class="wp-singular post-template-default single single-post postid-1266 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Featured / Karimun

Selasa, 30 Agustus 2016 - 18:29 WIB

Unit Reskrim Polsek Balai Tangkap Pencuri IRT Asal Batam

”Modus yang dilakukan oleh para tersangka adalah membuat korbannya sibuk dengan bertanya harga barang yang dijual korban. Kemudian, pelaku yang lain mengawasi di sekitar lapak korban berjualan dan satu lagi bertugas mengambil tas korban yang berisi uang tunai. Dari penjelasan korban kerugian mencapai Rp 5 juta. Dan, pada saat diamankan kelima tersangka uang yang berhasil disita seluruhnya Rp 4.060.000. Pengakuan tersangka bahwa uang tersebut belum ada digunakan. Kemungkinan baru akan dibagi-bagi setelah sampai di Batam,” paparnya.

 

Liputankepri.com,Karimun – Unit Reskrim Polsek Kota Balai Karimun menangkap kawanan yang diduga pelaku tindak pidana pencurian yang terdiri dari lima orang ibu rumah tangga (IRT) dari Batam pada Ahad (28/8) di kawasan pelabuhan domestik pada saat akan meninggalkan Tanjungbalai Karimun.

”Lima orang IRT asal Batam yang kita tangkap di sekitar pelabuhan berdasarkan laporan polisi LP-B/43/VIII/2016/Kepri/ Res Karimun/ SPK-Balai yang dilaporkan oleh Nurita Siadari seorang pedagang di Pasar Puan Maimun, Tanjungbalai Karimun. Lima tersangka yang diamankan masing-masing berinisial VN, DS, ET, RN dan RT,” ujar Kapolsek Kota Balai Karimun, Kompol Wisnu Edhi Sadono seperti yang dilansir laman Batam Pos, Senin (29/8).

Ceritanya, kata Kapolsek, korban yang biasa berjualan sayur -sayuran di Pasar Puan Maimun pada Ahad (28/8) pukul 09.00 WIB didatangi oleh beberapa orang pembeli yang tidak dikenal. Seperti biasa pembeli dan pedagang tawar menawar. Kemudian, pada saat rombongan dari lima orang tersangka ini pura-pura membeli sayur yang harganya Rp 10 ribu satu ikat pembeli yang lain mengambil tas korban.

”Modus yang dilakukan oleh para tersangka adalah membuat korbannya sibuk dengan bertanya harga barang yang dijual korban. Kemudian, pelaku yang lain mengawasi di sekitar lapak korban berjualan dan satu lagi bertugas mengambil tas korban yang berisi uang tunai. Dari penjelasan korban kerugian mencapai Rp 5 juta. Dan, pada saat diamankan kelima tersangka uang yang berhasil disita seluruhnya Rp 4.060.000. Pengakuan tersangka bahwa uang tersebut belum ada digunakan. Kemungkinan baru akan dibagi-bagi setelah sampai di Batam,” paparnya.

Tentang perbuatan kelima tersangka yang diduga sudah lebih dari satu kali melakukan pencurian dengan cara seperti ini, kapolsek menyatakan, bahwa penyidik masih akan melakukan pemeriksaan terhadap kelima tersangka apakah di Batam pernah melakukan hal yang sama. ”Yang jelas, dari kelima tersangka ini, ET merupakan otak dari tindak pidana pencurian. Kemudian, VN bertugas untuk mengambil tas dan tiga tersangka lain bertugas untuk memb uat korban sibuk,” ungkap Wisnu.**

Share :

Baca Juga

Berita

Timah Archery Club Kundur Raih Prestasi Pada Ajang Porprov dan Bintan Archery Festival 

Karimun

Wabup : Turnamen Sepak bola Durai 2017 Resmi Di Tutup

Featured

Pemkab Karimun undang Ustadz Windu Wijaya dari Singapura

Featured

Essay Writing Service Qualified Essay Writer Is A Click Away!

Featured

Trade | Giải Mã F168 – Bí Mật Thành Công Của Nhà Cái Hàng Đầu | 38-2025

Karimun

Cabuli 5 Anak Dibawah Umur, Oknum Guru SDN di Kundur Ditahan Polisi

Featured

BNNP Kepri Kembali Amankan Kurir Sabu

Featured

BPBD Meranti Gelar Sosialisasi dan Simulasi Penanggulangan Bencana
error: Content is protected !!