Disperindag Batam Amankan 3 Ton Solar Subsidi

- Jurnalis

Jumat, 13 Desember 2019 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Batam – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam menemukan lokasi penimbunan solar bersubsidi di Sagulung dan Sekupang. Sebanyak 3 ton solar diamankan dari lokasi tersebut, Rabu (11/12/2019).

“Disperindag mendapatkan sebanyak 3 ton solar yang terindikasi dimainkan pelangsir. Modusnya dengan cara mendesain mobil tertentu, membeli di SPBU tertentu, lalu kemudian dimasukkan di suatu tempat,” tutur Wakil Wali Kota Batam saat meninjau barang bukti yang diamankan sementara di UPTD Metrologi Legal di Batam Centre.

Amsakar mengaku kecewa karena tindakan yang dilakukan ini sungguh menyusahkan masyarakat. Pemerintah Kota Batam, menurutnya, sering mendapat keluhan. Masyarakat sering kehilangan solar, nelayan sering kesulitan mendapat solar, ternyata ada praktik yang tidak sehat.

“Saya minta kepada Disperindag agar melalui PPNS (penyidik pegawai negeri sipil) kita langsung menginvestigasi, melakukan pendalaman informasi. Diambil ke mana, sudah seberapa lama, berapa banyak, dan kemudian dijual ke mana,” sebutnya.

Selain mengamankan solar dalam tampungan, Disperindag juga membawa serta satu unit mobil bak terbuka. Mobil jenis dua kabin ini telah dimodifikasi di kursi bagian belakang. Bagian kabin penumpang diganti menjadi tangki penampung bahan bakar.

“Mobil ini kita amankan dari lokasi di Sekupang. Bannya sengaja dikempiskan, tapi kita bisa derek. Selain itu kita juga membawa tangki fiber yang sudah kosong. Sepertinya mereka sudah mendapat informasi soal pengawasan di Sagulung, jadi solar mereka langsung dibuang, dikosongkan. Sebanyak 3 ton solar yang kita amankan itu, dari lokasi Sagulung saja,” papar Kepala Disperindag Batam, Gustian Riau.

Ia menjelaskan, pengamanan ini bermula dari laporan masyarakat. Lalu ia menurunkan tim untuk melakukan pengawasan ke lokasi. Di Sagulung, lokasi penimbunan disamarkan dengan bengkel.

“Banyak laporan yang diterima. Tapi selama ini kosong. Saat ke lokasi, tidak ada. Terus begitu. Sudah satu minggu ini kami dapat laporan ada penimbunan. Kami coba ke sana, ternyata memang ada. Langsung kami lakukan pengawasan,” kata Gustian.

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Beras Oplosan, Satgas Pangan Diminta Periksa Gudang milik AC di Baran
Polres Karimun Gelar Upacara Tabur Bunga Di Laut Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-80
Grand Final Turnamen E-Sports Mobile Legends Kapolres Karimun Cup 2026
PT PLN Karimun Akui Pemasangan Kabel Internet Milik PT SOLNET Ilegal
Polres Karimun Gelar Apel Sabuk Kamtibmas
Karimun Berpeluang Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru
PLN Watch: Perusahaan Internet Dilarang Pakai Tiang PLN tanpa Izin
Tim Gabungan Kodaeral IV-Lanal TBK Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Ekstasi di Perairan Karimun

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:45 WIB

Diduga Beras Oplosan, Satgas Pangan Diminta Periksa Gudang milik AC di Baran

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:55 WIB

Polres Karimun Gelar Upacara Tabur Bunga Di Laut Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-80

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:24 WIB

Grand Final Turnamen E-Sports Mobile Legends Kapolres Karimun Cup 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 15:51 WIB

PT PLN Karimun Akui Pemasangan Kabel Internet Milik PT SOLNET Ilegal

Senin, 22 Juni 2026 - 12:06 WIB

Polres Karimun Gelar Apel Sabuk Kamtibmas

Berita Terbaru