Wapres Jusuf Kalla Sebut Masalah Freeport Tak Rumit

- Jurnalis

Sabtu, 25 Februari 2017 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Liputakepri.com, Jakarta – PT Freeport Indonesia (PTFI) mengancam akan membawa persoalannya dengan Pemerintah Indonesia ke Arbitrase Internasional. Hal itu terkait perubahan status Kontrak Karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).

Wakil Presiden Jusuf Kalla (Wapres JK) mengatakan, masalah Freeport tak sesulit seperti yang dibayangkan.

  •  “Tidak ada masalah yang rumit benar sebenarnya, tinggal waktu saja. Ya kan artinya ada dua pilihannya, meneruskan Kontrak Karya (KK) atau mengubahnya menjadi IUPK (PT Freeport Indonesia). Ini kan ada perbedaan-perbedan prinsip pokok, yang nanti akan disesuaikan seperti itu,” kata JK di Istana Wapres, Jumat 24 Februari 2017.

Masalah ini, ia mengakui, sebenarnya bisa dilihat dari sudut pandang kepentingan nasional Indonesia. Tidak hanya itu, ia menambahkan, yang harus dilihat juga manfaat investasi dari Freeport.

“Kepentingan nasionalnya ada tiga hal, bagaimana pendapatan pajaknya supaya lebih tinggi. Kedua, lebih banyak memberikan lapangan kerja nasional, lebih banyak memberikan komponen dalam negeri untuk perkembangan Freeport,” kata JK.

Selain itu, ia mengatakan, Pemerintah Indonesia ingin mengakomodasi kepentingan Freeport agar investasinya berlangsung baik.

“Kepentingan ini (PT Freeport Indonesia) sedang dirundingkan, sebenarnya tahun 2015 sudah, tinggal sedikit. Ini melanjutkan, mudah-mudahan bisa selesai,” tandas JK.

Sumber : liputan6.com

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Asmar Temui Bappenas RI, Perjuangkan Dukungan APBN 2027 untuk Infrastruktur dan Pembangunan Kepulauan Meranti
Resmi Masuk KBLI 2025, Influencer dan YouTuber yang Belum Punya NIB Siap-Siap Kena Sanksi OSS
Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursid SH Kembali Tinjau Tanaman Jagung Pipil di Desa Kayu Aro
Karimun Berpeluang Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru
Kapolsek Kampar Kiri Pimpin Panen Raya Jagung Pipil di Desa Gunung Mulya
Lantik 10 Pejabat, Menaker Tekankan Penguatan K3 dan Tata Kelola yang Akuntabel
Wamenaker: Industri Kini Tak Lagi Hanya Bertanya Ijazah, tapi juga Kompetensi
Tim Gabungan Kodaeral IV-Lanal TBK Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Ekstasi di Perairan Karimun

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:42 WIB

Bupati Asmar Temui Bappenas RI, Perjuangkan Dukungan APBN 2027 untuk Infrastruktur dan Pembangunan Kepulauan Meranti

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:26 WIB

Resmi Masuk KBLI 2025, Influencer dan YouTuber yang Belum Punya NIB Siap-Siap Kena Sanksi OSS

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:23 WIB

Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursid SH Kembali Tinjau Tanaman Jagung Pipil di Desa Kayu Aro

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:18 WIB

Karimun Berpeluang Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:11 WIB

Kapolsek Kampar Kiri Pimpin Panen Raya Jagung Pipil di Desa Gunung Mulya

Berita Terbaru