Puskesmas Kampung Jabi Bakal Menjadi Rumah Sakit

- Jurnalis

Rabu, 12 Desember 2018 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Batam – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam berencana meningkatkan status dua puskesmas menjadi rumah sakit terpadu.

Adalah Puskesmas Kampung Jabi di Kecamatan Nongsa, dan Puskesmas Tanjung Uncang di Kecamatan Sagulung, Batam.

Kepala Dinkes Kota Batam Didi Kusumarjadi mengatakan, pihaknya akan memprioritaskan Puskemas Kampung Jabi untuk tahap pertama menjadi rumah sakit. Sesuai Detail Engineering Design (DED), bangunan puskesmas akan ditambah pada 2019. Sementara untuk Puskesmas Tanjung Uncang, akan lebih dulu dilengkapi fasilitasnya. Baru kemudian ditingkatkan menjadi rumah sakit terpadu.

Baca Juga :  STS di Perairan Teritorial,TNI AL Amankan Kapal Berbendera Singapura

Didi berharap setidaknya satu rumah sakit segera diselesaikan. Sebelumnya sudah dianggarkan untuk ruang inap dan alkes di Puskesmas Tanjung Uncang pada tahun ini. Nilainya mencapai Rp 3 miliar.

Namun karena defisit, anggaran tersebut dirasionalkan. “Karena defisit, kami tahan dulu. Tahun depan dianggarkan lagi,” kata Didi di Batam, Rabu (28/11).

Sebelum dikembangkan menjadi rumah sakit terpadu, kedua puskesmas akan menjalani akreditasi bersama tiga puskesmas lainnya pada tahun ini. Dinkes sendiri menargetkan 20 puskesmas sudah terakreditasi pada 2019.

Baca Juga :  Ditpolairud Polda Kepri Amankan Penyeludup Hewan Langka

Saat ini sebagian besar puskesmas sudah menjalani akreditasi, tinggal menunggu hasilnya saja. “Saat ini ada beberapa yang hasilnya sudah keluar. Kami berharap tahun depan bisa lebih banyak lagi,” papar Didi.

Selain memproyeksikan dua Puskesmas menjadi rumah sakit, Dinkes Kota Batam juga akan meninjau kebutuhan masyarakat terkait kebutuhan pelayanan kesehatan di berbagai wilayah. Dengan hasil tinjauan, bukan tidak mungkin akan ada puskesmas lain yang ditingkatkan menjadi rumah sakit.

(bbi/JPC)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ditjen Imigrasi Copot Kakanim Batam Buntut Kasus Pungli Wisatawan Asing di Pelabuhan
Ditjen Imigrasi Kepri Akui Oknum Pegawai Imigrasi Batam Terlibat Dalam Kasus Pemerasan WNA
Bea Cukai Batam Amankan 1,12 Juta Batang Rokok Ilegal di Pulau Panjang
Pelarian Tahanan Kasus Narkotika Polres Lahat Berakhir di Batam
Perayaan Cap Go Meh dan Pelantikan PERWAKAB Batam, Li Claudia Tekankan Harmoni dalam Keberagaman
Lindungi Anak dari Konten Negatif, Pemko Batam Dukung Aturan Verifikasi Usia di Platform Digital
Bebas dari Hukuman Mati, ABK Fandi Ramadhan Kasus 2 Ton Sabu Divonis 5 Tahun Penjara
Bea Cukai Batam Reekspor 25 Kontainer Limbah B3 Melalui Pelabuhan Batu Ampar

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 09:45 WIB

Ditjen Imigrasi Copot Kakanim Batam Buntut Kasus Pungli Wisatawan Asing di Pelabuhan

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:22 WIB

Ditjen Imigrasi Kepri Akui Oknum Pegawai Imigrasi Batam Terlibat Dalam Kasus Pemerasan WNA

Senin, 16 Maret 2026 - 23:08 WIB

Bea Cukai Batam Amankan 1,12 Juta Batang Rokok Ilegal di Pulau Panjang

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:54 WIB

Pelarian Tahanan Kasus Narkotika Polres Lahat Berakhir di Batam

Minggu, 8 Maret 2026 - 17:36 WIB

Perayaan Cap Go Meh dan Pelantikan PERWAKAB Batam, Li Claudia Tekankan Harmoni dalam Keberagaman

Berita Terbaru