class="wp-singular post-template-default single single-post postid-310 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Featured / Olahraga

Rabu, 25 Mei 2016 - 12:21 WIB

Peringatan Buat Operator Liga Dan Klub

Liputankepri.com,LABUAN BAJO — Menpora Imam Nahrawi mengaku kecewa mendengar adanya kerusuhan antarsuporter ketika pertandingan Persegres Gresik melawan PS TNI, Minggu (22/5/2016).

Menpora memberikan peringatan keras kepada operator liga dan klub agar benar-benar memperhatikan masalah pembinaan suporter dengan baik. Hal itu disampaikan Menpora saat menutup Tour de Flores 2016 di Kantor Bupati Manggarai Barat, Labuan Bajo, NTT, Senin (23/5/2016) sore.

“Kita akan lihat perkembangannya dalam beberapa bulan ke depan. Setelah itu kita akan evaluasi, kerusuhan antarsuporter tidak boleh terulang lagi, dan ini adalah warning dari pemerintah kepada operator dan klub untuk membina para suporter sebaik-baiknya,” ucap Menpora.

Tak henti-hentinya pemerintah selalu mengingatkan kepada klub dan operator untuk membina suporter. “Dalam konteks ini ternyata belum ada intervensi hukum yang memadai sehingga pelaku pelanggaran dan kerusuhan tidak mendapat penanganan yang serius,” kata Menpora. “Ini adalah momentum untuk mendorong agar aparat hukum menindak tegas kepada siapa saja pelaku kerusuhan di lapangan sepak bola. Saya mengutuk keras adanya peristiwa kerusahan antarsuporter yang merenggut korban jiwa,” tambahnya.

Menurut dia, ini adalah peringatan kepada operator agar dapat melibatkan aparat hukum untuk menindak para pelaku sehingga kesempatan itu terulang kembali. “Yang paling penting adalah regulasi yang mengatur kompetisi harus tegas bilamana ada peristiwa yang merugikan kompetisi, seperti keributan dan lainnya, harus ada tindakan tegas, misalnya pengurangan poin, pengurangan anggaran, hingga pengeluaran dari liga,” urai Menpora.

Setiap kerusuhan yang terjadi harus langsung dilaporkan dan ditindak hukum pidana dengan tegas, tidak bisa menunggu laporan dari panpel, karena panpelnya sendiri takut terhadap ancaman. “Kejadian kerusuhan ini menjadi evaluasi kita semua. Saya ingin korlap suporter harus kumpul bersama dan diskusi. Sudahilah pertentangan antarsuporter ini karena sepak bola adalah alat pemersatu bangsa,” ucap Menpora.

Sumber:Kompas

Share :

Baca Juga

Featured

Lima Anggota Polantas korban Penyerangan ISIS

Featured

Sebanyak 55 Anggota PPK Resmi Dilantik, Ini Pesan Bupati Bengkalis

Featured

Kondisi Pertumbuhan Perekonomian di Kepri Merosot

Ekonomi

Akhirnya Bupati Kampar Lantik Pengurus APDESI Kampar

Featured

Polres Bintan Ajak Masyarakat Bersama-sama Menjaga Kamtibmas

Featured

Arum Wedang: Mitra Binaan PT Timah yang Sukses Bangun Usaha Minuman Herbal

Batam

Millennium Road Safety Festival Dihibur Artis Ibukota

Featured

Terminal Pelabuhan Tanjungbatu Kundur Mulai di Operasikan
error: Content is protected !!