Duta Minerba Akui Terpukau! Melihat Langsung Fakta Pertambangan Berkelanjutan PT TIMAH Tbk

- Jurnalis

Senin, 8 Desember 2025 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKA — Para Duta Minerba Goes to Site 2025 ke PT TIMAH Tbk menceritakan keseruan mereka saat melihat langsung proses bisnis PT TIMAH Tbk, program pengelolaan lingkungan hingga Program Pemberdayaan yang dilaksanakan PT TIMAH Tbk.

Dalam kunjungan mereka yang didampingi Kementerian ESDM, para mahasiswa dari berbagai Universitas di Indonesia ini mengunjungi armada penambangan Kapal Isap Produksi (KIP) PT TIMAH Tbk untuk melihat proses penambangan laut.

Selain itu, mereka juga mengunjungi Division Processing and Rifenery PT TIMAH Tbk untuk melihat proses peleburan timah dengan menggunakan teknologi TSL Ausmelt.

Selama tiga hari berada di Bangka sejak Rabu-Jumat (3-5/12/2025), para Duta Minerba ini juga melihat langsung pengelolaan lingkungan yang dilaksanakan PT TIMAH Tbk secara berkelanjutan di Kampoeng Reklamasi Air Jangkang.

Mereka juga melihat langsung program PPM yang dilaksanakan PT TIMAH Tbk, diantaranya mengunjungi UMKM Mitra Binaan PT TIMAH Tbk yang memproduksi makanan khas Bangka.

Salah satu peserta, Gera Nathaniel Lomo, mahasiswa Teknik Geologi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, mengaku mendapatkan pengalaman paling berkesan saat mengunjungi Kapal Isap Produksi (KIP) di perairan Bangka.

Baca Juga :  Coral Garden PT Timah: Kolaborasi Rawat Laut yang Hasilkan Ikan, Wisata, dan Harapan Baru

“Paling berkesan waktu kami ke offshore dan melihat langsung bagaimana proses dari eksplorasi hingga pengelolaan bijih timah. Saya baru benar-benar menyaksikan rantai prosesnya secara langsung,” ujarnya.

Gera mengaku sebelum berkunjung ia memiliki pandangan seperti kebanyakan masyarakat awam yang menilai pertambangan identik dengan kerusakan lingkungan. Namun setelah melihat langsung, pandangannya berubah.

“Awalnya saya pikir PT TIMAH Tbk hanya fokus bisnis saja, tanpa memikirkan ekosistem. Tapi ternyata setelah kita lihat langsung, perusahaan justru melakukan banyak upaya setelah aktivitas tambang, mulai dari reklamasi sampai pemberdayaan masyarakat. Lingkungan dan masyarakat benar-benar diperhatikan,” jelasnya.

Ia berharap masyarakat tidak langsung menilai negatif pertambangan tanpa melihat fakta lapangan. Dirinya juga berharap, PT TIMAH Tbk dapat terus meningkatkan pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga :  BP Batam bersama Tim Terpadu Lakukan Penertiban Bangunan Ilegal di KEK Nongsa

“Kalau menganggap pertambangan buruk atau masih ragu, datang saja langsung ke Bangka untuk melihat sendiri apa yang sudah dilakukan PT TIMAH Tbk,” katanya.

Senada dengan disampaikan Arina, mahasiswa Ilmu Administrasi Niaga Universitas Indonesia. Ia mengaku kunjungan hari pertama ke KIP menjadi pengalaman yang tak terlupakan karena untuk pertama kalinya ia harus menyeberang laut untuk melihat operasi pertambangan lepas pantai.

Menurut Arina, kunjungan ke kawasan reklamasi Air Jangkang menjadi titik balik pemahaman dirinya mengenai pertambangan.

“PT TIMAH Tbk itu ngelakuin reklamasi dan lain-lain itu bukan cuman sekedar ke masyarakat tapi juga memperhatikan satwa liar gitu. Di Kampoeng Reklamasi Air Jangkang saya ngeliatin banyak banget satwa-satwa yang dilindungi dirawat dulu sebelum dilepasliarkan. Ini hal yang sebelumnya tidak pernah aku bayangkan,” ujarnya.**

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenaker: Kompetisi Teknisi Perangkat Digital Perluas Kesempatan Kerja
Polres Kepulauan Meranti Gencarkan “Police Goes To School”, Tekan Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pelajar
Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
Polsek Tualang Optimalkan Pengamanan CFD Aman dan Meriah
Kemnaker Perluas Kesempatan Kerja Disabilitas lewat Pelatihan Wirausaha
Semangat Kebersamaan, Progres HARI KE-03 Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Di Kabupaten Kepulauan Meranti
Menaker: Itjen Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan
Wabup Meranti Terima Kunjungan PLN, Bahas Penguatan Layanan Listrik hingga Respons Keluhan Masyarakat
Tag :

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 16:58 WIB

Wamenaker: Kompetisi Teknisi Perangkat Digital Perluas Kesempatan Kerja

Senin, 20 April 2026 - 15:45 WIB

Polres Kepulauan Meranti Gencarkan “Police Goes To School”, Tekan Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pelajar

Senin, 20 April 2026 - 13:22 WIB

Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan

Minggu, 19 April 2026 - 12:02 WIB

Polsek Tualang Optimalkan Pengamanan CFD Aman dan Meriah

Minggu, 19 April 2026 - 12:01 WIB

Kemnaker Perluas Kesempatan Kerja Disabilitas lewat Pelatihan Wirausaha

Berita Terbaru