Pemkab Bintan Tekan Belanja Daerah,Pecat Honorer Tak Kantongi KTP Bintan

- Jurnalis

Rabu, 7 September 2016 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Kita sedang membuat analisis mengenai kebutuhan honorer masing-masing SKPD. November mendatang kita seleksi tenaga honorer. Yang tak kantongi KTP Bintan dan tak berkompeten kita pecat,” tegasnya.

 

Liputankepri.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan ditargetkan oleh DPRD untuk menekan angka belanja daerah yang dialokasikan dalam APBD Perubahan (APBDP) 2016 sebesar Rp 997 miliar lebih. Dana yang berasal dari belanja tak langsung sebesar Rp 490 miliar lebih serta belanja langsung sebesar Rp 506 miliar lebih itu akan diefisiensikan penggunaannya dari September-Desember mendatang. Salah satunya dengan memangkas anggaran yang dialokasikan untuk kegiatan di setiap SKPD.

“Cara efisiensi keuangan yang tepat adalah dengan cara mengurangi beban pengeluaran. Salah satunya dengan mengurangi tenaga honorer,” ujar Bupati Bintan, Apri Sujadi usai mengikuti Paripurna Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBDP 2016 di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Bintan, Selasa (6/9).

Dikatakannya, Pendapatan Daerah Bintan dalam APBDP 2016 diproyeksikan sebesar Rp 986 miliar lebih yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bintan sebesar Rp 186 miliar lebih, dana perimbangan sebesar Rp 701 miliar lebih serta pendapatan daerah lainnya yang sah sebesar Rp 98 miliar lebih. Sedangkan dari komposisi penerimaan pembiayaan, pendapatan, belanja serta penerimaan yang bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya sebesar Rp 10,87 miliar lebih. Secara struktur hasil yang diperoleh dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun berjalan sebesar nol rupiah.

Dengan kondisi keuangan seperti ini, kata dia, wajib dilakukan efisiensi penggunaan keuangan di setiap SKPD. Khususnya mengenai pembayaran upah untuk tenaga honorer di setiap SKPD yang tak mengantongi SK Bupati. Sebab keberadaan honorer tanpa SK itu sangat membebani keuangan daerah.

“Kita sedang membuat analisis mengenai kebutuhan honorer masing-masing SKPD. November mendatang kita seleksi tenaga honorer. Yang tak kantongi KTP Bintan dan tak berkompeten kita pecat,” tegasnya.

“Ingat, SK honorer yang sah hanya ditandatangani bupati. Jadi untuk kedepannya setiap SKPD dilarang keras menerbitkan SK honorer,” ujar Ketua DPD Partai Demokrat Kepri dengan nada mengancam.

Sekretaris Fraksi Partai PDI-P Bintan, Umar Ali Rangkuti menegaskan kepada Bupati Bintan dan wakilnya untuk menjalankan roda pemerintahan secara mandiri tanpa bergantung dengan dana perimbangan dari Pemerintah Pusat. Itu semua bisa dilakukan, jika pemimpinnya jeli dalam mencari peluang-peluang pendapatan baru di Bintan.

“Catatan buat Pemkab Bintan. Jangan selalu bergantung dengan dana pusat. Carilah potensi sumber pendapatan baru di kabupaten ini,” katanya.

“Satu lagi. Pioritaskan non fisik dalam gunakan uang APBDP. Ingat waktunya sangat singkat jangan pula dipaksa melakukan pembangunan fisik,” ungkapnya.**

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim OVER Juara Kapolres Cup Mobile Legends, Siap Wakili Kep. Meranti ke Polda Riau
Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo
Polsek Merbau Dukung Ketahanan Pangan Nasional Cek dan Beri Pakan Kambing
Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada
Sempat Kejar-kejaran Menuju Malaysia, TNI AL Gagalkan Penyelundupan 14 PMI Ilegal di Perairan Karimun
Polsek Kerinci Kanan Gulung Jaringan Narkoba, Kurir dan Bandar Berhasil Diringkus
Viral Awan Pelangi Muncul di Langit Jonggol Bogor, BMKG : Fenomena Optik Atmosfer
27 Kg Sabu Digagalkan di Selat Akar, Polisi Tembak Juru Mudi-Desakan Bongkar Bandar Besar Menguat

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:06 WIB

Tim OVER Juara Kapolres Cup Mobile Legends, Siap Wakili Kep. Meranti ke Polda Riau

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:04 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:02 WIB

Polsek Merbau Dukung Ketahanan Pangan Nasional Cek dan Beri Pakan Kambing

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:21 WIB

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Senin, 4 Mei 2026 - 19:43 WIB

Sempat Kejar-kejaran Menuju Malaysia, TNI AL Gagalkan Penyelundupan 14 PMI Ilegal di Perairan Karimun

Berita Terbaru