banner 200x200

Home / Featured / Karimun

Kamis, 28 Juli 2016 - 09:16 WIB

Kasus Perceraian di Karimun Meningkat

Liputankepri.com,Karimun – Angka perceraian di Karimun diperkirakan meningkat tahun ini. Mirisnya, usia yang rentan terhadap putusnya hubungan suami istri secara hukum justru masih setahun jagung, antara 25-35 tahun.

Berdasarkan data Pengadilan Agama Tanjung Balai Karimun, pada tahun 2015 lalu tercatat jumlah kasus perceraian sebanyak 419 perkara, dimana cerai talak sebanyak 98 kasus dan cerai gugat sebanyak 321 kasus.

Sementara di 2016 ini terlihat adanya peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dimana setiap harinya Pengadilan Agama Tanjung Balai Karimun melakukan registrasi terhadap 10 perkara perceraian.

“Untuk 20-29 tahun ada 160 kasus, untuk usia 30-39 ada 139 kasus sementara untuk usia diatasnya tergolong sedikit. Diperkirakan tahun 2016 meningkat,” kata Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Tanjungbalai Karimun, Nasaruddin, Rabu (27/7).

Nasaduddin mengatakan berdasarkan kasus yang masuk pemicu utama terjadinya perceraian di Karimun adalah faktor ekonomi, pertengkaran dan hadirnya orang ketiga atau lebih (perselingkuhan). “Faktor-faktor ini yang mendominasi penyebab perceraian di Karimun,” terangnya.

Share :

Baca Juga

Featured

Tim WFQR Tangkap Kapal Kayu Muatan 10 Ton

Karimun

Bupati Natuna Gelar Temu Ramah Bersama Elemen Masyarakat Bunguran Timur

Ekonomi

Perhimpunan Melayu Raya Karimun Kunjungi kediaman Nisa, penderita kanker tulang pada bagian lutut sebelah kiri

Featured

Jalin Sinergitas TNI–Polri Polres Karimun Laksanakan Sholat Subuh Bersama

Featured

Ditjen Pajak dan Bea Cukai Akan Bertukar Pegawai

Ekonomi

M.Yosli: Coastal Area Sebagian Besar Kuliner

Featured

Susi: Kejahatan Sektor Perikanan Ditunggangi Oleh Kejahatan Lain,Seperti Narkoba

Featured

Kapal Wanderlust Pembawa 1 Ton Sabu Ditangkap di Pulau Sambu Batam