Rapat warga bersama Oso Group gagal capai kesepakatan

- Jurnalis

Minggu, 1 Maret 2020 - 23:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun – Managemen PT Karimun Granit terkesan tidak peka terhadap kondisi warga Pasir Panjang kecamatan Meral Barat yang terdampak langsung dari aktifitas PT Karimun Granit.

Hal ini berkaitan dengan dampak buruk yang dirasakan oleh warga akibat getaran yang hebat serta debu blasting yang mengeluarkan bau amonia.

“Ini masalah besar yang di hadapi oleh PT KG terhadap masyarakat ,jikalau nasib warga yang berdampak langsung tidak di perhatikan maka AMDAL yang saat ini dalam proses bisa terkendala,”kata Kuasa Hukum warga Pasir Panjang, Edwar Kelvin.

Sebab kata Kelvin,akumulasi dari blasting yang lalu ternyata warga pernah melakukan penolakan terhadap AMDAL PT. KG tahun 2018 serta mengajukan Nota Protes kepada PT. KG dan Bupati Karimun.

Baca Juga :  Pasca Blasting, Ini kesepakatan PT KG dengan masyarakat

“Penolakan ini merujuk kepada izin Kontrak Karya milik PT KG yang saat ini ditingkatkan menjadi IUP telah masuk di atas rumah ribuan warga,”ujarnya.

Kevin menilai,masyarakat ini masih sangat bersabar, coba kita fikirkan banyaknya masalah yang membelenggu masyarakat, mulai dari Program CSR/PPM yang tak jelas, masalah debu dan getaran blasting yang menggangu hingga rumah mereka pun masuk dalam IUP PT. KG.

“Ini kan sudah kelewatan, kalau kita menganggap masyarakat ini ada, kepala daerah maupun legislatif harus serius menyelesaikan permasalahan ini.

Kami selaku Kuasa Hukum tentu berharap adanya penyelesaian antara kedua belah pihak, sehingga kondusifitas Karimun dapat dijaga ”harapnya mengakhiri.

Sebelumnya, Direktur Utama PT KG Agus Budiluhur sempat menyampaikan beberapa poin PPM yang telah dituangkan dalam RKAB 2020 dan telah disetujui Dinas ESDM Provinsi Kepr,” kata Agus dalam pertemuan di Kantor Camat Meral Barat pada, Jumat (28/2),

Baca Juga :  Pertemuan warga dengan PT KG sempat memanas

“Poin-poin dalam RKAB 2020 itu seperti bus sekolah, operasional dan sarana prasarana posyandu, beasiswa , gaji guru honor (nonkaryawan) SDS Karimun Granite, bantuan untuk gereja dan masjid, termasuk honor imam. Total anggaran untuk PPM 2020 sekitar Rp924 juta.

Alhasil, pertemuan mediasi oleh Kelurahan Pasir Panjang bersama Kecamatan Meral Barat yang ketiga kalinya antara warga Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat dengan pihak manajeman PT Karimun Granit (KG) kembali tidak menemukan kata sepakat.***

(ura)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakapolres Tinjau Progres Sumur Bor, solusi Air Bersih Bagi 100 KK di Selatpanjang Timur
Berantas Narkoba Melalui Program Kampung Tangguh,Empang Pandan Kampung Binaan Polres Siak Dinilai Tim Ditresnarkoba Polda Riau
Anggota DPRD Partai Demokrat, Ellisya Apresiasi Peringatan Hari Jadi Ke-18 KKA
Menaker Tekankan Tata Kelola Ketenagakerjaan yang Berdampak bagi Masyarakat
DWP Kemnaker Gelar Workshop untuk Bangun Lingkungan Kerja yang Peduli dan Responsif
Diduga Beras Oplosan, Satgas Pangan Diminta Periksa Gudang milik AC di Baran
Menaker Yassierli: Pekerja dan Perusahaan Harus Jadi Mitra Strategis
Hari bayangkara ke 80 kampung tangguh anti narkoba banglas barat di nilai polda riau

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:04 WIB

Wakapolres Tinjau Progres Sumur Bor, solusi Air Bersih Bagi 100 KK di Selatpanjang Timur

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:22 WIB

Berantas Narkoba Melalui Program Kampung Tangguh,Empang Pandan Kampung Binaan Polres Siak Dinilai Tim Ditresnarkoba Polda Riau

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:00 WIB

Anggota DPRD Partai Demokrat, Ellisya Apresiasi Peringatan Hari Jadi Ke-18 KKA

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:13 WIB

DWP Kemnaker Gelar Workshop untuk Bangun Lingkungan Kerja yang Peduli dan Responsif

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:45 WIB

Diduga Beras Oplosan, Satgas Pangan Diminta Periksa Gudang milik AC di Baran

Berita Terbaru

Kep Meranti

Polsek Tebing Tinggi Barat Lakukan Pembinaan Tanaman Timun

Kamis, 25 Jun 2026 - 20:36 WIB