PT TIMAH Juga Tenggelamkan Atraktor Cumi pada Tahun 2025 di Belitung Timur

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 22:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BELITUNG — Komitmen PT TIMAH (Persero) Tbk dalam menjaga ekosistem laut dan mendukung kesejahteraan nelayan terus diperkuat melalui berbagai program berkelanjutan yang dilaksanakan di wilayah operasional Perusahaan.

Tidak hanya menenggelamkan artificial reef sebagai bagian dari upaya rehabilitasi lingkungan laut, PT TIMAH juga menenggelamkan atraktor cumi sebanyak 36 unit di Perairan Buku Limau, Kabupaten Belitung Timur pada tahun 2025 lalu.

Penenggelaman atraktor cumi ini ini diharapkan dapat membantu meningkatkan hasil tangkapan nelayan di Perairan Buku Limau. Atraktor dirancang sebagai tempat menempelkan telur bagi cumi-cumi, sehingga dapat meningkatkan populasi dan menjaga siklus reproduksi biota laut tersebut.

Baca Juga :  HUT ke-45 Satpam, Sembilan Personel Satpam PT TIMAH Tbk Terima Penghargaan dari Kapolres Bangka Barat

Sebagiamana diketahui cumi merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai jual tinggi, sehingga diharapkan dapat meningkatkan penghasilan nelayan dan masyarakat pesisir.

Ketua Kelompok nelayan Pesisir Pulau Buku Limau Amirudin mengatakan, penenggelaman atraktor cumi ini dibutuhkan nelayan, pasalnya selama ini untuk mendapatkan cumi mereka harus melaut jauh.

“Dengan adanya penenggelaman atraktor cumi ini kami tidak perlu lagi jauh-jauh untuk menangkap cumi. Selama ini kami harus melaut cukup jauh untuk bisa mendapatkan cumi,” katanya.

Menurutnya, keberadaan atraktor cumi ini tidak hanya bisa meningkatkan hasil tangkapan mereka tapi juga bisa menghemat penggunaan BBM untuk melaut.

Baca Juga :  Li Claudia Chadra Susun Langkah Konkret Tanggulangi Banjir Kota Batam

“Selama ini kami kalau melaut jauh, butuh bahan bakarnya banyak dan semakin hari semakin mahal. Tapi dengan adanya atraktor cumi yang ditenggelamkan dengan jarak yang cuma 1 mil ini tentu selain lebih dekat kami juga bisa menghemat bahan bakar,” katanya.

Selain menjadi lokasi potensial penangkapan nelayan, keberadaan atraktor juga membantu menjaga ketersediaan cumi secara berkelanjutan.

Program ini sekaligus mempertegas komitmen PT TIMAH Tbk dalam menerapkan prinsip pertambangan yang berkelanjutan. Dengan kolaborasi bersama kelompok nelayan dan pemangku kepentingan setempat, PT TIMAH Tbk berharap ekosistem laut tetap terjaga dan perekonomian masyarakat pesisir semakin kuat. **

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemnaker Berhasil Mediasi Perselisihan PHK PT Amos Indah Indonesia
SMANOR SKO Riau Resmi Lepas Tim Sepak Bola Menuju Liga Top Skor National Championship 2026
Antisipasi Gangguan Kamtibmas Saat Pemadaman Listrik, Ini Pesan Kapolres Karimun
Momen Hangat HBA ke-66: Kejari Meranti Dapat Kejutan Tumpeng dari Kapolres dan Jajaran
Dialog Sosial Kunci Wujudkan Hubungan Industrial Harmonis di PT Indonesia Epson Industry
AKBP Gede Adi Pimpin Apel Perdana, Titip Tiga Pesan untuk Seluruh Personel
Bawa Nama Meranti, Taufik Akbar Siap Perkuat SMANOR SKO Riau di Liga TopSkor Nasional 2026
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,9 Ton Pasir Timah ke Malaysia
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:10 WIB

Kemnaker Berhasil Mediasi Perselisihan PHK PT Amos Indah Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:31 WIB

SMANOR SKO Riau Resmi Lepas Tim Sepak Bola Menuju Liga Top Skor National Championship 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:19 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas Saat Pemadaman Listrik, Ini Pesan Kapolres Karimun

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:35 WIB

Momen Hangat HBA ke-66: Kejari Meranti Dapat Kejutan Tumpeng dari Kapolres dan Jajaran

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:32 WIB

Dialog Sosial Kunci Wujudkan Hubungan Industrial Harmonis di PT Indonesia Epson Industry

Berita Terbaru