Pemkab Karimun Akan Bentuk Kawasan Ekonomi Khusus

- Jurnalis

Jumat, 22 Juli 2016 - 06:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Kita sudah menyurati gubernur. Daerah itu bukan satu wilayah desa tapi ada bagian tertentunya.Seperti di kawasan di Pulau Parit, Tanjung Hutan, dan juga pulau Tulang,” kata Bupati Karimun, Aunur Rafiq usai melantik Kades Tulang dan Selat Mendaun, Selasa (19/7/2016).

 

Liputankepri.com,Karimun – Pemkab Karimun akan membentuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di beberapa bagian wilayahnya.
Kategori wilayah KEK dilihat dari potensi daerah yang dapat menjadi penopang Kabupaten Karimun dalam hal perekonomian, baik dari pengembangan industri, pariwisata ataupun potensi lainnya.

“Kita sudah menyurati gubernur. Daerah itu bukan satu wilayah desa tapi ada bagian tertentunya.
Seperti di kawasan di Pulau Parit, Tanjung Hutan, dan juga pulau Tulang,” kata Bupati Karimun, Aunur Rafiq usai melantik Kades Tulang dan Selat Mendaun, Selasa (19/7/2016).

Rafiq menjelaskan daerah KEK berbeda dengan dari Kawasan Free Trade Zone (FTZ).
Kawasan FTZ lebih bersifat menyeluruh, sementara KEK hanya wilayah tertentu saja.
Nantinya daerah-daerah tersebut akan memiliki prinsip-prinsip tertentu dan lebih dipermudah mengenai perizinan.

Oleh karena itu untuk mewujudkannya, tata ruang daerah KEK juga akan terlebih dahulu disesuaikan.
Sat ini Pemkab Karimun sedang menyusun rencana untuk merealisasikan hal tersebut.
Harapannya program daerah KEK dapat menjadi daya tarik bagi investor untuk berinvestasi di Karimun.
“Ini baru konsep dan wacana kita harap bisa terealisasi. Kita harapkan Pak Gubernur dapat meneruskan kepada Pak Menteri,” ucap Rafiq.**

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru
Solidaritas Nelayan Pesisir Teluk Paku Pertanyakan Legalitas Penimbunan Jetty PT KIC
Hari Nelayan Nasional, Polsek Kundur Bersama KSOP Salurkan Life Jacket kepada Nelayan
Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan
LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat
TNI AL Gagalkan Upaya Pencurian Batu Granit di Perairan Selat Gelam, Karimun
Satresnarkoba Polres Karimun Ungkap 14 Kasus serta Musnahkan 558,7 Gram Sabu
Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:59 WIB

Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru

Rabu, 15 April 2026 - 09:32 WIB

Solidaritas Nelayan Pesisir Teluk Paku Pertanyakan Legalitas Penimbunan Jetty PT KIC

Senin, 13 April 2026 - 10:01 WIB

Hari Nelayan Nasional, Polsek Kundur Bersama KSOP Salurkan Life Jacket kepada Nelayan

Selasa, 7 April 2026 - 10:58 WIB

Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan

Minggu, 5 April 2026 - 19:26 WIB

LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat

Berita Terbaru