Soal Pencegahan dan Penularan Covid-19, Perwakilan Mahasiswa Audensi bersama Bupati Karimun

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2020 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun – Mahasiswa Kabupaten Karimun Se-Indonesia yang mewakili terdiri dari Mahasiswa Pekanbaru, Yogyakarta, Jakarta dan lainnya melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Karimun terkait Proses Pencegahan Penularan Covid-19 untuk wilayah Kabupaten Karimun, di Ruang Rapat Kantor Bupati Karimun lantai 3, Rabu(13/5/20).

Foto Bupati dan Sekda Karimun dan mahasiswa

Audensi diterima oleh Bupati Karimun, Dr H Aunur Rafiq, S.Sos, Msi, didampingi oleh Sekda Kabupaten Karimun, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan OPD lainnya.

Mengawali audiensi, Bupati Karimun Bapak Aunur Rafiq, memaparkan tentang proses dalam penanganan Covid-19 baik perkembangan Covid-19 di Kabupaten Karimun, Keuangan, Sembako ke masyarakat, dan sebagainya melalui Power Point.

“Prinsipnya, kami upayakan semaksimal mungkin dalam penanganan Covid-19, walau kita sadari kesempurnaan itu hanya milik Allah SWT, tapi insyaAllah diupayakan semaksimal mungkin hingga Covid-19 ini berakhir”, ujar Rafiq.

Baca Juga :  Bupati Karimun Serahkan Ribuan Masker, APD serta Vitamin di 7 Kecamatan

Menanggapi yang disampaikan Ketua Umum Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Kabupaten Karimun Pekanbaru (IPPMKK-PKU), M Julayka yang juga turut hadir diaudiensi mengungkapkan.

“Dari yang telah dipaparkan oleh Bupati Karimun, kami meminta pemda untuk menggunakan media resmi dalam memberikan informasi, dan pemerintah juga harus transparan dalam berbagai hal, koordinasi di tingkat RT, RW, desa/kelurahan, kecamatan hingga Kabupaten.

“Maka, dengan kurang maksimalnya koordinasi, masih ada masyarakat terdampak Covid-19 yang masih terabaikan, sehingga pembagian sembako kepada masyarakat tidak merata misalnya,” jelas M Julayka.

Terkait nasib mahasiswa/i yang masih berada diluar wilayah Kabupaten Karimun yang sampai hari ini masih tertahan di Kota-Kota tertentu yang melaksanakan Psbb dan termasuk Zona merah misalnya seperti Pekanbaru dan bagaimana perhatian pemerintah daerah terkait mahasiswa/i yang berasal dari Kabupaten Karimun.

Baca Juga :  Menuju Fase New Normal, Ini SOP yang Dikeluarkan Bupati Karimun

“Ketika dipandang atau dilihat dari pemulangan seperti itu bagaimana dengan Mahasiswa/i berasal dari Kabupaten Karimun, karena tertahan disana seperti apa nasibnya ditempat rantauan mereka, pasti terkendala disegi ekonomi yang dikampung orang tua yang belum tau kerja atau tidak dan pastinya terhambat dengan pembiayaan untuk kehidupan sehari-hari disana,”ujarnya.

Bupati Aunur Rafiq menanggapi dengan meminta waktu apakah bantuan dapat disalurkan dengan sesuai prosedur atau seperti apa insyaAllah akan dibicarakan.

“Kemungkinan dua alasan yang menjadi faktor mahasiswa kita khususnya Kabupaten Karimun masih menetap disana, Pertama karena menyelesaikan tugas akhir disana (skripsi) bagi yang semester akhir, kedua memang faktor ekonomi keluarga yang tidak mendukung untuk pulang ke Kabupaten Karimun, untuk sementara berikan kami waktu insyaAllah akan kami bicarakan, “tutupnya.***

(ura)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menaker: Itjen Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan
Wabup Meranti Terima Kunjungan PLN, Bahas Penguatan Layanan Listrik hingga Respons Keluhan Masyarakat
Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru
Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru
Kepala BP Batam Harap Kajian Seskoau Berikan Rekomendasi Strategis bagi Perkembangan Batam
Penduduk Usia Lanjut Meningkat, Kemnaker Ajak Dunia Usaha Perluas Akses Kerja Lansia
PT TIMAH Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Peternakan Ayam Kampung di Kabupaten Karimun
Solidaritas Nelayan Pesisir Teluk Paku Pertanyakan Legalitas Penimbunan Jetty PT KIC

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 17:08 WIB

Menaker: Itjen Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan

Kamis, 16 April 2026 - 12:47 WIB

Wabup Meranti Terima Kunjungan PLN, Bahas Penguatan Layanan Listrik hingga Respons Keluhan Masyarakat

Kamis, 16 April 2026 - 10:07 WIB

Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru

Kamis, 16 April 2026 - 08:17 WIB

Kepala BP Batam Harap Kajian Seskoau Berikan Rekomendasi Strategis bagi Perkembangan Batam

Rabu, 15 April 2026 - 23:22 WIB

Penduduk Usia Lanjut Meningkat, Kemnaker Ajak Dunia Usaha Perluas Akses Kerja Lansia

Berita Terbaru