Ribuan KTP Elektronik Masih Menumpuk di Kecamatan Bengkong

- Jurnalis

Senin, 25 Juni 2018 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Batam – Sebanyak 6.500 keping KTP elektronik menumpuk di Kecamatan Bengkong. Ribuan KTP ini tak kunjung diambil warga, sementara pihak kecamatan mengklaim telah melakukan berbagai imbauan agar warga segera mengambil dokumen kependudukan tersebut.

“Jumlah yang menumpuk ini, dari yang dicetak reguler maupun yang dicetak darurat,” terang Camat Bengkong M Tahir, Minggu (24/6) siang.

Tahir menyampaikan, awalnya KTP yang tercetak secara reguler sebanyak 3 ribu keping sementara yang tercetak darurat sebanyak 9.800 keping. Dari sekian banyak yang belum diambil yakni dari KTP yang dicetak darurat.

“(Yang tercetak darurat) hanya sekitar 40 persen yang sudah ambil,” imbuhnya.

Ia menyesali keadaan tersebut, karena saat mencetak darurat pihaknya bekerja ekstra dan warga selalu mendesak kecamatan segera memberikan solusi terkait tuntutan warga tersebut.

“Jangan hanya mendesak kami pada saat kepengurusan dokumen seolah-olah emergency atau darurat, maunya KTP selesai dua jam atau tiga jam. Tapi saat ini KTP sudah siap (dicetak), sampai kini belum diambil,” paparnya.

Baca Juga :  Lapas Kelas II A Batam Usulkan Remisi 161 Warga Binaan

Berbagai cara sosialisasi, ia mengklaim telah lakukan baik mengunakan media spanduk hinga media sosial hingga mengumuman di masjid-masjid.

“Lewat grup Whatsapp lurah, grup Whatasapp forum RT RW hingga sms ke orangnya sudah kami lakukan. Kami pun umumkan di masjid-masjid,” ucapnya.

Ia mengaku kini masih terus mencari cara agar KTP terebut terdisribusikan dengan baik. Termasuk mempertimbangkan apakah bisa dokumen ersebut dbagi oleh RT RW, namun sepengetahuannya KTP merupakan dokumen penting yang tidak bisa dititipkan sembarang. Menurutnya, ia akan kembali menyampaikan ke RT RW dan lurah agar meneruskan informasi tentang KTP ke warganya masing-masing.

Baca Juga :  Kemenhub Izinkan BP Batam Operasikan SPBU Terapung

“Kalau hilang siapa yang tanggungjawab, takutnya disalahgunakan orang, bisa berbahaya nanti. Makanya yang lebih baik, warga datang ke kecamatan,” ucapnya.

Selain imbauan, pihaknya juga sempat melakukan layanan ekstra. Namun lambat laun,layanan ini tak terlalu diminati dan warga yang datang ke kecamatan perlahan sepi.

“Sebelum ini, satu bulan kami buka layanan estra. Hari-hari pertama saja ramai. Kami akan buka lagilah, kalau yang datang ramai,” pungkasnya.***

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada
Imigrasi Gerebek Sindikat Scam Investasi di Batam, 210 WNA Diamankan
Personel Satuan Pertahanan Pantai Kodaeral IV Bersihkan Pantai bersama Warga Tanjung Uma Batam
Sempat Kejar-kejaran Menuju Malaysia, TNI AL Gagalkan Penyelundupan 14 PMI Ilegal di Perairan Karimun
Polsek Kerinci Kanan Gulung Jaringan Narkoba, Kurir dan Bandar Berhasil Diringkus
Viral Awan Pelangi Muncul di Langit Jonggol Bogor, BMKG : Fenomena Optik Atmosfer
27 Kg Sabu Digagalkan di Selat Akar, Polisi Tembak Juru Mudi-Desakan Bongkar Bandar Besar Menguat
Satgas Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Percepat Pembangunan di Dua Titik Kabupaten Siak, Satu Titik Hampir Rampung
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:21 WIB

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:05 WIB

Imigrasi Gerebek Sindikat Scam Investasi di Batam, 210 WNA Diamankan

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:35 WIB

Personel Satuan Pertahanan Pantai Kodaeral IV Bersihkan Pantai bersama Warga Tanjung Uma Batam

Senin, 4 Mei 2026 - 19:43 WIB

Sempat Kejar-kejaran Menuju Malaysia, TNI AL Gagalkan Penyelundupan 14 PMI Ilegal di Perairan Karimun

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:00 WIB

Polsek Kerinci Kanan Gulung Jaringan Narkoba, Kurir dan Bandar Berhasil Diringkus

Berita Terbaru