimun

Kapal KM Lili Jaya II Bawa Kelapa Dari Meranti Tengelam

Featured

Warga Palembang Kecewa Saat Pembukaan Asian Games

Featured

Nurdin Sudah Kantongi 48 Nama Pejabat Lolos Tes Tahapan Lelang Jabatan

Featured

Berikan hadiah hingga Doorprize, Perbafi Rayakan Nataru dengan Meriah

Karimun

Kapolres Karimun Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seligi 2019

Featured

Kapolres Karimun Ungkap Kasus Tindak Kejahatan
%d blogger menyukai ini: