Polda Babel Menyisir Kapal Hantu Terjebak di Hutan Bakau Padang Jati

- Jurnalis

Kamis, 10 Juni 2021 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal hantu yang terjebak di hutan Padang Jati, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Rabu (9/6/2021).

Kapal hantu yang terjebak di hutan Padang Jati, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Rabu (9/6/2021).

Babel – Kapal “hantu” atau kapal tanpa nama yang dicegat polisi menggunakan helikopter hingga kini masih terjebak di hutan bakau Padang Jati, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Rabu (9/6/2021).

Evakuasi belum dilakukan, karena kondisi kapal yang rusak dan air laut yang masih surut.

Saat dicegat polisi di tengah laut, nakhoda kapal berulang kali bermanuver hingga kemudian dengan sengaja menabrakkan kapalnya ke tengah hutan bakau.

Kepala Bidang Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung Kombes Maladi mengatakan, petugas telah dikerahkan untuk menyisir hutan bakau.

Namun, para tersangka yang diduga terdiri dari satu nakhoda dan tiga awak masih misteri atau belum ditemukan.

“Ada petugas berjaga-jaga mengamankan kapal,” kata Maladi saat dikonfirmasi, Rabu.

Baca Juga :  Lima Unit Kapal Ludes Terbakar di Pelabuhan Gudang KPU Bea Cukai

Di dalam kapal tersebut, polisi menemukan 33 jeriken yang sudah kosong. Diduga jeriken tersebut digunakan untuk menampung bahan bakar.

Kapal jenis speedboat itu dilengkapi enam mesin tempel dengan kecepatan bisa mencapai 60 knot.

“Kapolda Babel sudah berkoordinasi dengan Kapolda Sumsel untuk menangani kasus ini,” ujar Maladi.

Aksi pengejaran kapal hantu dengan helikopter polisi bermula dari adanya laporan masyarakat pada Sabtu (5/6/2021).

Polisi langsung mengerahkan helikopter karena belum memiliki kapal cepat untuk melakukan perburuan.

Baca Juga :  Sekda Karimun: Belajar Tatap Muka di Kundur Utara Ditutup Sementara

Pertama kali terdeteksi, kapal misterius itu melaju dari perairan Pulau Nangka, Bangka Tengah.

Kemudian kapal ditemukan saat memasuki Laut Muntok Bangka Barat.

Ketika itu, nakhoda kapal terus menghindar hingga masuk ke wilayah OKI, Sumatera Selatan.

Tembakan peringatan dan tembakan ke bagian mesin kapal sempat dilakukan dari helikopter.

Namun, nakhoda kapal tetap lolos dan nekat menabrakkan kapalnya ke dalam hutan bakau. Kini, kapal terjebak sekitar 70 meter dari garis pantai.

Kapal tersebut diduga ilegal, karena tidak memiliki identitas yang jelas, serta berusaha kabur saat dicegat petugas.***

Editor: Ura

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Rangsang Barat Gelar Goro Persiapan Penanaman Jagung Pipil
Polsek Tebing Tinggi Barat Bersama BUMDES Alai Selatan Panen Raya Cabe Rawit
Kejari Meranti Terima Penyerahan Tersangka Kasus Arang Bakau Oleh AL Masuk Tahap Dua
Curiga Isteri Hilang, Seorang IRT Ditemukan Meninggal Dalam Tangki Air
Peduli Lingkungan Bhabinkamtibmas Serahkan Lima Bibit Pohon, Green Policing Polres Kep Meranti
Hanya Hitungan Jam, Tiga Pencuri Sarang Walet Berhasil Dibekuk Polsek Merbau
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Merbau Cek Lahan Jagung di Desa Bagan Melibur
Polsek Merbau Lakukan Pengecekan Lahan Jagung Pipil di Desa Bandul, Dukung Swasembada Pangan Nasional

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:03 WIB

Polsek Rangsang Barat Gelar Goro Persiapan Penanaman Jagung Pipil

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:39 WIB

Polsek Tebing Tinggi Barat Bersama BUMDES Alai Selatan Panen Raya Cabe Rawit

Senin, 11 Mei 2026 - 16:18 WIB

Kejari Meranti Terima Penyerahan Tersangka Kasus Arang Bakau Oleh AL Masuk Tahap Dua

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:10 WIB

Curiga Isteri Hilang, Seorang IRT Ditemukan Meninggal Dalam Tangki Air

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:40 WIB

Peduli Lingkungan Bhabinkamtibmas Serahkan Lima Bibit Pohon, Green Policing Polres Kep Meranti

Berita Terbaru