Sepuluh hari hilang kontak, kapal nelayan Aceh ditemukan di laut India

- Jurnalis

Kamis, 20 Mei 2021 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal nelayan KM Unggul yang berlayar dari Kabupaten Aceh Barat hilang kontak sejak sepuluh hari terakhir, dan baru ditemukan terombang-ambing di kawasan laut Andaman India.

Wakil Sekjen Panglima Loat Aceh Miftach Cut Adek, di Banda Aceh, Kamis, mengatakan KM Unggul tersebut pertama hilang kontak pada 9 Mei 2021 karena kerusakan mesin hingga terbawa arus lebih kurang 40 mil laut atas perairan Sabang, atau sudah mendekati Nicobar India.

“Kemudian pada 18 Mei 2021 baru ditemukan terombang-ambing di laut Andaman India oleh kapal KM Rezla, pada 19 Mei 2021 baru dapat kontak kepada panglima Laot Aceh Barat,” kata Miftach Cut Adek.

Miftach menyampaikan, kapal KM Unggul ini membawa tiga orang penumpang yakni Hasan Basri (35) sebagai nahkoda serta dua anak buah kapal (ABK) lainnya.

Miftach menjelaskan, KM Unggul ini pertama sekali berangkat pada 27 April 2021, lalu sempat termonitor lewat radio pada posisi terakhir di zona ekonomi eklusif (ZEE) berdekatan dengan Kepulauan Nikobar Andaman.

“Saat itu mereka sedang menangkap ikan dengan alat tangkap pancing, namun tiba-tiba mesin kapal mati sehingga hilang kontak di kawasan tersebut,” ujarnya.
Kemudian, kata Miftach, KM Unggul ditemukan oleh nelayan Banda Aceh dan diserahkan ke kapal penangkap ikan KM Rezla, mendapatkan bantuan tersebut akhirnya KM Unggul bisa kembali melaut dengan pengawalan.

“Sekarang posisi mereka masih di laut dengan pengawalan KM Rezla, termasuk memberikan bantuan bahan makanan dan kebutuhan lainnya,” kata Miftach.

Dalam kesempatan ini, Miftach mengucapkan terima kasih kepada Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) dan SAR Banda Aceh atas upaya secara bersama menelusuri keberadaan KM Unggul yang membawa tiga nelayan tersebut.

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakapolres Tinjau Progres Sumur Bor, solusi Air Bersih Bagi 100 KK di Selatpanjang Timur
Berantas Narkoba Melalui Program Kampung Tangguh,Empang Pandan Kampung Binaan Polres Siak Dinilai Tim Ditresnarkoba Polda Riau
Anggota DPRD Partai Demokrat, Ellisya Apresiasi Peringatan Hari Jadi Ke-18 KKA
Menaker Tekankan Tata Kelola Ketenagakerjaan yang Berdampak bagi Masyarakat
DWP Kemnaker Gelar Workshop untuk Bangun Lingkungan Kerja yang Peduli dan Responsif
Diduga Beras Oplosan, Satgas Pangan Diminta Periksa Gudang milik AC di Baran
Menaker Yassierli: Pekerja dan Perusahaan Harus Jadi Mitra Strategis
Hari bayangkara ke 80 kampung tangguh anti narkoba banglas barat di nilai polda riau

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:04 WIB

Wakapolres Tinjau Progres Sumur Bor, solusi Air Bersih Bagi 100 KK di Selatpanjang Timur

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:22 WIB

Berantas Narkoba Melalui Program Kampung Tangguh,Empang Pandan Kampung Binaan Polres Siak Dinilai Tim Ditresnarkoba Polda Riau

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:00 WIB

Anggota DPRD Partai Demokrat, Ellisya Apresiasi Peringatan Hari Jadi Ke-18 KKA

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:13 WIB

DWP Kemnaker Gelar Workshop untuk Bangun Lingkungan Kerja yang Peduli dan Responsif

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:45 WIB

Diduga Beras Oplosan, Satgas Pangan Diminta Periksa Gudang milik AC di Baran

Berita Terbaru

Kep Meranti

Polsek Tebing Tinggi Barat Lakukan Pembinaan Tanaman Timun

Kamis, 25 Jun 2026 - 20:36 WIB