BNN: Karimun Jadi Pintu Masuk Peredaran Narkoba

- Jurnalis

Jumat, 16 Agustus 2019 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Karimun – Penyelundupan Narkoba dalam jumlah besar marak terjadi di Kabupaten Karimun,terutama Selat Durian Karimun menuju Malaysia disinyalir menjadi pintu masuk peredaran Narkoba.

“Jalur transportasi laut yang terbuka menjadi keniscayaan untuk meningkatan kewaspadaan masyarakat untuk mencegah masuknya Narkoba,”kata Kepala BNN Kabupaten Karimun,Kompol Ahmad Sholeh saat menghadiri Pelatihan Kader Pemuda Anti Narkoba yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Gema Desantara di Aula Nilam Sari Gedung Pemkab Karimun, Kamis (15/8/2019).

Kepala BNNK Karimun ini mengatakan,kasus narkoba merupakan tertinggi di Kabupaten Karimun dibanding kasus lainnya.Kalau kita mengacu data kasus yang disidangkan dipengadilan negeri Tanjung Balai Karimun,

Kasus narkoba merupakan tertinggi di Kabupaten Karimun dibanding kasus lainnya.Kalau kita mengacu data kasus yang disidangkan dipengadilan negeri Tanjung Balai Karimun, Peredaran Narkoba sudah merata, lebih tinggi dari kasus lainnya.

“Ini harus menjadi perhatian kita bersama, BNN bersama Pemerintah dan masyarakat harus bersinergi mengamankan wilayah dari masuknya Narkoba,” ujarnya

Kendati demikian,partisipasi masyarakat dalam penanggulangan bahaya Narkoba di Kabupaten Karimun merupakan keniscayaan yang harus terus dikembangkan.

“Hari ini kita lihat masyarakat di sini terlalu cuek dengan narkoba, seolah-olah tidak berbahaya, padahal narkoba ini ancaman serius bagi kita,” ungkapnya.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Karimun Bentuk Satgas Anti Narkoba Sekolah

Kita berharap kepada para pemuda di Kabupaten Karimun, terutama yang mengikuti Pelatihan Kader Pemuda Anti Narkoba untuk menjadi ujung tombak di tengah-tengah masyarakat dalam penanggulangan bahaya Narkoba.

“Proses penyadaran masyarakat terus kita gelorakan, jangan sampai kita terlena, pemuda-pemuda ini yang kita harapkan. Mereka kan semangat mudanya masih menggelora, jangan sampai malah terlibat Narkoba, harusnya mengamankan wilayahnya masing-masing dari Narkoba,” harapnya.

Bupati Kabupaten Karimun, Aunur Rafiq mengatakan, dirinya telah menugaskan Kepala Dispora Kabupaten Karimun untuk konsen terhadap penanggulangan bahaya narkoba, terutama di kalangan pelajar dan mahasiswa.

“Kita harus pagari, agar anak-anak kita ini, pelajar dan mahasiswa bisa tumbuh dengan baik sehingga menjadi generasi unggul yang dapat membangun kabupaten Karimun ke depan yang lebih maju lagi.

Kami minta Kadispora terus berkoordinasi dengan BNN untuk menyusun program-program penanggulangan bahaya Narkoba di kalangan Pemuda,” ujar Bupati.

Menanggapi hal tersebut,Kadispora Kabupaten Karimun, Sukari mengatakan bahwa instansinya sangat memperhatikan instruksi Bupati. “Kami sudah usulkan di APBD Perubahan untuk program Pelatihan Relawan Anti Narkoba, begitupun untuk tahun depan, agar kegiatan semacam ini dapat terus berkelanjutan, tidak hanya cukup di sini, ini perhatian kita bersama,” ucapnya.

Baca Juga :  BNNK Karimun Teken MoU Dengan SMAN 1 Buru

Jasman selaku Koordinator Kader Pemauda Anti Narkoba Kabupaten Karimun, Peredaran Narkoba di Kabupaten Karimun sudah tidak bisa dianggap sebelah mata, targetnya sudah merata. Bayangkan saja, bulan lalu, anak sekolah kelas 3 SMK tertangkap menjadi kurir, bawa 26 Kilo Sabu.

Jasman menegaskan, bahwa Kabupaten Karimun yang berbatasan langsung dengan Malaysia ini merupakan pintu masuk Narkoba di Indonesia.

“Karimun ini pintu masuk, mereka tidak semua pakai di Karimun, sebagian besar hanya pintu masuk,” ungkap Jasman.

Jasman yang juga aktivis Nelayan berharap dengan adanya Kader-kader Pemuda Anti Narkoba ini bisa turut menyadarkan masyarakat tentang bahaya Narkoba. “Kita ini anak-anak Nelayan, jangan sampai keluarga kita menjadi korban, dimanfaatkan untuk masuknya Narkoba,”tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Koordinator Nasional Gema Desantara, Jaelani berharap, para peserta pelatihan yang telah mengikuti pelatihan di Kabupaten Karimun ini dapat berperan aktif dan masif dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungannya. Sehingga ke depan, Kabupaten Karimun menjadi wilayah yang bersih dari narkotika dan pemudanya pun dapat terus berkarya untuk kemajuan daerahnya.**

(Ryan/siaran pers gema desantara)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Grand Final Turnamen E-Sports Mobile Legends Kapolres Karimun Cup 2026
PT PLN Karimun Akui Pemasangan Kabel Internet Milik PT SOLNET Ilegal
Polres Karimun Gelar Apel Sabuk Kamtibmas
Karimun Berpeluang Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru
PLN Watch: Perusahaan Internet Dilarang Pakai Tiang PLN tanpa Izin
Tim Gabungan Kodaeral IV-Lanal TBK Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Ekstasi di Perairan Karimun
Kabel Internet Ilegal di Tiang PLN Harus Ditertibkan
Soal Kasus PT Karimun Sembawang Shipyard, LSM SNPP Laporkan DLH Kabupaten Karimun ke Ombudsman Kepri Terkait Dugaan Maladministrasi

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:24 WIB

Grand Final Turnamen E-Sports Mobile Legends Kapolres Karimun Cup 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 15:51 WIB

PT PLN Karimun Akui Pemasangan Kabel Internet Milik PT SOLNET Ilegal

Senin, 22 Juni 2026 - 12:06 WIB

Polres Karimun Gelar Apel Sabuk Kamtibmas

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:18 WIB

Karimun Berpeluang Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:41 WIB

PLN Watch: Perusahaan Internet Dilarang Pakai Tiang PLN tanpa Izin

Berita Terbaru