Mangrove Jadi Benteng Pesisir, PT Timah Tanam Ribuan Bibit Lewat Program TJSL

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGKALPINANG — Komitmen PT Timah Tbk dalam menjaga kelestarian lingkungan terus digalakkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan melakukan penanaman mangrove di kawasan pesisir.

Penanaman mangrove yang dilakukan PT Timah merupakan langkah nyata perusahaan dalam mendukung rehabilitasi ekosistem pesisir sekaligus upaya mitigasi perubahan iklim.

Pada semester 1 tahun 2025, Anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID, PT Timah telah menanam 11.000 pohon mengrove di tiga wilayah pesisir. Penanaman mangrove ini dilaksanakan di Desa Tanjung Gemuk, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Meranti sebanyak 3.000 pohon.

Selain itu, PT Timah juga melaksanakan penanaman 3000 pohon mengrove di Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun dan penanaman mangrove di Pantai Tanjung Labun, Desa Serdang, Kabupaten Bangka Selatan.

Penanaman mangrove dilaksanakan bersama masyarakat, ribuan bibit mangrove diharpakan dapat menahan laju abrasi, keberadaan mangrove juga menjadi habitat alami berbagai biota laut yang bernilai ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Departement Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi Siahaan mengatakan penanaman mangrove merupakan bentuk kontribusi nyata perusahaan untuk keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga :  Muhammad Arifuttajjalli, S.T Terpilih Menjadi Ketua Umum PD KAMMI Pekanbaru

“Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem pesisir. Melalui program TJSL ini, Perusahaan berharap tidak hanya membantu memulihkan lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir,” kata Anggi.

Masyarakat pesisir pun menyambut baik program ini. Mereka menilai penanaman mangrove tidak hanya bermanfaat untuk menahan abrasi, tetapi juga membuka
peluang baru untuk pengembangan usaha berbasis lingkungan.

Ketua Pokdarwis Dusun Limus, Pantai Tanjung Labun, Kabupaten Bangka Selatan, Dody Syahrial, mengatakan, penanaman mangrove sangat penting dilakukan untuk mencegah abrasi dan melindungi garis pantai yang semakin tergerus.

“Abrasi yang terjadi di kawasan ini sangat luar biasa dan ini solusi cerdas yang dilakukan PT Timah dengan penanaman mangrove dalam rangka rehabilitasi. Kami sangat apresiasi apa yang telah dilakukan PT Timah untuk menjaga ekosistem pesisir,” katanya.

Baca Juga :  Ultras HMR Serahkan Bantuan Jaring Tangkap Udang untuk Nelayan Lingga

Menurutnya, rehabilitasi pesisir dengan penanaman mangrove tidak hanya mencegah abrasi tapi juga akan dikembangkan untuk pariwisata berkelanjutan dan juga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kedepan akan kita kembangkan jadi wisata edukasi mangrove sekaligus sentra pelestarian di Bangka Selatan. Karena dengan adanya mangrove ekosistem akan terjaga dan bisa meningkatkan hasil tangkapan nelayan yang akan berdampak bagi ekonomi masyarakat,” ujar Dody.

Penanaman mangrove yang digalakkan PT Timah ini juga sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan menjaga ekosistem laut dan aksi iklim. Ke depan, perusahaan berkomitmen melanjutkan kegiatan serupa di wilayah lain sebagai wujud keberlanjutan program TJSL di bidang lingkungan. (*)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penambangan Sedimentasi Laut di Karimun: Ancaman Baru bagi Nelayan
Kemnaker-FPPI Jalin Kerja Sama Perluas Akses Kerja bagi Perempuan
Borong Tiga Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi di Tingkat Polda Riau
Wabup Muzamil Apresiasi Dukungan Fraksi, Tiga Ranperda Pemkab Meranti Melaju ke Tahap Pembahasan
Lantik Pejabat Baru, Menaker Minta Berikan Kinerja Terbaik bagi Masyarakat
Kemnaker Apresiasi Putusan MK yang Perkuat Pelindungan Hak Pekerja
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
DPRD Kepulauan Meranti Gelar Paripurna ke-5, 7 Ranperda Masuk Agenda Pembahasan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:15 WIB

Penambangan Sedimentasi Laut di Karimun: Ancaman Baru bagi Nelayan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:56 WIB

Kemnaker-FPPI Jalin Kerja Sama Perluas Akses Kerja bagi Perempuan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:55 WIB

Borong Tiga Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi di Tingkat Polda Riau

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:47 WIB

Wabup Muzamil Apresiasi Dukungan Fraksi, Tiga Ranperda Pemkab Meranti Melaju ke Tahap Pembahasan

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:40 WIB

Lantik Pejabat Baru, Menaker Minta Berikan Kinerja Terbaik bagi Masyarakat

Berita Terbaru