Diduga Terlibat Pencurian,Polda Akan Ambil Alih Penyelidikan Kapal Nona Tang 2

- Jurnalis

Senin, 21 November 2016 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal tanker meledak dan terbakar di Pelabuhan Batuampar, Batam, Rabu (16/11/2016). 

Liputankepri.com,Batam, – Polda Kepri berencana mengambil alih penanganan kasus kapal tanker Nona Tang 2 yang meledak dan terbakar di Pantai Stres, Batuampar, Batam, Rabu lalu.

Hal itu dikatakan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri Kombes Pol Eko Puji Nugroho melalui Kabid Humas AKBP S Erlangga Sabtu (19/11/2016).

“Awalnya memang Polresta Barelang yang tangani. Namun, karena adanya informasi kapal ini terlibat kasus dugaan pencurian BBM di Karimun, maka kemungkinan kasus itu mungkin kita yang tangani. Kapolres Karimun dan Kapolresta Barelang lagi berkoordinasi soal itu,” ujarnya.

Kapal tanker Nona Tang II disebut-sebut terlibat pencurian minyak dari MT Tabonganen 19 GT 757 yang sandar di wilayah hukum perairan Tanjungbalai Karimun.

MT Tabonganen 19 yang mengangkut 1.115 kiloliter crude oil ditangkap Kanwil Ditjen Bea dan Cukai Khusus Kepri di perairan Natuna beberapa waktu lalu.

Namun, minyak barang bukti di lambung kapal itu hilang dan diganti dengan air laut.

Sumber dari polisi mengatakan, kapal Nona Tang 2 ini merek aslinya MT Nona Tangguh.

Kapal tersebut bersama MT Fajar, diduga kuat sudah menyedot sebanyak 1.000 ton minyak dari MT Tabonganen.

Aktivitas perbaikan kapal yang dilakukan di pelabuhan rakyat, juga dipertanyakan karena tidak memiliki izin dari Syahbandar.

Awalnya diketahui, kapal ini hanya memiliki izin olah gerak pada tanggal 24 Oktober dari Pelabuhan Sekupang dan tiba di Pelabuhan 99 tanggal 25 Oktober.

Perbaikan kapal ini dilakukan oleh subkon CV Roda Mas. Namun ternyata, sebelum diperbaiki, tangki-tangki kapal tidak dibersihkan terlebih dulu. Inilah yang kemudian memicu ledakan sehingga kapal itu terbakar.

Satu perkerja tewas dalam peristiwa itu dan tiga lainnya mengalami luka bakar.

“Jadi, kami masih mendalami sejumlah BB, kronologis dan beberapa pengakuam saksi yang dimintai leterangannya,” tambah Erlangga.

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Kepri Pimpin Groundbreaking Pembangunan Gedung Serba Guna Polda Kepri Tahun Anggaran 2026
Sidang Adat LAM Kepri Usir Penghina Bangsa Melayu dari Kota Batam
Polsek Merbau Dukung Ketahanan Pangan Nasional Cek dan Beri Pakan Kambing
Polda Kepri Amankan Kurir Narkoba Jaringan Internasional di Pulau Buru, Karimun
Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada
Imigrasi Gerebek Sindikat Scam Investasi di Batam, 210 WNA Diamankan
Personel Satuan Pertahanan Pantai Kodaeral IV Bersihkan Pantai bersama Warga Tanjung Uma Batam
Sempat Kejar-kejaran Menuju Malaysia, TNI AL Gagalkan Penyelundupan 14 PMI Ilegal di Perairan Karimun

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:07 WIB

Kapolda Kepri Pimpin Groundbreaking Pembangunan Gedung Serba Guna Polda Kepri Tahun Anggaran 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:23 WIB

Sidang Adat LAM Kepri Usir Penghina Bangsa Melayu dari Kota Batam

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:02 WIB

Polsek Merbau Dukung Ketahanan Pangan Nasional Cek dan Beri Pakan Kambing

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:41 WIB

Polda Kepri Amankan Kurir Narkoba Jaringan Internasional di Pulau Buru, Karimun

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:21 WIB

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Berita Terbaru

Berita

Kabel Internet Ilegal di Tiang PLN Harus Ditertibkan

Kamis, 11 Jun 2026 - 11:40 WIB