Liputankepri.com,Karimun – PT Grace Rich Marine (GRM) belum membayar kompensasi bagi 33 orang pemilik kapal nelayan gumbang yang berada di Kelurahan Sungai Pasir Kecamatan Meral, kabupaten Karimun,kepulauan Riau.
Hal ini di ketahui saat Launching Meral Integrated Maritime Industry yang dikelola PT GRM di Kelurahan Sungai Raya, Kecamatan Meral, Kamis (12/12/).
Salah seorang nelayan kapal gumbang yang enggan di sebutkan namanya kepada media ini disela-sela acara mengaku pihak PT GRM belum membayar kompensasi kepada 33 pemilik kapal nelayan gumbang.
“Sampai saat ini pihak PT GRM belum membayar kompensasi kepada kami,sementara negosiasi sudah dilakukan selama empat hari sebelum launcing ini dilaksanakan,”kata sumber.
Selain itu kata sumber,dirinya bersama kelompok pemilik kapal nelayan gumbang mendukung penuh investasi PT CCC yang di kelola PT GRM,namun nasib kami nelayan gumbang juga harus di perhatikan.
“Sudah empat kali kami mengadakan pertemuan dengan pihak PT GRM namun belum ada kesepakatan.
Sementara Presiden Direktur PT China Communication Construction (CCC) Li Guo Hui melalui juru bicaranya ketika di konfirmasi mengatakan,pihaknya sampai saat ini masih melakukan negosiasi serta mendata kelompok nelayan yang ada.
“Kami belum bisa menjawab berapa kompensasi yang harus kami berikan kepada nelayan,karena sampai saat ini kami masih mengumpulkan data-data,”terangnya.
Senada disampaikan oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan,PT China Communication Construction (CCC) sebagai investor utama Meral Integrated Maritime Industry,yang nantinya akan mempekerjakan sekitar 10 ribu orang saat beroperasi nanti.
“Kalau ada persoalan dengan nelayan akan kita selesaikan,mengenai persoalan lahan yang tumpang tindih akan kita selesaikan dengan baik.
Rafiq berharap kepada lapisan masyarakat apabila ada persoalan yang belum selesai akan pihaknya selesaikan melalui wakil perusahaan dengan baik.
“Pemerintah akan jamin perusahaan ini dan masyarakat harus mendukungnya namun kalau tidak, perusahaan ini akan lari,karena kita membutuhkanya,”harap Rafiq.***










