Pembangunan Batu Miring Yang Roboh Akibat Longsor Mulai Di Kerjakan

- Jurnalis

Kamis, 6 Juli 2017 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personil dari Satlantas Polres Karimun terlihat mengatur lalu lintas di lokasi pembangunan batu miring yang roboh akibat longsor yang terjadi pada (26/6/2017) lalu. Pembangunan baru dapat di realisasikan hari ini, Kamis (6/7/2017). foto: alchapoenk

liputankepri.com, KARIMUN – Perbaikan batu miring di Simpang BCA, Jalan Teuku Umar, Kecamatan Karimun yang ambruk akibat longsor pada Selasa (27/6) lalu, sudah mulai di kerjakan. Terlihat pekerja mulai membersihkan lokasi sekitar longsor, Kamis (6/7/2017).
Personil dari Satlantas Polres Karimun juga terlihat mengatur lalu lintas, pasalnya di sekitar lokasi kejadian merupakan jalan utama lalu lintas ke pusat kota Tanjungbalai Karimun.

Pembangunan batu miring atau dinding penahan tebing tersebut sempat terkendala, dikarenakan lahan tersebut milik perorangan bukan milik pemerintah. Bahkan sebagian warga mengkhawatirkan terjadinya longsor susulan apabila turun hujan lebat.

“Semenjak terjadinya longsor kemarin puing-puing batu miring belum sempat di bersihkan, dan sempat mengganggu arus lalu lintas. khawatir terjadi longsor susulan kalau hujan lebat,” ujar Mustofa, salah seorang warga sekitar lokasi, Kamis (6/7/2017).

Sementara itu Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan, meski kemungkinan akan dipasang turap atau dinding penahan, namun untuk sementara belum dapat memastikan perihal kelanjutan. Pasalnya, lahan yang mengalami longsor merupakan milik orang perorangan dan bukan tanah negara.

“Tadi sudah rapat yang dipimpin asisten I. Nanati asisten I akan melaprkan pada saya. Tanah ini milik orang perorangan dan bukan milik negara. Tapi akibat longsor jadi berdampak kepada  keselamatan orang lain,” ujar Rafiq

Diperkirakan anggaran yang akan digunakan adalah dana bencana atau dengan sistim kegiatan. Namun agar tidak menjadi masalah penggunaan anggaran, maka Pemerintah Daerah Karimun akan terlebih dahulu berkonsultasi dengan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D).

“Kemungkinan akan dengan sistim dana bantuan bencana. Tapi kita belum tau berapa besaran dan ketersedian dana. Karena kita baru masuk (kerja) dan langsung action,” tambahnya. (***)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Karimun Ikuti Kenduri Kebangsaan dan Doa Bersama HUT Bhayangkara Ke-80
Diduga Beras Oplosan, Satgas Pangan Diminta Periksa Gudang milik AC di Baran
Polres Karimun Gelar Upacara Tabur Bunga Di Laut Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-80
Grand Final Turnamen E-Sports Mobile Legends Kapolres Karimun Cup 2026
PT PLN Karimun Akui Pemasangan Kabel Internet Milik PT SOLNET Ilegal
Polres Karimun Gelar Apel Sabuk Kamtibmas
Karimun Berpeluang Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru
PLN Watch: Perusahaan Internet Dilarang Pakai Tiang PLN tanpa Izin

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:18 WIB

Polres Karimun Ikuti Kenduri Kebangsaan dan Doa Bersama HUT Bhayangkara Ke-80

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:45 WIB

Diduga Beras Oplosan, Satgas Pangan Diminta Periksa Gudang milik AC di Baran

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:55 WIB

Polres Karimun Gelar Upacara Tabur Bunga Di Laut Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-80

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:24 WIB

Grand Final Turnamen E-Sports Mobile Legends Kapolres Karimun Cup 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 15:51 WIB

PT PLN Karimun Akui Pemasangan Kabel Internet Milik PT SOLNET Ilegal

Berita Terbaru

Berita

Karya Pemuda Padang Resmi Jadi Logo HUT ke-81 RI

Senin, 29 Jun 2026 - 18:21 WIB