Pompong Nelayan Asal Moro di Hantam Tugboat di Perairan Takong Hiu

- Jurnalis

Rabu, 12 Juli 2017 - 21:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Karimun – Tiga orang nelayan tercebur kelaut saat pompongnya di hantam Tugboat yang lagi menarik Tongkang di perairan Takong Hiu Selasa (11/7/2017) dini hari pukul 03.15.Wib.

Tiga orang nelayan asal Moro, Efendi alias Ifin, tekong serta dua kru lainnya yakni Azmain dan Irfan terombang ambing di laut selama tujuh jam.

Peristiwa ini terjadi pada pompong dengan mesin kapasitas 2 GT yang dikemudikan nelayan Moro tenggelam setelah dihantam tugboat di perairan Takong Hiu saat sedang memasang jaring di laut, Selasa (11/7) dini hari pukul 03.15 WIB.

”Ketiga nelayan ini saat kejadian sedang lego jangkar di tengah laut menunggu mengangkat jaring ikannya yang sebelumnya telah mereka pasang. Tekong, Efendi sudah tahu ada kapal tug boat bergandengan dengan tongkang yang berlayar mengarah ke arah kapal nelayan korban yang sedang menunggu pengangkatan jaring,” ujar Danlanal Tanjungbalai Karimun, Letkol Laut (P) Irianto melalui Komandan Pos TNI AL Takong Hiu, Lettu Laut (P) Himawan Pratikno.

Ketika nelayan itu tidak menyangka kalau tugboat tersebut tetap berjalan menuju ke arahnya. Sehingga, korban langsung memotong tali jangkar dan mencoba menghidupkan mesin pompong. Karena jarang yang sudah terlalu dekat, sebelum mesin pompong nyala, tugboat sudah menghantam badan pompong hingga pecah, terbalik dan akhirnya tenggelam.

”Ketiga nelayan tercebur ke laut. Kita mendapatkan informasi tadi siang (kemarin, red) bahwa ada nelayan yang terapung di laut karena pompong yang mereka kemudikan pecah dihantam tugboat. Kami langsung evakuasi ketiga nelayan tersebut dan kami bawa  ke Pasir Panjang. Saat ini ketiga nelayan sedang mendapatkan perawatan di klinik Lanal Tanjungbalai Karimun,” paparnya.

Tekong pompong, Efendi menyebutkan, pada saat itu memang dia bersama dua orang rekannya sedang menunggu untuk mengangkat jaring yang sudah terpasang. ”Saya juga melihat dari jauh ada tugboat yang melintas. Hanya saja, tidak menyangka kalau tugboat tersebut tetap jalan mengarah ke kapal kita. Padahal, kapal kita sudah ada lampunya. Beruntung ada serpihan dari kapal kita yang pecah dapat dijadikan alat untuk mengapung,” paparnya.(Bp)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Karimun Ikuti Kenduri Kebangsaan dan Doa Bersama HUT Bhayangkara Ke-80
Tim OVER Juara Kapolres Cup Mobile Legends, Siap Wakili Kep. Meranti ke Polda Riau
Diduga Beras Oplosan, Satgas Pangan Diminta Periksa Gudang milik AC di Baran
Polres Karimun Gelar Upacara Tabur Bunga Di Laut Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-80
Grand Final Turnamen E-Sports Mobile Legends Kapolres Karimun Cup 2026
PT PLN Karimun Akui Pemasangan Kabel Internet Milik PT SOLNET Ilegal
Polres Karimun Gelar Apel Sabuk Kamtibmas
Karimun Berpeluang Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:06 WIB

Tim OVER Juara Kapolres Cup Mobile Legends, Siap Wakili Kep. Meranti ke Polda Riau

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:45 WIB

Diduga Beras Oplosan, Satgas Pangan Diminta Periksa Gudang milik AC di Baran

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:55 WIB

Polres Karimun Gelar Upacara Tabur Bunga Di Laut Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-80

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:24 WIB

Grand Final Turnamen E-Sports Mobile Legends Kapolres Karimun Cup 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 15:51 WIB

PT PLN Karimun Akui Pemasangan Kabel Internet Milik PT SOLNET Ilegal

Berita Terbaru