Lubang Besar Disisi Jalan Utama Simpang Urung Tanjungbatu Nyaris Makan Korban

- Jurnalis

Rabu, 10 Oktober 2018 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Kundur – Pendendara kendaraan yang melintas di sisi Jalan A.Yani Tanjungbatu (simpang Urung red)kecamatan Kundur menuju Tanjungberlian mengeluhkan kondisi jalan yang berlubang sedalam tiga meter nyaris memakan korban.

Kondisi ini sangat menakutkan bagi pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas setiap hari di jalan utama penghubung antara Tanjungbatu ke Tanjung Berlian Kundur Utara.

Jon salah satu sopir oplet  jurusan Tanjungbatu via Tanjungberlian ketika dikonfirmasi media ini,Selasa (9/8/2018) mengatakan,kondisi jalan yang berda disisi jalan utama di persimpangan jalan menuju Tanjungberlian sudah menjadi momok yang menakutkan,”jelas Jon.

“Bukan itu saja kata Jon,kami beberapa hari yang lalu saat hujan lebat mengguyur Tanjungbatu Kundur nyaris masuk kelobang jalan yang kedalamanya kurang lebih tiga meter itu.

Senada juga disampaikan oleh Dani warga setempat menuturkan,tidak sedikit pengendara yang hampir menjadi korban akibat jalan yang berlubang tersebut.

Sebab kata Dani,lubang yang ada di kanan kiri jalan yang berdiameter lebih kurang 2 meter dengan kedalaman hampir 3 meter di khawatirkan akan menjadi lubang maut bagi para warga yang melintas dijalan tersebut.

“Yang sangat mengkhawatirkan dan sangat menakutkan bagi warga,pada saat malam hari,khawatir akan terjebak, apalagi pada saat musim hujan, lubang jalan tertutup air, pengendara bisa terjebak

Sudah hampir satu tahun  keberadaan lubang di jalan simpang urung ini dibiarkan begitu saja, bahkan sekarang kondisinya semakin membesar.

Jika dibiarkan berlarut tanpa ada penanganan, dikhawatirkan lubang semakin menganga, dan terancam akan menjadi sebuah lubang maut bagi para pengendara.

Ketika hujan deras mengguyur wilayah Simpang Urung genangan air hujan akan menutupi lubang hingga tidak terlihat oleh pengendara yang melintasinya,kondisi itu akan sangat mengancam keselamatan pengguna jalan.

Oleh karena itu,instansi terkait segera melakukan perbaikan terhadap kerusakan jalan tepatnya yang tidak jauh dari simpang Urung tersebut.

Supaya, kerusakan tersebut tidak membahayakan dan mengancam keselamatan pengendara selaku pengguna jalan.

“Sebelum ada korban, kita berharap kerusakan ini segera diperbaiki oleh instansi berwenang,mengingat tingginya pengguna jalan atau kendaraan yang melewati jalan simpang Urung, maka sangat penting untuk dilakukan perbaikan sarannya melalui media ini.(Majid)

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Panglima Harian Majelis Pimpinan Pusat Kunker ke LMBN Nusantara Batam
Polres Karimun Ikuti Kenduri Kebangsaan dan Doa Bersama HUT Bhayangkara Ke-80
Tim OVER Juara Kapolres Cup Mobile Legends, Siap Wakili Kep. Meranti ke Polda Riau
Diduga Beras Oplosan, Satgas Pangan Diminta Periksa Gudang milik AC di Baran
Polres Karimun Gelar Upacara Tabur Bunga Di Laut Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-80
Grand Final Turnamen E-Sports Mobile Legends Kapolres Karimun Cup 2026
PT PLN Karimun Akui Pemasangan Kabel Internet Milik PT SOLNET Ilegal
Polres Karimun Gelar Apel Sabuk Kamtibmas

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:15 WIB

Panglima Harian Majelis Pimpinan Pusat Kunker ke LMBN Nusantara Batam

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:18 WIB

Polres Karimun Ikuti Kenduri Kebangsaan dan Doa Bersama HUT Bhayangkara Ke-80

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:06 WIB

Tim OVER Juara Kapolres Cup Mobile Legends, Siap Wakili Kep. Meranti ke Polda Riau

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:45 WIB

Diduga Beras Oplosan, Satgas Pangan Diminta Periksa Gudang milik AC di Baran

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:55 WIB

Polres Karimun Gelar Upacara Tabur Bunga Di Laut Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-80

Berita Terbaru