
liputankepri.com, Karimun – Bupati Karimun Aunur Rafiq, lakukan sidak ke beberapa distributor barang kebutuhan pokok yang ada di Karimun. Hal ini di lakukan untuk mengetahui ketersediaan kebutuhan pokok menjelang Ramadhan dan idul fitri.
Bupati berharap masyarakat untuk tidak mencemaskan soal kebutuhan Sembilan Bahan Pokok (sembako), dipastikan dua bulan kedepan kebutuhan pokok masih stabil.
“Kita pastikan kebutuhan sembako hingga 2 bulan kedepan masih stabil. Untuk itu masyarakat tidak perlu cemas dan kawatir, hanya beberapa kebutuhan yang perlu segera diatasi,” kata Aunur Rafiq, usai melakukan sidak di gudang milik A Hi, di Jalan Pertambangan, Sungai Lakam, Karimun, Senin (15/5/2017) siang.
Rafiq juga mengatakan, stabilnya harga kebutuhan pokok atas informasi yang di sampaikan oleh beberapa distributor saat pertemuan dengan pemerintah, di rumah dinas bupati , Senin (15/5/2017) pagi.
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan dari pertemuan sebelumnya yang membahas mengenai ketersediaan sembako dan juga masalah harga sembako.
“Dari pembahasan bersama para distributor tadi, yang agak sedikit rawan adalah beras dan gula. Saat ini ketersediaan beras premium di Karimun 700 ton sementara kebutuhan dalam 1 bulan mencapai 2.900 ton. Kita berharap para distributor bisa mengupayakan suplai besras premium dari pulau Jawa dapat segera terpenuhi, karena di bulog saat ini yang tersedia hanya beras raskin,” jelas Rafiq kepada wartawan.
Rafiq meminta kepada pihak bulog untuk segera mengantisipasi agar ketersediaan beras di Karimun dapat teratasi. Dengan melakukan koordinasi dengan Bulog Batam agar beras di bulog batam bisa masuk di ke Karimun dan bisa di jual. (***)










