Perkara Dugaan Penipuan Prodi. Dua Saksi Berbeda Keterangan

- Jurnalis

Rabu, 27 Juli 2016 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Tidak tahu (wisuda), saya datang ngajar lalu pulang, saya ngajar cuma sekali seminggu lalu sibuk lagi dengan tugas PNS saya,” kata Raja Zuraida.

 

Liputankepri.com,Karimun – Sidang perkara dugaan penipuan lima program studi (prodi) Universitas Karimun (UK) dengan terdakwa mantan Rektor UK MS Sudarmadi dan mantan Ketua Yayasan 7 Juli selaku pengelola UK yakni Muhammad Taufiq kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungbalai Karimun, Rabu (27/7/2016).

Agenda sidang masih mendengarkan keterangan saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dua orang saksi dihadirkan yakni Raja Zuraida dan Udin Kurniawan, keduanya mantan dosen di Fakultas Kejuruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UK.

Pertama kali diperdengarkan kesaksiannya yakni Raja Zuraida.

Pensiunan PNS Dinas Pendidikan Pemkab Karimun itu mengajar sejak UK berdiri sekitar tahun 2008 hingga 2015 lalu.

Meski mengajar cukup lama tapi Raja Zuraida mengaku tidak tahu UK pernah menggelar wisuda terutama bagi mahasiswa angkatan pertama.

Zuraida mengaku, ia datang untuk mengajar saja kemudian pulang

Bahkan siapa Ketua Yayasan 7 Juli selaku pengelola UK, ia mengaku tidak tahu.

“Tidak tahu (wisuda), saya datang ngajar lalu pulang, saya ngajar cuma sekali seminggu lalu sibuk lagi dengan tugas PNS saya,” kata Raja Zuraida.

Kesaksian berbeda perihal acara wisuda bagi mahasiswa angkatan pertama UK.Udin mengaku ada wisuda bagi mahasiswa angkatan pertama sekitar tahun 2014.

Wisuda dilakukan setelah UK memperoleh izin dan mahasiswa mengulang kuliahnya.Hanya saja saksi Udin tidak melihat langsung melainkan cuma mendengar kabar.

Sidang direncanakan kembali digelar, 3 Agustus mendatang dengan agenda masih mendengarkan keterangan saksi.**

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru
Solidaritas Nelayan Pesisir Teluk Paku Pertanyakan Legalitas Penimbunan Jetty PT KIC
Hari Nelayan Nasional, Polsek Kundur Bersama KSOP Salurkan Life Jacket kepada Nelayan
Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan
LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat
TNI AL Gagalkan Upaya Pencurian Batu Granit di Perairan Selat Gelam, Karimun
Satresnarkoba Polres Karimun Ungkap 14 Kasus serta Musnahkan 558,7 Gram Sabu
Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:59 WIB

Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru

Rabu, 15 April 2026 - 09:32 WIB

Solidaritas Nelayan Pesisir Teluk Paku Pertanyakan Legalitas Penimbunan Jetty PT KIC

Senin, 13 April 2026 - 10:01 WIB

Hari Nelayan Nasional, Polsek Kundur Bersama KSOP Salurkan Life Jacket kepada Nelayan

Selasa, 7 April 2026 - 10:58 WIB

Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan

Minggu, 5 April 2026 - 19:26 WIB

LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat

Berita Terbaru