Harga Minyak Naik karena Meredanya Kekhawatiran Kelebihan Pasokan

- Jurnalis

Rabu, 25 Juli 2018 - 07:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Jakarta – Harga minyak naik pada penutupan perdagangan Selasa (Rabu pagi waktu Jakarta). Pelaku pasar mengalihkan fokus ke kemungkinan peningkatan permintaan dari China dari fokus sebelumnya mengenai kekhawatiran akan kelebihan pasokan.

Mengutip Reuters, Rabu (25/7/2018), harga minyak mentah Brent naik 38 sen ke level USD 73.44 per barel, setelah mencapai level tinggi di aangka USD 74 pada sesi perdagangan sebelumnya.

Sedangkan harga minyak West Texas Intermediate (WTI) AS ditutup naik 63 sen atau hampir 1 persen sehingga menetap di USD 68,52 per barel. Sepanjang perdagangan Selasa, harga minyak WTI mencapai tinggi USD 69,05 per barel.

Laporan yang menyatakan bahwa China meningkatkan belanja infrastruktur membantu mengurangi kekhawatiran bahwa ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dengan China akan mengurangi permintaan akan energi terutama minyak.

Baca Juga :  Cerita Siswa Penabur Raih Medali Emas Olimpiade Sains di Padang

“Kenaikan belanja infrastruktur akan sangat membantu kenaikan harga minyak,” jelas analis di Price Futures Group, Chicago, Phil Flynn. Ia melanjutkan, sejak masa lalu belanja infrastruktur di China selalu mendorong permintaan minyak.

Perdagangan Kemarin

 

Pada perdagangan sebelumnya, harga minyak melemah dipicu kekhawatiran kelebihan pasokan. pelaku apsar fokus ke risiko kelebihan pasokan usai Arab Saudi dan produsen besar lainnya meningkatkan produksi meskipun ada sentimen berkurangnya pasokan dari Iran yang terkena sanksi AS.

Persediaan minyak mentah AS di pusat pengiriman di Cushing, Oklahoma naik dalam empat hari terakhir hingga Jumat lalu. Pasar juga terbebani oleh kekhawatiran tentang dampak pada pertumbuhan ekonomi global dan permintaan energi dari perselisihan perdagangan yang meningkat antara Amerika Serikat dan mitra dagangnya.

Para menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari 20 ekonomi terbesar dunia mengakhiri pertemuan di Buenos Aires pada akhir pekan menyerukan lebih banyak dialog untuk mencegah ketegangan perdagangan dan geopolitik yang bisa menekan pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga :  Oesman Sapta Disomasi MK, Wiranto Enggan Ikut Campur

“Risiko penurunan jangka pendek dan menengah telah meningkat,” ungkap para pemimpin keuangan dalam sebuah pernyataan.

Pertemuan itu terjadi di tengah meningkatnya tensi perang perdagangan antara Amerika Serikat dan China, ekonomi terbesar di dunia, yang telah menerapkan tarif senilai USD 34 miliar satu sama lain.

Pada Jumat lalu, Presiden AS Donald Trump bahkan mengancam akan memberlakukan tarif pada semua produk China yang masuk ke AS yang mencapai USD 500 miliar, kecuali Negeri Tirai Bambu itu  menyetujui perubahan besar pada transfer teknologi, subsidi industri dan kebijakan joint venture.***

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Karimun Amankan Car Free Day, Lalu Lintas Tertib dan Kondusif
Satpolairud Polres Karimun Gagalkan Pengiriman 9,5 Ton Timah Ilegal di Karimun, Dua Tersangka Diamankan
Imigrasi Gerebek Sindikat Scam Investasi di Batam, 210 WNA Diamankan
Kapolres Karimun Cek Pos Satkamling, Serapan Aspirasi dan Perkuat Kamtibmas
Personel Satuan Pertahanan Pantai Kodaeral IV Bersihkan Pantai bersama Warga Tanjung Uma Batam
Sempat Kejar-kejaran Menuju Malaysia, TNI AL Gagalkan Penyelundupan 14 PMI Ilegal di Perairan Karimun
Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, Ketua DPD AKPERSI Kepri Kecam Keras Soal Intimidasi Pers di Karimun
Polsek Kerinci Kanan Gulung Jaringan Narkoba, Kurir dan Bandar Berhasil Diringkus

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:46 WIB

Polres Karimun Amankan Car Free Day, Lalu Lintas Tertib dan Kondusif

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:01 WIB

Satpolairud Polres Karimun Gagalkan Pengiriman 9,5 Ton Timah Ilegal di Karimun, Dua Tersangka Diamankan

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:05 WIB

Imigrasi Gerebek Sindikat Scam Investasi di Batam, 210 WNA Diamankan

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:36 WIB

Kapolres Karimun Cek Pos Satkamling, Serapan Aspirasi dan Perkuat Kamtibmas

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:35 WIB

Personel Satuan Pertahanan Pantai Kodaeral IV Bersihkan Pantai bersama Warga Tanjung Uma Batam

Berita Terbaru