class="wp-singular post-template-default single single-post postid-38489 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Riau

Kamis, 10 Juni 2021 - 10:41 WIB

Polda Babel Menyisir Kapal Hantu Terjebak di Hutan Bakau Padang Jati

Kapal hantu yang terjebak di hutan Padang Jati, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Rabu (9/6/2021).

Kapal hantu yang terjebak di hutan Padang Jati, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Rabu (9/6/2021).

Babel – Kapal “hantu” atau kapal tanpa nama yang dicegat polisi menggunakan helikopter hingga kini masih terjebak di hutan bakau Padang Jati, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Rabu (9/6/2021).

Evakuasi belum dilakukan, karena kondisi kapal yang rusak dan air laut yang masih surut.

Saat dicegat polisi di tengah laut, nakhoda kapal berulang kali bermanuver hingga kemudian dengan sengaja menabrakkan kapalnya ke tengah hutan bakau.

Kepala Bidang Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung Kombes Maladi mengatakan, petugas telah dikerahkan untuk menyisir hutan bakau.

Namun, para tersangka yang diduga terdiri dari satu nakhoda dan tiga awak masih misteri atau belum ditemukan.

“Ada petugas berjaga-jaga mengamankan kapal,” kata Maladi saat dikonfirmasi, Rabu.

Baca Juga :  Densus 88 Tangkap Terduga Kelompok Teroris JAD di Batam

Di dalam kapal tersebut, polisi menemukan 33 jeriken yang sudah kosong. Diduga jeriken tersebut digunakan untuk menampung bahan bakar.

Kapal jenis speedboat itu dilengkapi enam mesin tempel dengan kecepatan bisa mencapai 60 knot.

“Kapolda Babel sudah berkoordinasi dengan Kapolda Sumsel untuk menangani kasus ini,” ujar Maladi.

Aksi pengejaran kapal hantu dengan helikopter polisi bermula dari adanya laporan masyarakat pada Sabtu (5/6/2021).

Polisi langsung mengerahkan helikopter karena belum memiliki kapal cepat untuk melakukan perburuan.

Baca Juga :  Dua Pejabat Dishub Pemko Batam Jadi Tersangka Kasus Pungli

Pertama kali terdeteksi, kapal misterius itu melaju dari perairan Pulau Nangka, Bangka Tengah.

Kemudian kapal ditemukan saat memasuki Laut Muntok Bangka Barat.

Ketika itu, nakhoda kapal terus menghindar hingga masuk ke wilayah OKI, Sumatera Selatan.

Tembakan peringatan dan tembakan ke bagian mesin kapal sempat dilakukan dari helikopter.

Namun, nakhoda kapal tetap lolos dan nekat menabrakkan kapalnya ke dalam hutan bakau. Kini, kapal terjebak sekitar 70 meter dari garis pantai.

Kapal tersebut diduga ilegal, karena tidak memiliki identitas yang jelas, serta berusaha kabur saat dicegat petugas.***

Editor: Ura

Share :

Baca Juga

Berita

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 50 Kilogram Sabu Asal Malaysia

Kep Meranti

Pembangunan Pelabuhan Roro Di desa Insit Siap Sepenuhnya Tahun 2019

Kep Meranti

Gelapkan Uang Di Minimarket, Tiga Wanita Cantik Ditangkap Polisi Meranti 

Kep Meranti

Wabup Muzamil Pastikan Stok Sembako, BBM dan Jalur Mudik di Meranti Aman Jelang Lebaran

Kep Meranti

Ciptakan Suasana Kondusif, Tim Raga Polres Kepulauan Meranti Gelar Patroli KRYD

Kep Meranti

Ini Pesan Edi Masyhudi Saat Gelar Apel Dalam Rangka Operasi Zebra Siak 2017

Kep Meranti

SKK Migas – EMP Malacca Strait SA Dukung Vaksinasi di Tiga Kecamatan se-Kepulauan Meranti

Peristiwa

Ditpolair Polda Riau Turunkan Tim Evakuasi Warga Terdampak Banjir.
error: Content is protected !!