Cabai Impor Aman Dikonsumsi, Disperindag  Tetap Pantau Di Pasaran

- Jurnalis

Sabtu, 25 Februari 2017 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​liputankepri.com Surabaya – Cabai kering impor dari China dan India sudah diuji lab oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Surabaya, hasilnya aman untuk dikonsumsi. Meski demikian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur bersama pemerintah daerah, tetap akan memantau cabai impor tersebut.


“Prinsipnya, hasil dari uji lab di BBPOM aman (dikonsumsi),” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemprov Jatim Ardi Prasetyawan, Jumat (24/2/2017).

Meskipun aman, pihaknya bekerjasama dengan disperindag kabupaten dan kota, tetap memantau produk impor tersebut. “Tetap kita pantau terus,” tuturnya.

Ardi mengatakan, kehadiran cabai merah kering impor di pasaran tidak sebanyak yang diperkirakan orang.

Menurutnya, cabai merah kering impor juga sulit diterima masyarakat untuk kebutuhan sambal dan lainnya.

“Masyarakat tidak tertarik dengan cabai merah kering impor, karena masyarakat lebih suka dengan cabai segar lokal,” jelasnya. 

Sebelumnya, Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf mengatakan, Disperindag Jatim bekerjasama dengan BBPOM di Surabaya menguji beberapa sampel cabai merah kering impor dari China dan India. Hasilnya, cabai impor tersebut tidak mengandung formalin dan Rhodamin B, dan aman dikonsumsi masyarakat.***

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Asmar Temui Bappenas RI, Perjuangkan Dukungan APBN 2027 untuk Infrastruktur dan Pembangunan Kepulauan Meranti
Resmi Masuk KBLI 2025, Influencer dan YouTuber yang Belum Punya NIB Siap-Siap Kena Sanksi OSS
Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursid SH Kembali Tinjau Tanaman Jagung Pipil di Desa Kayu Aro
Karimun Berpeluang Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru
Kapolsek Kampar Kiri Pimpin Panen Raya Jagung Pipil di Desa Gunung Mulya
Lantik 10 Pejabat, Menaker Tekankan Penguatan K3 dan Tata Kelola yang Akuntabel
Wamenaker: Industri Kini Tak Lagi Hanya Bertanya Ijazah, tapi juga Kompetensi
Tim Gabungan Kodaeral IV-Lanal TBK Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Ekstasi di Perairan Karimun

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:42 WIB

Bupati Asmar Temui Bappenas RI, Perjuangkan Dukungan APBN 2027 untuk Infrastruktur dan Pembangunan Kepulauan Meranti

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:26 WIB

Resmi Masuk KBLI 2025, Influencer dan YouTuber yang Belum Punya NIB Siap-Siap Kena Sanksi OSS

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:23 WIB

Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursid SH Kembali Tinjau Tanaman Jagung Pipil di Desa Kayu Aro

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:18 WIB

Karimun Berpeluang Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:11 WIB

Kapolsek Kampar Kiri Pimpin Panen Raya Jagung Pipil di Desa Gunung Mulya

Berita Terbaru