Dosen dan Mahasiswa ITB Kunjungi Fasilitas Pengolahan PT Timah

- Jurnalis

Jumat, 18 Juli 2025 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKA BARAT — PT Timah Tbk terus berkolaborasi dengan dunia pendidikan, baru-baru ini Anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID ini menerima kunjungan industri dari rombongan dosen serta mahasiswa program Magister (S2) dan Doktor (S3) Institut Teknologi Bandung (ITB).

Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung proses bisnis dan operasional pertambangan serta pengolahan timah di lingkungan PT Timah Tbk.Salah satu lokasi utama yang dikunjungi adalah Divisi Pengolahan dan Peleburan (Processing and Refinery Division) pada Rabu (16/7/2025).

Rombongan diterima langsung oleh Sub Division Head Processing and Refinery, Kopdi Saragih yang dalam kesempatan ini memaparkan proses pengolahan dan peleburan timah yang dilakukan PT Timah.

Baca Juga :  Wabup Bagus Santoso Sampaikan Dua Ranperda, Berharap Dapat Segera Dibahas dan Disahkan

Usai pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab, kemudian peninjauan langsung ke area operasional didampingi oleh tim dari Divisi Pengolahan dan Peleburan.

Dosen ITB, Dr. Muhammad Nur Heriawan, mengungkapkan bahwa kunjungan ini dilatarbelakangi ketertarikan akademisi dan mahasiswa terhadap keunikan proses pertambangan timah yang dilakukan oleh PT Timah.

“PT Timah merupakan satu-satunya perusahaan tambang timah di Indonesia, bahkan mungkin di Asia Tenggara, yang masih eksis dan terbesar. Keunikan lainnya, PT Timah memiliki kegiatan tambang alluvial dan primer, baik di darat maupun di laut, yang sangat jarang dijumpai,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemindahan Kapal Pelni ke Terminal Bintang 99 Persada Ditunda, Keselamatan Pelayaran Menjadi Prioritas

Ia juga menyoroti potensi besar yang masih bisa dikembangkan oleh PT Timah ke depan, terutama dari aspek optimalisasi sisa hasil pengolahan yang mengandung timah halus serta mineral ikutan.

“Tantangan ke depan adalah bagaimana eksplorasi, penambangan, dan pengolahan dapat semakin efisien dalam mengoptimalkan material halus dari sisa hasil pengolahan agar tetap bernilai ekonomi,” tambahnya.

Kunjungan ini menjadi bentuk kolaborasi antara dunia industri dan akademisi untuk memperdalam pemahaman serta mencari solusi bersama bagi masa depan industri pertimahan yang lebih berkelanjutan. (*)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenaker: Investasi Harus Berdampak Nyata pada Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas
Penambangan Sedimentasi Laut di Karimun: Ancaman Baru bagi Nelayan
Kemnaker-FPPI Jalin Kerja Sama Perluas Akses Kerja bagi Perempuan
Borong Tiga Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi di Tingkat Polda Riau
Wabup Muzamil Apresiasi Dukungan Fraksi, Tiga Ranperda Pemkab Meranti Melaju ke Tahap Pembahasan
Lantik Pejabat Baru, Menaker Minta Berikan Kinerja Terbaik bagi Masyarakat
Kemnaker Apresiasi Putusan MK yang Perkuat Pelindungan Hak Pekerja
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:05 WIB

Wamenaker: Investasi Harus Berdampak Nyata pada Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:15 WIB

Penambangan Sedimentasi Laut di Karimun: Ancaman Baru bagi Nelayan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:56 WIB

Kemnaker-FPPI Jalin Kerja Sama Perluas Akses Kerja bagi Perempuan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:55 WIB

Borong Tiga Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi di Tingkat Polda Riau

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:47 WIB

Wabup Muzamil Apresiasi Dukungan Fraksi, Tiga Ranperda Pemkab Meranti Melaju ke Tahap Pembahasan

Berita Terbaru