Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196

Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196
Usai Pemeriksaan,BPK Kepri Serahkan LHP ke Kabupaten Kota | Berita Terkini class="wp-singular post-template-default single single-post postid-3401 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Batam / Featured

Sabtu, 17 Desember 2016 - 13:55 WIB

Usai Pemeriksaan,BPK Kepri Serahkan LHP ke Kabupaten Kota

Liputankepri.com,Batam – Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Provinsi Kepri, Isman Rudy menyerahkan laporan hasil pemeriksaan (LHP) keuangan Kabupaten/Kota dan Provinsi Kepri semester II 2016 kepada sejumlah pimpinan daerah di kabupaten/kota di Kepri, Jumat (16/12/2016).

Dalam laporannya, Isman mengatakan BPK telah melakukan tiga pemeriksaan di beberapa Pemda. Pertama, pemeriksaan terkait efektivitas perencanaan pembangunan daerah di Pemprov Kepri. Kedua, efektivitas BUMD milik Pemprov Kepri, Bintan dan Tanjungpinang. Ketiga, pemeriksaan kinerja Jamkesda dan JKN di Kabupaten Karimun.

Dari pemeriksaan itu, untuk efektivitas perencanaan dan pembangunan daerah, BPK menemukan belum sinkronnya RPJMD Kepri dengan RPJM Nasional dan RTRW-nya. Beberapa program prioritas juga tidak ditemukan. Sedangkan untuk pengendalian dan evaluasi kerja, tidak ada sanksi tegas jika kabupaten kota tidak menindaklanjuti evaluasi APBD-nya.

“Dari hasil evaluasi BUMD, ternyata masih banyak yang tidak mempunyai Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait pembinaan fungsi BUMD. Regulasi dan kebijakan pemda belum lengkap dan mutakhir, serta belum memenuhi unsur standar minimal,” kata Isman.

Soal audit Jaminan Kesehatan Nasional dan Jamkesda di Kabupaten Karimun, lanjutnya, BPK juga menemukan banyak permasalahan. BPK menilai fungsi monitoring pada puskesmas tidak berjalan memadai.

Selain itu, pada tahun ini BPK melakukan pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (DTT), satu di antaranya di Pemko Batam.

Dari pemeriksaan itu, BPK menemukan terjadi kelebihan pembayaran atas penggunaan tenaga ahli. Itu untuk kegiatan jasa konsultasi pada tiga SKPD dan atas 16 paket pengerjaan. Beberapa diantaranya ditemui di RSUD dan Dinas Pendidikan.

“Dengan laporan ini, kami mendorong dan memotivasi agar dilakukan perbaikan. Terima kasih atas kerjasama yang sudah terjalin selama ini,” ujarnya.

Sementara itu, dalam penyampaiannya, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan, lewat audit BPK itu pihaknya terus melakukan perbaikan dan pembinaan terhadap pelaksanaan keuangan.

“Kedepan kami juga sedang merencanakan untuk membuat e-planing dan e-budgeting, sehingga APBD di Kepri dapat lebih dipertanggungjawabkan,” kata Nurdin.

Hal senada juga disampaikan Ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak. Dia mengatakan dalam pengelolaan keuangan di Kepri, Pemda memang membutuhkan bantuan dan bimbingan BPK. Terutama dalam merancang dan menggunakan APBD sesuai alokasinya.

“DPRD dan Pemprov tentunya akan mengikuti seluruh  rekomendasi yang diberikan BPK,” kata Jumaga.

 

 

 

Sumber tribun

Share :

Baca Juga

Bintan

Gara-gara Upeti,Nelayan Mengadu ke Kapolres Bintan

Ekonomi

Tegakkan UU Kepabeanan, Bea Cukai Indonesia dan Malaysia Gelar Patkor Kastima 2017

Ekonomi

Pelaku Usaha kawasan Industri Keluhkan Kebijakan Aturan Perizinan Barang Larangan Terbatas Berbelit

Featured

Bupati Karimun Hadiri Temu Kangen Reuni Perak Angkatan’93 SMAN 1 Kundur

Featured

Khám Phá Https//ee88vie.com/huong-dan/ Sảnh Game Nổ HÅ© – Trải Nghiệm Thú Vị Giữa Thế Giá»›i Game

Batam

BP Batam bersama BPK RI dan Kemenkeu Gelar Bimtek tentang Status Aset

Featured

Disdik Karimun Gelar Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat SD/MI

Batam

Persatuan Insinyur se-kabupaten/Kota di Kepri Dilantik
error: Content is protected !!