Lagi, Satu Warga Meranti Positif Covid-19 Berdasarkan Hasil Rapid Test

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2020 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SELATPANJANG – Saat ini pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di Kepulauan Meranti yang menunggu hasil pesimen swab atau Polymerase Chain Reaction (PCR) dari laboratorium bertambah menjadi dua.

Hal itu setelah sebelumnya warga Kampung Baru, Kelurahan Selatpanjang Selatan juga mengalami gejala seperti Covid-19 dan setelah di tes menggunakan Rapid Test hasilnya positif, PDP itu juga memiliki riwayat perjalanan ke Zona merah tepatnya Banten dan Jakarta.

Informasi tersebut dibeberkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti dr Misri Hasanto, Sabtu (11/4/2020) malam.

“Hari ini kembali dilakukan tes menggunakan Rapid Test terhadap seorang PDP yang tadi pagi terpantau oleh petugas kita dirumahnya, dan hasilnya positif. Awalnya dia tanpa gejala, namun pada hari ke 11 dia mengalami batuk,” kata Misri.

Selain itu juga dikatakan, tes menggunakan Rapid Test sempat dilakukan sebanyak dua kali.

“Awalnya masih ragu dengan hasil yang pertama, untuk lebih meyakinkan lagi maka pemeriksaannya diulang,” kata Misri lagi.

Diungkapkan Misri, PDP tersebut adalah seorang warga Jelotong, Tanjung Harapan, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebingtinggi berinisial Jun (40) yang memiliki riwayat perjalanan keluar negeri.

Pasien tersebut dijemput langsung oleh petugas di rumahnya yang berpakaian APD lengkap menggunakan Ambulance yang dikawal oleh pihak kepolisian untuk dibawa ke Puskesmas dan selanjutnya menjalani pemeriksaan di RSUD.

Dikatakan, pada tanggal 27 Desember 2019 Jun berangkat dari Selatpanjang ke Pekanbaru bersama 4 orang rekannya yang berinisial P, H, T, dan D kemudian di tanggal yang sama berangkat ke Jakarta lalu menuju Bekasi dan tinggal di Bekasi selama 20 hari.

Lalu pada tanggal 17 Januari 2020 dari Jakarta berangkat menuju Filipina tepatnya di Desa Pelawan selama 2 bulan. Awal bulan Maret 2020 pasien berangkat ke Malaysia tetapi hanya di Bandara karena kasus overstayed di Malaysia sehingga keimigrasian Malaysia melarang masuk.

Lalu yang bersangkutan pulang ke Jakarta dan ke Bogor, tinggal disana selama seminggu dan mengalami demam selama 1 hari. Dan pada tanggal 27 Maret 2020 berangkat ke Batam dan menginap disana selama 1 malam lalu pulang ke Selatpanjang, Kepulauan Meranti pada tanggal 29 Maret 2020.

Dikatakan lagi, setelah ditelusuri oleh tim gugus tugas, dikatakan Misri ternyata pasien adalah jamaah yang baru pulang berdakwah.

“Dia adalah jamaah Tabligh yang baru pulang berdakwah dari Filipina, Malaysia dan Jakarta dan baru pulang ke Selatpanjang,” ujarnya.

Setelah mengetahui hasil Rapid Test nya positif, tim gugus tugas melakukan penyelidikan Epidemiologi (PE) bergerak cepat untuk tracking mencari orang yang melakukan kontak langsung dengannya.

“Ada 35 orang yang punya risiko kontak dengan yang bersangkutan. Setelah dilakukan tes, Alhamdulillah hasilnya semua negatif,” ujar Misri.

Saat ini PDP tersebut sedang menjalani isolasi di RSUD Kepulauan Meranti sambil menunggu hasil dari sampel yang dikirim untuk tes pesimen swab atau Polymerase Chain Reaction (PCR).

“Sampelnya sudah dikirim, kita tinggal menunggu hasil labornya. Mudah mudahan negatif,” harapnya.(Red)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Komitmen Kebangsaan
Pengurus Koperasi Silva Aulia Lestari Hormati Kebijakan Penertiban Panglong Arang Bakau
Gelar Pelatihan Vokasi Batch 2, Kemnaker Buka Pendaftaran untuk 24 Kejuruan
Polsek Tebing Tinggi Barat dan Kelompok Tani Tanam Jagung Pipil Dukung Ketahanan Pangan
ASN Meranti Dilarang Live Streaming Saat Jam Dinas
Perkuat Korwas PPNS, Polres Meranti Bahas Implementasi KUHAP 2025
PT Timah Salurkan Belasan Sapi Kurban di Meranti
Riau Masih Aman, Belum Ditemukan Kasus Hantavirus

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 09:18 WIB

Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Komitmen Kebangsaan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:41 WIB

Gelar Pelatihan Vokasi Batch 2, Kemnaker Buka Pendaftaran untuk 24 Kejuruan

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:38 WIB

Polsek Tebing Tinggi Barat dan Kelompok Tani Tanam Jagung Pipil Dukung Ketahanan Pangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:50 WIB

ASN Meranti Dilarang Live Streaming Saat Jam Dinas

Senin, 25 Mei 2026 - 16:20 WIB

Perkuat Korwas PPNS, Polres Meranti Bahas Implementasi KUHAP 2025

Berita Terbaru