Terkait Robohnya Ponton Di Pelabuhan Tanjung Samak Ini Penjelasan Kepala Dinas Perhubungan

- Jurnalis

Sabtu, 15 Juni 2019 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,MerantiRobohnya Pelabuhan Domestik Tanjung Samak Kepulauan Meranti sehingga menyebabkan ponton rusak parah Kamis (13/6/19) sore kemarin tidak termasuk dalam Pengerjaan Peningkatan Fasilitas Pelabuhaan pada 12 April 2018 lalu seperti informasi yang beredar menyatakan tiang dolphin,Jumat 14/06/2019.

Hal itu dijelaskan Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Meranti, Dr Aready melalui Kabid Sarana Syakril SE,M.Sc. Robohnya jambatan penumpang tersebut diakibatkan tiang pailing penahan atau penyangga ponton tumbang sehingga ramdoor terlepas dan lantai papan ponton roboh.

“Bukan tiang dolphin yang dibangun dalam Peningkatan Fasilitas Pelabuhaan 2018 lalu yang ambruk. Tak mungkin itu yang ambruk, karena baru saja dibangun tahun lalu. Yang ambruk itu tiang paling penyangga ponton yang dibangun pada tahun 2014 silam sehingga posisi ponton lepas dan hanyut ke tengah laut,” ujarnya kepada beberapa awak media saat dijumpai di pelahuhan tanjung harapan,Jumat 14/06/2019 sore.

Satu hari sebelum kejadian, ia mengaku bahwa pihaknya sudah memprediksi hal itu bakal terjadi. Untuk menghindari kecelakaan, pihaknya ambil keputusan untuk mengalih aktifitas pelabuhan pelabuhan domestik terkait ke Pelabuhan TPI.

Terangnya lagi, Kondisi pelabuhan memang tampak mengawatirkan. Beberapa hari sebelum kejadian, Pos Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) daerah setempat ambil langkah steril; mengalihkan posisi sandar semua armada laut tujuan Tanjung Samak untuk sementara waktu. Adapun lokasi sandar yang menjadi pilihan sementara; tepat di pelabuhan tempat pelelangan ikan (TPI) aset Pemprov Riau yang pekerjaannya mangkrak.

Menyikapi hal itu juga, ia tidak bisa memprediksi kapan pelabuhan Domestik Tanjung Samak akan dibuka kembali. Disamping itu mereka mengaku sudah berupaya mengusulkan pembangunan pelabuhan baru, tepatnya di Dwi Tunggal Tanjung Samak.

“Memang mulanya kami berencana akan membangun pelabuhan representatif di Dwi Tunggal Kecamatan Tanjung Samak. Namun harus menunggu usulan tersebut di setujui oleh pemerintah pusat. Kalau disetujui, target kami 2020 akan dikerjakan,” tambahnya

“Jika tidak disetujui, akan kita carikan solusi lain, apakan akan menggunakan ponton yang rusak atau yang lain,” Tutupnya.(tomy)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

42 Tim Berlaga, Kapolres Cup Mobile Legends Resmi Dibuka Polres Kep. Meranti
Bupati Asmar Temui Bappenas RI, Perjuangkan Dukungan APBN 2027 untuk Infrastruktur dan Pembangunan Kepulauan Meranti
KLM Setia Bersama Karam di Perairan Selat Ringgit, Nahkoda dan ABK Selamat
Hari Bhayangkara Ke -80 Polres Meranti Hadirikan Sumur Bor Prioritas Air Bersih Selatpanjang Timur
Wabup Muzamil Minta ASN dan Perangkat Desa Jaga Netralitas di Pilkades 2026
AS Dilaporkan Jalin Kontak dengan Oposisi Israel, Cari Pengganti Netanyahu
Tahun Baru Islam 1448 H, Wabup Muzamil Ajak Masyarakat Hijrah Menuju Meranti Unggul dan Agamis
Iran Tutup Kembali Selat Hormuz Pasca serangan Israel ke Lebanon

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 01:34 WIB

42 Tim Berlaga, Kapolres Cup Mobile Legends Resmi Dibuka Polres Kep. Meranti

Senin, 22 Juni 2026 - 19:42 WIB

Bupati Asmar Temui Bappenas RI, Perjuangkan Dukungan APBN 2027 untuk Infrastruktur dan Pembangunan Kepulauan Meranti

Senin, 22 Juni 2026 - 18:24 WIB

KLM Setia Bersama Karam di Perairan Selat Ringgit, Nahkoda dan ABK Selamat

Senin, 22 Juni 2026 - 18:09 WIB

Hari Bhayangkara Ke -80 Polres Meranti Hadirikan Sumur Bor Prioritas Air Bersih Selatpanjang Timur

Senin, 22 Juni 2026 - 12:39 WIB

Wabup Muzamil Minta ASN dan Perangkat Desa Jaga Netralitas di Pilkades 2026

Berita Terbaru