banner 200x200

Home / Batam / Featured

Rabu, 23 November 2016 - 19:06 WIB

Kapolda Akan Panggil Pengusaha Hotel Ternama Terkait Dugaan Pencurian Minyak

Liputankepri.com,Batam – Dari hasil pengembangan kasus Polres Karimun ditemukan titik terang bahwa kapal milik pengusaha A di Batam. Dan saat ini telah  ditahan 8 tersangka ,inisial O pelaku utama sedangkan 7 orang lainnya operator membantu pencurian minyak tersebut.

Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian mengungkapkan pemilik kapal tanker MT Nona Tang II yang meledak di Pantai Stres, Rabu (16/11/2016) lalu yang menewaskan 1 orang dan melukai 3 orang adalah milik seorang pengusaha besar di Batam.

Sebelum meledak, kapal tersebut digunakan mencuri barang bukti berupa minyak mentah sitaan Kanwil Bea Cukai Khusus Kepri di Karimun atas perintah sang pengusaha pemilik kapal berinisial A tersebut. “Pemilik kapal itu berinisial A,” kata Kapolda Kepri, Brigjend Pol Sam Budigusdian, Senin (21/11/2016).

Polda Kepri mengatakan telah menetapkan sembilan tersangka dalam kasus pencurian itu. Sembilan tersangka itu terdiri dari delapan kru kapal MT Nona Tang II dan satu orang berinisial O yang merupakan anak buah A. Dalam kasus ini, O diperintahkan oleh A untuk mengawasi proses pencurian minyak di Karimun.

“Dan dari pengakuan O, minyak yang diambil di Karimun tersebut telah dijual di perairan OPL (Outside Port Limits),” kata Kapolda.

Lalu mengapa A tidak ditetapkan tersangka dan tidak ditahan? Kapolda masih enggan banyak komentar. Namun dia berjanji akan memanggilnya untuk dimintai keterangan. “Nanti akan kami periksa,” katanya.

Baca Juga :  Hati-hati,Pelaku Pencurian Motor di Karimun Gentayangan

Sam membenarkan A merupakan pengusaha terkenal di Batam. Dia menjalankan sejumlah bisnis di kota ini. Salah satu usahanya adalah perhotelan. “Dia pemilik salah satu hotel besar yang terkenal di Batam,” katanya.

Kapolda kemudian membeberkan kronologi kasus ini. Mulai dari aksi pencurian barang bukti minyak mentah oleh MT Nona Tang II hingga akhirnya kapal itu meledak.

Kejadian bermula pada 27 Oktober lalu saat kapal Nona Tang II merapat ke salah satu pelabuhan di Batam. Lalu berdasarkan izin gerak dari Kantor Pelaksana Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) Batam pada 28 Oktober, kapal tersebut berlayar ke Tanjungbalai Karimun.

Kapal itu sampai di Karimun, 28 Oktober pukul 15.00. Namun MT Nona Tang II tak langsung bersandar di pelabuhan Bea Cukai khusus Kepri di Karimun, tempat barang bukti disimpan. Kapal itu baru bergerak pada malam hari sekitar pukul 21.00.

Lalu pengambilan minyak sebanyak 520 ton dari kapal MV Tobanganen 19 dilakukan tengah malam, sekitar pukul 23.00 WIB. “Minyak itu dipindahkan dengan selang, sesuai petunjuk dari saudara O,” ujar Sam.

Pemindahan minyak dari MV Tobanganen ke MT Nona Tang II memakan waktu cukup lama. Proses ini baru selesai pada 29 Oktober pukul 4.30 dini hari. Kemudian atas instruksi dan arahan O, kapal itu bergeser dari Karimun menuju perairan OPL. “Sampai di sana, minyak langsung dijual dan kapal kembali ke Batam,” ungkap Sam.

Baca Juga :  12 Objek Wisata di Pulau Natuna yang Sangat Eksotis

Sekembali dari OPL, kapal itu menurunkan jangkar di Pelabuhan Sekupang. Namun kapal tersebut segera berpindah ke pelabuhan milik PT Bintang 99, di Pantai Stres, Jodoh, Batam. “KPLP tahu gerakannya, dokumen ini masih ada di KPLP,” ucap Sam.

MT Nona Tang sedianya akan melakukan perbaikan di bagian dek kapal (docking). Pengerjaan ini berdasarkan surat kontrak kerja antar pemilik kapal dengan CV Roda Mas. “Perbaikan ini harusnya ada izin dari syahbandar dan KPLP. Tapi mereka tak punya,” ungkap Sam.

Namun saat dilakukan pemotongan pipa dengan mesin las, terjadi percikan api yang memicu kebakaran kapal. Sebab ternyata di dalam kapal tersebut masih terdapat sisa minyak yang menyebabkan kebakaran besar dan meledaknya kapal.

Sam menduga, perbaikan kapal itu tak melibatkan tenaga ahli. Untuk itu, selain akan memeriksa pemilik kapal, Sam berjanji akan turut memanggil pihak Syahbandar dan KPLP Batam. Juga pemilik pelabuhan dan lahan PT Bintang 99.

Share :

Baca Juga

Batam

Polda Kepri Kirimkan Berkas Tersangka Pencurian Minyak CPO dari MT Tobanganen Ke Kejati

Batam

Bea Cukai Batam bersama TNI, Polri dan ASDP Gelar Operasi Bersama di Pelabuhan Roro Telaga Punggur Batam

Featured

Diduga Oknum Polisi Aniaya Siswa SMAN 10 Batam

Featured

Satreskrim Polres Meranti Ciduk Tiga Pelaku Curanmor di Bawah Umur

Featured

Dihadang Massa,Kapal Patroli BC 1508 Gagal Tangkap Ballpress

Bintan

Persit Kartika Chandrakirana Koorcabrem 033 PD I/BB Gelar Kegiatan Penilaian Hidup Sehat

Batam

Bupati Pesawaran Kunker dan Studi Tiru Optimalisasi Potensi PAD di Kota Batam

Batam

Rudi Minta Semua Pihak Jaga Situasi Kondusif di Kota Batam Tercinta
%d blogger menyukai ini: