Dishub Karimun Ubah Jadwal Keberangkatan Kapal Antar Pulau

- Jurnalis

Minggu, 26 Juni 2016 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Berdasarkan pengalaman tahun lalu, jurusan Selat Beliah paling tinggi lonjakan penumpangnya, sedangkan jurusan lain seperti Moro kemungkinan masih dapat diangkut dengan kapal reguler

Liputankepri.com,Karimun – Dinas Perhubungan Karimun, Kepulauan Riau, mengubah jadwal keberangkatan kapal di Pelabuhan Sri Tanjung Gelam untuk mengantisipasi lonjakan penumpang mudik Lebaran 2016.

“Dalam rapat pembentukan tim Posko Lebaran, jadwal keberangkatan kapal diubah selama arus mudik Lebaran, tidak mengacu jadwal reguler,” kata Direktur Utama PT Karya Karimun Mandiri (KKM) Indrawan Susanto di Tanjung Balai Karimun, Minggu.

PT KKM merupakan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) milik Pemkab Karimun sebagai operator Pelabuhan Sri Tanjung Gelam, Tanjung Balai Karimun.

Menurut Indrawan, kebijakan tersebut bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri 1437 Hijriah.

Dia mengatakan, kapal tetap berangkat jika masih ada penumpang yang menumpuk di pelabuhan antarpulau dalam kabupaten tersebut.

“Jadwalnya bersifat fleksibel,” ucapnya.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, lanjut Indrawan, operator pelayaran telah menyiapkan kapal cadangan untuk dioperasikan jika terjadi penumpukan penumpang di pelabuhan.

“Berdasarkan pengalaman tahun lalu, jurusan Selat Beliah paling tinggi lonjakan penumpangnya, sedangkan jurusan lain seperti Moro kemungkinan masih dapat diangkut dengan kapal reguler,” kata dia.

Sebagai operator Pelabuhan Sri Tanjung Gelam, kata dia, PT KKM telah mempersiapkan dan membenahi sejumlah fasilitas, termasuk merenovasi ponton kedatangan kapal.

“Posko Mudik Lebaran juga sudah berdiri dengan personel dari berbagai instansi, KSOP, kepolisian, Dishub, Satpol dan petugas terkait lainnya,” ujarnya.

Dia mengatakan, seluruh kapal yang dioperasikan selama arus mudik telah diperiksa kelaiklautannya oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Balai Karimun.

“Segala persyaratan dan kelayakan kapal telah dicek oleh KSOP. Kelayakan kapal sangat penting untuk mewujudkan keselamatan pelayaran,” ucapnya.

Pelabuhan Sri Tanjung Gelam yang dulunya bernama Pelabuhan Boom Panjang merupakan pelabuhan antarpulau dengan jadwal keberangkatan yang cukup padat dalam satu hari.

Dalam satu hari, pelabuhan tersebut memiliki 49 jadwal keberangkatan kapal ke sejumlah pulau di Karimun, seperti jurusan Selat Beliah, Buru, Moro, Tanjung Berlian, Durai, dan pulau-pulau lainnya.

“Kapal berlayar dengan jadwal cukup padat, setiap setengah jam ada kapal yang berangkat dari pagi sampai sore,” kata Indrawan Susanto. (Ant)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Watch: Perusahaan Internet Dilarang Pakai Tiang PLN tanpa Izin
Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo
Tim Gabungan Kodaeral IV-Lanal TBK Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Ekstasi di Perairan Karimun
Kabel Internet Ilegal di Tiang PLN Harus Ditertibkan
Soal Kasus PT Karimun Sembawang Shipyard, LSM SNPP Laporkan DLH Kabupaten Karimun ke Ombudsman Kepri Terkait Dugaan Maladministrasi
Polres Karimun Gelar Latihan Pra Ops Patuh Seligi 2026 Di Polres Karimun
Bea Cukai Karimun Amankan Anggota Polresta Barelang Selundupkan 50 Vape Narkoba dari Malaysia
Polsek Merbau Dukung Ketahanan Pangan Nasional Cek dan Beri Pakan Kambing

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:41 WIB

PLN Watch: Perusahaan Internet Dilarang Pakai Tiang PLN tanpa Izin

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:04 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:58 WIB

Tim Gabungan Kodaeral IV-Lanal TBK Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Ekstasi di Perairan Karimun

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:40 WIB

Kabel Internet Ilegal di Tiang PLN Harus Ditertibkan

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:30 WIB

Soal Kasus PT Karimun Sembawang Shipyard, LSM SNPP Laporkan DLH Kabupaten Karimun ke Ombudsman Kepri Terkait Dugaan Maladministrasi

Berita Terbaru