class="wp-singular post-template-default single single-post postid-262465 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Advertorial / Berita / Potret Timah

Jumat, 18 Juli 2025 - 14:00 WIB

Dosen dan Mahasiswa ITB Kunjungi Fasilitas Pengolahan PT Timah

BANGKA BARAT — PT Timah Tbk terus berkolaborasi dengan dunia pendidikan, baru-baru ini Anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID ini menerima kunjungan industri dari rombongan dosen serta mahasiswa program Magister (S2) dan Doktor (S3) Institut Teknologi Bandung (ITB).

Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung proses bisnis dan operasional pertambangan serta pengolahan timah di lingkungan PT Timah Tbk.Salah satu lokasi utama yang dikunjungi adalah Divisi Pengolahan dan Peleburan (Processing and Refinery Division) pada Rabu (16/7/2025).

Rombongan diterima langsung oleh Sub Division Head Processing and Refinery, Kopdi Saragih yang dalam kesempatan ini memaparkan proses pengolahan dan peleburan timah yang dilakukan PT Timah.

Baca Juga :  Kajati Kepri Evaluasi Kinerja Kejaksaan Negeri Karimun

Usai pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab, kemudian peninjauan langsung ke area operasional didampingi oleh tim dari Divisi Pengolahan dan Peleburan.

Dosen ITB, Dr. Muhammad Nur Heriawan, mengungkapkan bahwa kunjungan ini dilatarbelakangi ketertarikan akademisi dan mahasiswa terhadap keunikan proses pertambangan timah yang dilakukan oleh PT Timah.

“PT Timah merupakan satu-satunya perusahaan tambang timah di Indonesia, bahkan mungkin di Asia Tenggara, yang masih eksis dan terbesar. Keunikan lainnya, PT Timah memiliki kegiatan tambang alluvial dan primer, baik di darat maupun di laut, yang sangat jarang dijumpai,” jelasnya.

Baca Juga :  Melanjutkan Perjuangan Pahlawan, Mengelola Timah untuk Mendukung Kesejahteraan dan Kemandirian Bangsa

Ia juga menyoroti potensi besar yang masih bisa dikembangkan oleh PT Timah ke depan, terutama dari aspek optimalisasi sisa hasil pengolahan yang mengandung timah halus serta mineral ikutan.

“Tantangan ke depan adalah bagaimana eksplorasi, penambangan, dan pengolahan dapat semakin efisien dalam mengoptimalkan material halus dari sisa hasil pengolahan agar tetap bernilai ekonomi,” tambahnya.

Kunjungan ini menjadi bentuk kolaborasi antara dunia industri dan akademisi untuk memperdalam pemahaman serta mencari solusi bersama bagi masa depan industri pertimahan yang lebih berkelanjutan. (*)

Share :

Baca Juga

Berita

Bea Cukai Amankan Dua Kapal Penyelundup dari Malaysia

Advertorial

Cegah Inflasi, Pemkab Bengkalis Siap Jalankan Enam Langkah Konkrit Instruksi Mendagri

Berita

Diduga Beras Oplosan, Satgas Pangan Diminta Periksa Gudang milik AC di Baran

Batam

MTQ Tingkat Kota Batam Dipusatkan di Lapangan Bola Baloi Permai Batam Kota

Berita

Polres Meranti Berikan Penjelasan Kronologi Terbakarnya Kapal KM Lintas Bahari 28

Berita

Bea Cukai Kepri Gagalkan Penyelundupan Rokok dan Minuman Keras Impor Ilegal

Berita

Menaker: Program Magang Nasional Permudah Industri Dapatkan Talenta Siap Kerja

Bangkinang

Polres Kampar Gagalkan Penyelundupan 1 Kilogram Sabu-sabu, Dua Pelaku Diamankan
error: Content is protected !!