Karimun – Kepala BPS Karimun Nurul Choiriyati, SST. M.M bersama 7 pegawai BPS Karimun melakukan pendampingan pengisian Sensus Penduduk Online kepada Pegawai Kemenag Kabupaten Karimun. Jumat (13/3/2020) di Aula Kemenag Karimun.
Pendampingan dari BPS Karimun ini dalam rangka menyukseskan Program Sensus Penduduk yang saat ini dilakukan secara online.
Turut hadir Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Karimun H. Jamzuri, Ka. Subbag TU Tugiatno dan semua pegawai Kantor Kemenag Kabupaten Karimun baik yang PNS maupun pramubakti ikut dalam kegiatan pendampingan tersebut.
Pada kesempatan tersebut Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Karimun H. Jamzuri menyatakan berkomitmen turut serta menyukseskan program pemerintah ini, yakni dengan pemasangan spanduk dan menyurati kepada seluruh ASN dan pramubhakti di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun termasuk yang berada di Madrasah dan KUA Kecamatan untuk mengisi secara mandiri Sensus Penduduk Online di https: // sensus.bps.go.id/login.
Pengisian sensus penduduk online 2020 ternyata tidak sulit dan bisa diisi hanya melalui perangkat smartphone. Adapun data yang harus disiapkan saat pengisian Sensus Penduduk Online 2020 adalah Kartu Keluarga, NIK, Akta Nikah/Cerai dan Surat Kematian jika ada.
Dalam mengisi Sensus Penduduk Online ini semua pertanyaan dalam kuesioner Sensus Penduduk 2020 harus dijawab dengan benar dan jujur karena data sensus penduduk ini akan digunakan dalam membuat kebijakan pemerintah.
Adapun waktu pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 dimulai dari tanggal 15 Februari sampai 31 Maret 2020 dan seluruh data yang dikumpulkan dalam Sensus Penduduk Online 2020 ini dijamin kerahasiaanya dan diilindungi oleh UU Nomor 16 tahun 1997 tentang Statistik.
Proses pendampingan yang dimulai dari pukul 8.00 WIB berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dan hampir semua pegawai Kemenag Kabupaten Karimun berhasil mengisi sampai proses akhir.
Kepala BPS Karimun Nurul Choiriyati menjelaskan bahwa pada tahun 2020 ini ada 2 tahap sensus yaitu sensus penduduk online yang dilaksanakan dari bulan Februari hingga Maret dan tahap keduanya dilaksanakan pada bulan Juli dalam bentuk kunjungan ke rumah dan wawancara langsung.**
(aidy)










