Nurdin Basirun:Kenaikan Tarif Listrik Perlu Di Pertimbangkan Kondisi Ekonomi Masyarakat

- Jurnalis

Sabtu, 20 Agustus 2016 - 21:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Terkait alasan PLN Batam mengajukan kenaikan (penyesuaian) tarif seperti yang diungkapkan, Sekretaris Perusahaan PLN Batam, Agus Subekti, bahwa selain untuk menutup kerugian, pengajuan itu juga karena tarif listrik untuk pelanggan rumah tangga Batam tak pernah naik sejak 2008.

 

Liputankepri.com,Batam – Terkait pengajuan PLN Batam tentang tarif listrik rumah tangga sebesar 47 persen, Gubernur Kepri Nurdin Basirun berharap tidak ada kenaikan tarif listrik sehingga berdampak langsung pada masyarakat.

“Yang lama-lama ajalah dipakai dulu. Kalau bisa, saya minta jangan ada kenaikan,” kata Nurdin usai menunaikan ibadah salat Jumat di Masjid Raya Batam, Jumat (19/8).

Mantan Bupati Karimun ini mengungkapkan hendaknya kenaikan tarif mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat.

“Masyarakat sekarang lagi sulit, yang normal-normal saja, dipelajari dulu dari segala aspek, seperti (aspek) ekonomi,” tambahnya.

Terkait alasan PLN Batam mengajukan kenaikan (penyesuaian) tarif seperti yang diungkapkan, Sekretaris Perusahaan PLN Batam, Agus Subekti, bahwa selain untuk menutup kerugian, pengajuan itu juga karena tarif listrik untuk pelanggan rumah tangga Batam tak pernah naik sejak 2008.

“Kalau pemerintah masih mampu subsidi, subsidi saja untuk masyarakat ini tapi kalau industri perlu pertimbangan lain,” tutup Nurdin.

Sementara itu, rencana kenaikan tarif tersebut menuai penolakan dari masyarakat, seperti yang disampaikan Warga Perumahan Puriagung 2 Seibeduk, Catur.

“Keberatan pastinya. Sekarang saja Rp 380 ribu sampai Rp 400 ribu, kalau naik 47 persen bisa Rp 600 ribu bahkan sampai Rp 700 ribu,” pungkasnya.**

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan 1,5 Kilogram Narkoba
Gelar Rangkaian Giat Sosial, Kapolda Kepri Hadiri Syukuran HUT Ke-75 Polairud
Ditsamapta Polda Kepri Tindak Penjual Miras Liar di Batam
Diduga Ada Upaya Penghentian Kasus Perusakan Mangrove dan Batching Plant Ilegal di Meranti, Sumber Klaim Polisi “Sudah Diatur”
Kodim 0316/Batam Bongkar Jaringan Penyelundupan 40 Ton Beras Tujuan Tanjung Balai Karimun
Polda Kepri Gelar Syukuran HUT Ke-80 Korps Brimob Tahun 2025
Diduga Institusi Polri Kembali “Melawan” Perintah Prabowo, Penyidikan Kasus Santo Cs Rusak Hutan Mangrove di Meranti Diduga Di-SP3 Diam-diam
Bea Cukai Batam Bongkar Upaya Penyelundupan dengan Speed Boat di Perairan Tanjung Sauh

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 15:58 WIB

Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan 1,5 Kilogram Narkoba

Selasa, 2 Desember 2025 - 08:04 WIB

Gelar Rangkaian Giat Sosial, Kapolda Kepri Hadiri Syukuran HUT Ke-75 Polairud

Sabtu, 29 November 2025 - 16:02 WIB

Ditsamapta Polda Kepri Tindak Penjual Miras Liar di Batam

Rabu, 26 November 2025 - 11:39 WIB

Diduga Ada Upaya Penghentian Kasus Perusakan Mangrove dan Batching Plant Ilegal di Meranti, Sumber Klaim Polisi “Sudah Diatur”

Selasa, 25 November 2025 - 12:07 WIB

Kodim 0316/Batam Bongkar Jaringan Penyelundupan 40 Ton Beras Tujuan Tanjung Balai Karimun

Berita Terbaru

Berita

Jelang Nataru 2025, Polsek Tambang Gelar Rakor Pengamanan

Kamis, 4 Des 2025 - 19:36 WIB