class="wp-singular post-template-default single single-post postid-255517 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Kep Meranti / Nasional / Riau

Senin, 22 Juli 2024 - 18:19 WIB

Bertindak Cepat, PT SRL Berhasil Evakuasi Kayu Yang Jatuh ke Laut

Foto istimewa : PT Sumatra Riang Lestari (SRL)

Foto istimewa : PT Sumatra Riang Lestari (SRL)

Selatpanjang – PT Sumatra Riang Lestari (SRL) yang beroperasi di Kecamatan Rangsang Kepulauan Meranti, Riau, berhasil mengevakuasi material berupa kayu yang jatuh ke laut.

Sebelumnya, perusahaan tersebut sempat dituding berpotensi merusak fasilitas kesejahteraan masyarakat dan lingkungan. Pasalnya, pembiaran kayu yang jatuh kelaut ini sangat berdampak pada kesejahteraan masyarakat dan lingkungan di wilayah itu sendiri.

PT SRL Blok V, sebuah perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) yang beroperasi di Pulau Rangsang. Lahan konsensi PT SRL ini ditanami jenis kayu akasia dan akan diolah menjadi produk berbahan kayu.

Seperti diberitakan salah satu media, keresahan ini juga diungkapkan salah satu masyarakat Desa Tebun akibat tumpahan muatan kayu jatuh kelaut dari PT SRL.

Tak hanya itu dia mengaku ada beberapa nelayan datang padanya mengatakan hasil produksi penebangan kayu yang jatuh ke
laut dapat merusak jaring nelayan.

“Ada juga nelayan jaring nya rusak bilang sama saya akibat kayu yang berserakan di laut,” tambahnya.

Dikatakan, sementara wilayah ini (Selat Air Hitam) merupakan lintas transportasi laut. kapal-kapal yang melintasi daerah tersebut akan merasa terganggu dan tidak nyaman karena takut kipas mesin patah dan merusak body kapal,” tutupnya.

Sementara itu, Afragil Selaku Humas PT SRL melalui via wa (WhatsApp) Senin sore (22/7/24) sekitar pukul 17:01 wib. saat dihubungi liputanKepri.com menyampaikan sehubungan dengan jatuhnya sebagian muatan tongkang berisi kayu saat loading pada tanggal (18/7/24) lalu, perusahaan langsung bertindak cepat untuk mengevakuasi material yang terjatuh.

Perusahaan sudah menurunkan 9 tim yang terdiri dari 6 speed boat, 1 pompong dan 2 alat excavator bangau untuk mengumpulkan material yang terjatuh.

“Sampai saat ini diperkirakan sudah lebih dari 90% kayu yang terjatuh sudah berhasil dievakuasi.”

“Namun demikian kami dari PT SRL menghimbau agar masyarakat tetap berhati-hati saat melintas di sekitar jeti perusahaan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” harapnya Efragil Humas PT Sumatra Riang Lestari (SRL).**

Penulis : Paan
Editor : Agustian indramajid

Share :

Baca Juga

Berita

Polsek Rangsang Tanam Bibit Jagung Bersama Kelompok Tani Sehati Di Desa Teluk Samak

Featured

Jelang Pilgubri 2018, Panwaslu Meranti Ingatkan Paslon Taati Aturan

Kep Meranti

Kamis Petang Jemaah Calon Haji Meranti Bergeser Ke Mekah, Laksanakan Umroh Wajib

Kep Meranti

Guru Selatpanjang Di Hipnotis 3,5 Juta Raib Di Bawa Kabur

Batam

Kemenhub Izinkan BP Batam Operasikan SPBU Terapung

Kep Meranti

Berkunjung Dan Bermalam Di Meranti, Kapolda Riau Mohammad Iqbal Mendapat Sambutan Hangat

Advertorial

Kolaborasi BP Batam-OIKN Lewat FGD Perencanaan Infrastruktur

Berita

Menaker Tekankan Perusahaan Sesuaikan Tugas Magang dengan Latar Pendidikan Peserta
error: Content is protected !!