Sempat Tiarap,Gelper Marak Lagi di Batam

- Jurnalis

Rabu, 21 Desember 2016 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Batam  –Tempat-tempat hiburan di Batam ternyata banyak yang dilengkapi dengan alat-alat permainan yang digunakan untuk tujuan perjudian. Bentuk dan jenisnya beraneka ragam, menjanjikan keasyikan bermain dan keuntungan jika memenangkan permainan.

Sempat di Razia beberapa waktu lalu namun setelah dinyatakan lulus verifikasi oleh pemerintah setempat dan instansi yang terkait. hal ini semakin membuat para pengusaha Gelanggang Permainan (gelper) berlomba-lomba untuk membuka kembali dan membuat tempat usaha gelpernya menjadi ramai. Berbagai cara seperti pelayanan fasilitas makan dan minum  hingga door prize untuk membuat para penggemar gelper ini merasa nyaman.

Chandra salah satu aktifis di kawasan Nagoya Batam ketika di konfirmasi mengatakan,”Tidak heran, karena bisnis perjudian identik dengan keuntungan besar yang bisa diraup sangat banyak karena peminatnya juga banyak. Dengan keuntungan yang besar tersebut, bisa saja pengelola tempat-tempat perjudian memberikan sebagian keuntungannya sebagai pendapatan sampingan yang menggiurkan kepada oknum aparat penegak hukum sehingga jalannya bisnis mereka tetap aman. Bahkan setelah ketahuan dan dirazia, mereka masih bisa lepas dan kembali menjalankan bisnis haram ini,”ujarnya

“Banyaknya peminat judi gelper menunjukkan bahwa sebenarnya dalam masyarakat kita, minat terhadap judi masih tinggi. Meskipun dilarang, karena adanya keinginan dari pemain, maka ada saja pengusaha yang tergiur untuk memberikan ruang bagi penjudi-penjudi ini untuk memuaskan hasrat berjudi mereka. Mental judi seperti ini sepertinya memang sulit sekali dihapuskan. Ditambah lagi dengan lemahnya penegakan hukum di sini,”terangnya
Titiknya tersebar di seluruh wilayah Batam. Lokasinya beragam. Ada yang menempati bangunan rumah toko (ruko), ada juga yang buka di pusat perbelanjaan atau mal. Di antara puluhan gelper yang kini kembali buka adalah City Hunter Game yang teletak di simpang lima Nagoya City Walk, Nagoya, Batam.

Selain City Hunter Game, arena gelper Dunia Fantasi 2 yang terletak di lantai tiga Nagoya Hill Mall juga beroperasi seperti biasa. Namun berbeda dengan di City Hunter Game, mesin ketangkasan di Dunia Fantasi 2 berada di bagian belakang arena. Sementara di dekat pintu masuk disesaki dengan mesin permainan untuk anak-anak.

Dari 41 izin yang pernah dikeluarkan pihaknya, sekitar 32 di antaranya masih aktif. “Lokasinya tersebar di seluruh Batam. Hanya sembilan yang tak aktif lagi,” kata Gustian Riau Kepala Badan Penanaman Modal (BPM) Kota Batam baru-baru ini.

Menurut Gustian, semua gelper tersebut legal. Sebab semuanya mengurus izin dan melengkapi semua persyaratan. Seperti izin domisili dari kecamatan, Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan Hidup (SPPL), serta izin Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP). Sesuai perizinannya, seluruh gelper di Batam merupakan arena gelanggang permainan yang sama sekali tidak ada unsur perjudian di dalamnya.

Namun Gustian tidak menampik, jika izin gelper ini rawan disalahgunakan. Karenanya, Gustian mengklaim pihaknya sudah membentuk tim pengawasan. “Tim kami melakukan pengawasan setiap malam,” terang Gustian.

Gustian menegaskan, pihaknya tidak akan main-main jika ada usaha gelper yang terbukti melakukan perjudian. Sanksi tegas disiapkan. Mulai dari surat peringatan hingga penutupan usaha. “Sudah banyak gelper yang kita tutup karena menyalahi aruran,” kata Gustian .

Memberantas judi sampai ke akar-akarnya dan mencegah perjudian tumbuh dan marak di dalam masyarakat sepertinya memang nyaris mustahil,yang bisa dilakukan oleh pemerintah adalah melokalisir dan mengontrol kegiatan perjudian.(lk/bp)

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Kepri Pimpin Groundbreaking Pembangunan Gedung Serba Guna Polda Kepri Tahun Anggaran 2026
Sidang Adat LAM Kepri Usir Penghina Bangsa Melayu dari Kota Batam
Polsek Merbau Dukung Ketahanan Pangan Nasional Cek dan Beri Pakan Kambing
Polda Kepri Amankan Kurir Narkoba Jaringan Internasional di Pulau Buru, Karimun
Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada
Imigrasi Gerebek Sindikat Scam Investasi di Batam, 210 WNA Diamankan
Personel Satuan Pertahanan Pantai Kodaeral IV Bersihkan Pantai bersama Warga Tanjung Uma Batam
Sempat Kejar-kejaran Menuju Malaysia, TNI AL Gagalkan Penyelundupan 14 PMI Ilegal di Perairan Karimun

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:07 WIB

Kapolda Kepri Pimpin Groundbreaking Pembangunan Gedung Serba Guna Polda Kepri Tahun Anggaran 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:23 WIB

Sidang Adat LAM Kepri Usir Penghina Bangsa Melayu dari Kota Batam

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:02 WIB

Polsek Merbau Dukung Ketahanan Pangan Nasional Cek dan Beri Pakan Kambing

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:41 WIB

Polda Kepri Amankan Kurir Narkoba Jaringan Internasional di Pulau Buru, Karimun

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:21 WIB

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Berita Terbaru