Pokdarwis Pulau Penyengat Raih Juara 5 Tingkat Nasional

- Jurnalis

Selasa, 3 Oktober 2017 - 07:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta menunggu giliran tampil dalam lomba peragaan busana khas Melayu di rangkaian acara Festival Pulau Penyengat, Selasa (23/2). Pakaian adat khas Melayu untuk pria yaitu baju 'melayu cekak musang' dan baju 'melayu gunting cina', sedangkan untuk wanita yaitu 'baju kurung' dan 'kebaya labuh', yang dikaitkan dengan fungsinya yaitu pakaian sebagai penutup malu, pakaian sebagai penjemput budi, dan pakaian sebagai penolak bala. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma/foc/16.

Peserta menunggu giliran tampil dalam lomba peragaan busana khas Melayu di rangkaian acara Festival Pulau Penyengat, Selasa (23/2). Pakaian adat khas Melayu untuk pria yaitu baju 'melayu cekak musang' dan baju 'melayu gunting cina', sedangkan untuk wanita yaitu 'baju kurung' dan 'kebaya labuh', yang dikaitkan dengan fungsinya yaitu pakaian sebagai penutup malu, pakaian sebagai penjemput budi, dan pakaian sebagai penolak bala. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma/foc/16.

LIPUTANKEPRI.COM.TANJUNGPINANG — Kelompok Sadar Wisata Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau berhasil memperoleh juara 5 tingkat nasional dalam ajang Apresiasi Kelompok Sadar Wisata 2017 yang digelar Kementerian Pariwisata untuk kategori Pokdarwis Berkembang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tanjungpinang Reni Yusneli memberikan apresiasi dan berharap prestasi tersebut mendorong mereka lebih kreatif dan inovatif dalam mengelola potensi kepariwisataan di pulau bersejarah tersebut.

“Ini prestasi yang gemilang, karena pesertanya lebih dari seribu kelompok,” katanya.

Reni mengemukakan, dinas yang dipimpinnya akan terus mengembangkan sektor kepariwisataan di Pulau Penyengat yang mampu menarik perhatian wisatawan. Kelompok Sadar Wisata Pulau Penyengat akan mendapat bantuan dan pembinaan dalam mengembangkan sektor kepariwisataan.

Baru-baru ini Dinas kebudayaan dan Pariwisata Tanjungpinang memberi bantuan berupa enam unit sepeda, yang dapat dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata. Sepeda tersebut disewakan kepada wisatawan untuk mengunjungi sejumlah tempat bersejarah di Pulau Penyengat.

Untuk satu sepeda disewakan sebesar Rp 5.000. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tanjungpinang akan menambah enam unit sepeda pada Selasa (3/10).

“Pemberdayaan Kelompok Sadar Wisata dapat menambah penghasilan warga,” katanya.

Selain itu, menurut dia pengembangan sektor kepariwisataan juga dengan mewujudkan warga Pulau Penyengat yang santun, dan mengenakan pakaian Melayu. Wanita di Pulau Penyengat mengenakan baju kurung, sedangkan pria mengenakan tanjak.

“Kami fasilitasi juga tempat untuk menyimpan dan menyewakan pakaian adat melayu kepada wisatawan. Para wisatawan dapat menyewa pakaian adat tersebut. Ini akan menambah penghasilan warga Penyengat,” ujarnya.

Pulau Penyengat lokasinya berseberangan dengan Kota Tanjungpinang, dapat ditempuh sekitar 15 menit dengan kapal pompong dari pelabuhan rakyat.

Jejak sejarah kerajaan Riau Lingga masih banyak terdapat di pulau kecil tersebut diantara masjid Sultan, bekas istana dan makam para raja.

Sumber : Antara

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Asmar Temui Bappenas RI, Perjuangkan Dukungan APBN 2027 untuk Infrastruktur dan Pembangunan Kepulauan Meranti
Resmi Masuk KBLI 2025, Influencer dan YouTuber yang Belum Punya NIB Siap-Siap Kena Sanksi OSS
Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursid SH Kembali Tinjau Tanaman Jagung Pipil di Desa Kayu Aro
Karimun Berpeluang Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru
Kapolsek Kampar Kiri Pimpin Panen Raya Jagung Pipil di Desa Gunung Mulya
Lantik 10 Pejabat, Menaker Tekankan Penguatan K3 dan Tata Kelola yang Akuntabel
Wamenaker: Industri Kini Tak Lagi Hanya Bertanya Ijazah, tapi juga Kompetensi
Tim Gabungan Kodaeral IV-Lanal TBK Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Ekstasi di Perairan Karimun

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:42 WIB

Bupati Asmar Temui Bappenas RI, Perjuangkan Dukungan APBN 2027 untuk Infrastruktur dan Pembangunan Kepulauan Meranti

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:26 WIB

Resmi Masuk KBLI 2025, Influencer dan YouTuber yang Belum Punya NIB Siap-Siap Kena Sanksi OSS

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:23 WIB

Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursid SH Kembali Tinjau Tanaman Jagung Pipil di Desa Kayu Aro

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:18 WIB

Karimun Berpeluang Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:11 WIB

Kapolsek Kampar Kiri Pimpin Panen Raya Jagung Pipil di Desa Gunung Mulya

Berita Terbaru